Teroris Berencana Serang Laga El Clasico dengan Bom Drone
BolaSkor.com - Surat kabar yang berbasis di Barcelona, El Periodico, mengungkap informasi mengenai jaringan teroris yang ingin melaksanakan aksinya pada laga Barcelona melawan Real Madrid atau yang biasa disebut El Clasico. Rencananya, sang teroris menggunakan drone atau pesawat tanpa awak untuk membawa bahan peledak.
El Periodico mengabarkan, otak di balik rencana tersebut adalah seorang pria Maroko berusia 33 tahun. Ia menungkapkan idenya setelah ditangkap pihak kepolisian.
Meski menjalankan aksinya seorang diri, namun sang teroris meminta dukungan langsung dari organisasi teroris di Suriah. "Suatu hari saya akan mati. Saya akan menjadi mesin pengiris daging. Saya tidak takut," jelas sang tersangka.
Baca Juga:
Miralem Pjanic Semakin Dekat Berlabuh ke Barcelona
Miralem Pjanic Diklaim Terima Tawaran Pindah ke Barcelona
Kapten Real Madrid Tegaskan Pentingnya Sepak Bola untuk Warga Spanyol
Berdasarkan informasi, pada awalnya sang tersangka ingin menggunakan cara lama yakni penyerangan dengan pisau. Ia mengincar orang-orang yang antre di tempat makan atau berpergian dengan kereta bawah tanah di Barcelona.
Sejauh ini, pihak kepolisian belom mengonfirmasi rencana peledakan di laga El Clasico. Namun, kepolisian menyatakan jika sang tersangka sebagai ancaman nyata.
Pada musim ini, Real Madrid sudah dua kali melawan Barcelona yang semuanya berlangsung di LaLiga. Dengan demikian, kedua tim berpeluang bertemu pada ajang Liga Champions.
"Selama proses darurat ini, proses radikalisasi memuncak dan menjadi sangat mengkhawatirkan. Hipotesis awal polisi mengaitkan kegiatan teroris ini dengan DAESH yang menyerukan kepada anggotanya di Eropa untuk melakukan serangan di kota tempat tinggal," jelas keterangan pihak keamanan.
"Pria yang ditangkap telah diamati secara terus menerus setelah melanggar peraturan pembatasan saat pandemi virus corona. Dia terlihat bergerak di sekitar Barcelona dan muncul untuk mencari target."
Sebelumnya, kepolisian Spanyol juga menangkap tiga teroris termasuk Abdel Bary di Almeria, Spanyol Tenggara, pada 20 April. Bary adalah tersangka utama dalam kasus "Jihadi John".
Johan Kristiandi
18.147
Berita Terkait
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Meski Ruben Amorim Dipecat, Marcus Rashford Betah di Barcelona dan Enggan Kembali ke Manchester United
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Final Piala Super Spanyol: El Clasico, Hansi Flick Pamer Dominasi Barcelona
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia