Teori Unik Arsene Wenger Perihal Kritikan Fans Arsenal Kepadanya

Arsene Wenger punya teori unik untuk melihat kritikan deras fans Arsenal kepadanya.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 26 Maret 2018
Teori Unik Arsene Wenger Perihal Kritikan Fans Arsenal Kepadanya
Arsene Wenger punya teori unik menyoal era diskriminasi (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Selama 22 tahun melatih Arsenal, Arsene Wenger belum pernah merasakan tekanan setinggi belakangan ini, di mana sebagian besar fans The Gunners memintanya mundur dari jabatan manajer klub. Mereka sudah sangat kecewa dengan dekadensi performa Arsenal belakangan ini.

Bukan cuma performa tim menurun, Arsenal juga tersingkir dari empat besar Premier League (zona Liga Champions) musim lalu. Mereka juga tak lagi sanggup bertarung merebutkan titel Premier League yang terakhir diraih pada tahun 2004. Bahkan, ketika melawan tim-tim besar Premier League, Arsenal cenderung tampil mengecewakan dan permainan mereka mudah dibaca lawan.

Wenger, 68 tahun, sedianya memahami tekanan dari luar klub yang menginginkannya hengkang. Namun, ia memiliki teorinya sendiri atas alasan suporter Arsenal terus mengkritiknya, meski Arsenal di satu atau dua laga, meraih hasil positif.

"Ketika Anda berumur, Anda fokus untuk melakukan yang terbaik untuk klub dan mengabaikan yang lainnya. Semakin tua Anda, maka akan muncul situasi di era diskriminasi. Saya menerima jika hasil-hasil tim tidak cukup bagus, maka kemudian Anda harus menerima konsekuensi," tutur Wenger di Sky Sports, Senin (26/3).

"Tapi jika menilai secara garis besar, dari sudut pandang yang lebih panjang, ketika Anda melihat berapa lama Anda di satu klub, betapa tuanya Anda, saya melihatnya sedikit sulit menerimanya (kritikan). Tapi, sisanya saya terima karena saya bekerja di area publik dan harus meraih hasil positif, dan saya menerima bahwasanya saya akan dinilai dari hasil."

Wenger bahkan masih memiliki kepercayaan, jika kelak ia berhenti melatih Arsenal, fans akan mengenangnya atas kontribusinya kepada tim, termasuk raihan tujuh titel Piala FA dan tiga trofi Premier League. Wenger bahkan menanamkan filosofi dan pondasi utama pada klub asal London Utara itu.

"Saya mungkin cukup naif untuk percaya seiring berjalannya waktu, dengan perspektif dan konteks yang akan bertahan dengan hal-hal yang telah saya lakukan untuk klub. Tidak banyak memikirkan hasil di laga terakhir atau seberapa sering saya akan diberi aplaus ketika saya berhenti suatu hari nanti," imbuh Wenger.

"Saya sedikit kesal dengan segala hal modern yang berbicara sepenuhnya mengenai gambaran diri saya. Saya selalu bekerja sepanjang hidup saya dengan gagasan siapa Anda ketimbang cara Anda terlihat (di depan publik). Jadi, saya tidak terlalu memikirkannya," pungkasnya.

Arsenal Arsene Wenger
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.255

Berita Terkait

Piala Dunia
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Bermain di depan publik sendiri, Folarin Balogun bertekad membantu Amerika Serikat mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Prancis
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Arsene Wenger memprediksi Prancis akan menjadi tim paling dominan di Piala Dunia 2026. Ia juga yakin Kylian Mbappe bakal tampil fantastis dan kembali menjadi bintang Les Bleus.
Arief Hadi - Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Inggris
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Arsenal mengintip peluang untuk merekrut bek muda potensial PSG, Emmanuel Mbemba, dengan status bebas transfer pada bursa transfer musim panas 2026.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Spanyol
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Setelah mengamankan Dumfries dan Konate, Real Madrid bidik bek Arsenal Riccardo Calafiori atas permintaan Jose Mourinho untuk mengatasi krisis bek tengah.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Ragam
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Berikut ini BolaSkor.com menyajikan informasi lima tim yang paling banyak menyumbangkan pemainnya ke Piala Dunia 2026. Tak ada MU dan Real Madrid dalam daftar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan