Tersingkir dari All England 2018, Praveen/Debby Kritik Wasit

Praveen/Debby menilai wasit servis turut mengambil andil di balik kekalahannya
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Sabtu, 17 Maret 2018
Tersingkir dari All England 2018, Praveen/Debby Kritik Wasit
Praveen Jordan dan Debby Susanto (PBSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Debby Susanto, takluk dengan skor 16-21, 15-21, dari wakil Denmark, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen pada babak delapan besar All England 2018, di Brimingham, Inggris. Praveen/Debby menilai wasit servis turut mengambil andil di balik kekalahan tersebut.

Pertandingan sempat berlangsung ramai di awal set pertama. Sayangnya, kesalahan sendiri yang dilakukan Praveen/Debby membuat pasangan Denmark kian meninggalkan perolehan angka pasangan Indonesia tersebut.

Pada set kedua, pasangan Indonesia tersebut kembali tampil jauh dari harapan. Praveen maupun Debby tak mampu membendung serangan yang dilakukan Mathias dan Christinna.

“Kami sudah coba yang terbaik dan berusaha semaksimal mungkin, mereka memang bagus. Dibanding dengan (Joachim Fischer) Nielsen, Christiansen lebih lincah, larinya cepat, mungkin karena Fischer lebih tinggi,” kata Praveen seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Selain pasangan Denmark yang bermain lebih apik, Praveen/Debby mengaku merasa dicurangi oleh wasit servis.

“Lawan main lebih rapi, jarang melakukan kesalahan sendiri. Kalau untuk kesiapan, kami sama-sama siap. Kami juga merasa dirugikan dengan keputusan hakim servis. Sementara itu, saat lawan melakukan servis lob atau seperti apa pun servisnya, tidak ada yang dinyatakan fault,” terang Debby.

“Ini sedikit memengaruhi kami, walau bagaimana pun juga, kami merasa dirugikan. Apalagi terjadi pada saat poin yang dibilang krusial,” tambah Debby.

Setelah All England 2018, Praveen dan Debby sama-sama kembali ke pasangan main masing-masing. Praveen bersama Melati Daeva Oktavianti, sementara Debby bersama Ricky Karanda Suwardi.

Selain Praveen/Debby, pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja pun harus terhenti di laga delapan besar. Sementara itu pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil melaju ke babak semifinal All England 2018.

All England Debby susanto Praveen jordan
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

I am a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience in digital media and online journalism. Since 2018, I have been working at BolaSkor.com under PT Merah Putih Media, covering football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. My professional journey also includes contributing to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and working as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.224

Berita Terkait

Inggris
Hasil All England 2026: Bertemu Peringkat 1 Dunia, Raymond/Joaquin Beri Perlawanan Sengit
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus terhenti di semifinal All England 2026 setelah kalah dari ranking 1 dunia Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Sempat memberi perlawanan sengit!
Johan Kristiandi - Minggu, 08 Maret 2026
Hasil All England 2026: Bertemu Peringkat 1 Dunia, Raymond/Joaquin Beri Perlawanan Sengit
Bulu Tangkis
Hasil All England 2026: Indonesia Nyaris Terhempas, Sisa Raymond/Joaquin di Semifinal
Raymond/Joaquin ke empat besar setelah menundukkan unggulan China, Liang Wei Keng/Wang Chang dengan skor 21-18, 21-12.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Maret 2026
Hasil All England 2026: Indonesia Nyaris Terhempas, Sisa Raymond/Joaquin di Semifinal
Bulu Tangkis
Ganda Putra Jadi Tumpuan Indonesia di All England 2026, PBSI Pantau Sektor Lain
PBSI berharap sektor ganda putra bisa tampil apik dan menyumbangkan gelar di ajang All England 2026.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 28 Februari 2026
Ganda Putra Jadi Tumpuan Indonesia di All England 2026, PBSI Pantau Sektor Lain
Bulu Tangkis
Alwi Farhan Enggan Beber Target di All England 2026, Siap Siapa Pun Lawannya
Ini menjadi kali pertamanya Alwi Farhan akan turut serta pada turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 26 Februari 2026
Alwi Farhan Enggan Beber Target di All England 2026, Siap Siapa Pun Lawannya
Bulu Tangkis
Demi Juara All England 2026, Fajar/Fikri Lakukan Penyesuaian di Bulan Ramadan
All England tahun ini jatuh pada 3-8 Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan di mana kaum muslimin harus menjalankan puasa tiap hari selama 30 hari.
Tengku Sufiyanto - Senin, 23 Februari 2026
Demi Juara All England 2026, Fajar/Fikri Lakukan Penyesuaian di Bulan Ramadan
Bulu Tangkis
Diandalkan Juara di All England 2026, Fajar/Fikri Mengaku Tak Terbebani
Gelaran BWF level Super 1000 itu akan bergulir dalam waktu dekat ini, tepatnya 3-8 Maret 2026 di Arena Utilita Birmingham, Inggris.
Tengku Sufiyanto - Senin, 23 Februari 2026
Diandalkan Juara di All England 2026, Fajar/Fikri Mengaku Tak Terbebani
Bagikan