Terungkap, Juventus Memang Ingin Jual Matthijs de Ligt

Hasan Salihamidzic ungkap fakta menarik mengenai Matthijs de Ligt.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 07 September 2022
Terungkap, Juventus Memang Ingin Jual Matthijs de Ligt
Matthijs de Ligt (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kepergian Matthijs de Ligt di bursa transfer musim panas 2022 dari Juventus ke Bayern Munchen cukup mengejutkan, sebab De Ligt sebelumnya diprediksi jadi suksesor Giorgio Chiellini dan bertandem dengan Leonardo Bonucci.

Alih-alih bertahan, De Ligt meninggalkan klub yang sudah dibelanya dari 2019 dan pergi ke Bayern dengan banderol 67 juta euro, plus bonus dan potensi total mencapai 77 juta euro. Usianya baru 23 tahun dan De Ligt masih dapat berkembang.

Kepergiannya cukup menjadi pertanyaan bahkan Leonardo Bonucci ketus dengan pengemas 38 caps dan dua gol dengan timnas Belanda tersebut.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Real Madrid dan Manchester City Pesta Gol, PSG Kalahkan Juventus

PSG 2-1 Juventus: Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Lionel Messi

Ditekuk PSG, Juventus Terlalu Banyak Buang Peluang

“Tidak (terkejut De Ligt ke Bayern), karena beberapa pernyataannya menjelaskan bahwa dia tidak ingin bertahan di Juventus," ucap Bonucci beberapa waktu lalu.

"Tapi saya pikir dasar dari segalanya adalah rasa hormat, grup yang bersamanya selama tiga tahun membantunya berkembang dan perusahaan berinvestasi padanya."

"Saya mendoakan yang terbaik untuknya, tetapi frasa tertentu yang diucapkan di tim nasional tidak terlalu bagus. Kami membicarakannya setelah liburan dan dia memahaminya."

"Bayern adalah klub hebat tetapi tidak pasti bahwa di tim top Anda ditakdirkan untuk menang."

Bonucci dan beberapa orang berpikir De Ligt yang memang ingin hengkang dari Juventus, tapi faktanya menurut Direktur Olahraga Bayern, Hasan Salihamidzic, Juventus lah yang ingin menjual pemain mereka.

"Ada banyak rasa hormat untuk Juventus, saya berhubungan baik dengan klub dan saya menghabiskan empat tahun di sana, saya punya banyak teman di Turin," terang Salihamidzic dikutip dari Football-Italia.

"Ide saya adalah untuk membawa pemain ke Munchen, tetapi dengan rasa hormat untuk Juventus. Kami menemukan solusi yang tepat untuk membuat ketiga pihak bahagia. Juventus ingin menjual, kami ingin membeli dan Matthijs ingin bergabung dengan kami, jadi negosiasi berakhir dengan baik."

Juventus pun tak tidak lama menghabiskan waktu mencari pengganti De Ligt, sebab uang penjualannya mereka investasikan untuk merekrut Bek Terbaik Serie A musim lalu, Gleison Bremer, dari klub rival sekota Torino.

Matthijs de Ligt Bayern Bayern munchen Chelsea

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jerman
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Penyerang Bayern Munchen Harry Kane merencanakan karier kedua setelah pensiun. Ia berambisi menjadi penendang profesional di liga american football (NFL).
Gazza Roosaryatama - Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Inggris
Chelsea Dibantai di Markas Brentford, Xabi Alonso Tak Mau Mencari-cari Alasan
Chelsea kalah telak 0-3 dari Brentford. Xabi Alonso kecewa dan menolak mencari alasan, termasuk absennya Reece James serta Joao Pedro.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Chelsea Dibantai di Markas Brentford, Xabi Alonso Tak Mau Mencari-cari Alasan
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Bayern Munchen menang 7-0 atas Union Berlin, sementara Chelsea dibantai Brentford 0-3. Simak hasil lengkap pertandingan bola Eropa.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Union Berlin di Bundesliga 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Jadwal
Jadwal Live Streaming serta Cara Menonton Brentford vs Chelsea
Brentford vs Chelsea berlangsung Sabtu (19/09) pukul 02.00 WIB. Simak jadwal, link live streaming, cara menonton, prediksi, dan susunan pemain.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Jadwal Live Streaming serta Cara Menonton Brentford vs Chelsea
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Brentford vs Chelsea: Tuan Rumah Belum Tersentuh Kekalahan
Brentford belum terkalahkan musim ini saat menjamu Chelsea. Simak prediksi skor, susunan pemain, H2H, jadwal, dan link live streaming.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Brentford vs Chelsea: Tuan Rumah Belum Tersentuh Kekalahan
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Inggris
Kabar Terkini dan Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Brentford
Chelsea berusaha bangkit saat menghadapi Brentford. Simak kabar skuad dan prediksi susunan pemain The Blues pada pekan kelima Premier League.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Kabar Terkini dan Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Brentford
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Bagikan