Terpilih Jadi Komite Eksekutif NOC Indonesia, Josephine Tampubolon Ingin Tuntaskan Misi
BolaSkor.com - Kongres NOC Indonesia yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, menghasilkan kepengurusan periode 2023-2027 yang dipimpin Ketua Umum Raja Sapta Oktohari dan Ismail Ning sebagai wakil ketua umum atau waketum.
Kongres juga memilih 10 orang sebagai Komite Eksekutif atau KE, yang beberapa di antaranya merupakan pengurus di periode sebelumnya, seperti Zaenal Asikin (sebelumnya anggota Komisi Keuangan dan Anggaran), Harry Warganegara (eks plt Sekjen), dan Josephine Tampubolon (sebelumnya Wasekjen).
Josephine Tampubolon menjadi satu-satunya wanita yang masuk jajaran KE. Dia bertekad untuk membantu duet Raja Sapta Oktohari-Ismail Ning melanjutkan kerja dalam menghadirkan prestasi untuk Indonesia di event-event internasional seperti yang sudah berjalan dalam empat tahun terakhir.
"Ya senang bisa bantu Pak Okto, bisa dukung Pak Okto lagi, kalau kemarin (sebagai) Wasekjen, kalau sekarang di Komite Eksekutif saya bisa langsung turun ke lapangan dibanding waktu di kesekjenan," kata Josephine kepada MerahPutih Media.
Baca Juga:
Ada Zaenal Asikin dan Josephine Tampubolon, Berikut Daftar Komite Eksekutif NOC Indonesia 2023-2027
Pimpin NOC Indonesia, Raja Sapta-Ismail Ning Lanjutkan Program
Josephine juga bertekad untuk menuntaskan misinya dalam mewujudkan kesetaraan gender di dunia olahraga. Dia yakin dapat melakukannya.
"Oh ya tentu. Lelaki dan perempuan harus setara, man sports dan women sports harus equal (setara) karena itu sudah goals-nya dari (Olimpiade) Tokyo 2020 dan itu harus berjalan," ucapnya.
Terakhir, Josephine menyatakan kesiapannya jika diberikan berbagai tugas khusus oleh Raja Sapta Oktohari. Dia mengakui tidak mudah menjadi KE, tetapi akan menjadikan tantangan itu sebagai motivasi.
"Kalau Komite Eksekutif itu pasti ada tugas khusus, banyak. Dari mulai penyelesaian-penyelesaian masalah, apa pun itu, baik itu masalah dengan international federation, IOC, OCA. Karena kalender event kita dalam setahun itu sudah terisi, kalau misalkan kita sudah tahu Olimpiade, Asian Games, empat delapan sampai 12 tahun lagi kita sudah tahu, jadi yang namanya NOC itu event-nya sudah jelas. Jadi kalau ditanya programnya apa, ya programnya mendukung program-program yang sudah ada itu."
"Program (ajang multi-event) itu 'kan jalan terus, tugas kita memperbaiki, selalu memperbaiki, tugas kita supaya SEA Games mendatang emasnya lebih banyak, supaya Asian Games mendatang emasnya lebih banyak, Olimpiade mendatang emasnya lebih banyak. Setelah itu kita pikirkan lagi bagaimana caranya mendatangkan emas-emas ini, misalnya pelatnasnya, bagaimana supaya pelatnas-pelatnas ini menghasilkan atlet-atlet bagus," jelasnya.
Rizqi Ariandi
7.455
Berita Terkait
Superkomputer Prediksi Hasil Crystal Palace vs Manchester United
Ultra Cycling Signature Malang Century Journey 2025, Hadirkan Sport Tourism di Kota Apel
Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Minggu 30 November 2025
Link Streaming Girona vs Real Madrid, Senin 1 Desember 2025
Tidak Perlu Streaming, Pisa vs Inter Milan pada Pekan Ke-13 Serie A Tayang di ANTV Malam Ini
Jadwal Siaran Langsung Madura United vs Persib Bandung di Super League 2025/2026 30 November 2025
Link Streaming West Ham United vs Liverpool, Minggu 30 November 2025
Prediksi dan Statistik West Ham United vs Liverpool: Duel Dua Tim Terluka
Pelatih Leeds Tuding Donnarumma Pura-pura Cedera, Bagian dari Akal-akalan Guardiola
Maresca dan Arteta Beda Pendapat soal Peluang Chelsea dalam Persaingan Juara