Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Teori Konspirasi Santos soal Kegagalan Ronaldo Meraih Penghargaan Pemain Terbaik Eropa dan Dunia

Fernando Santos punya teori unik soal kegagalan Cristiano Ronaldo meraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia dan Eropa.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 27 September 2018
 Teori Konspirasi Santos soal Kegagalan Ronaldo Meraih Penghargaan Pemain Terbaik Eropa dan Dunia
Cristiano Ronaldo (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dua kali beruntun sudah Cristiano Ronaldo dikalahkan mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modric, dalam perebutan dua penghargaan Pemain Terbaik Eropa (UEFA) dan Dunia (FIFA). Ronaldo tidak hadir dalam dua acara tersebut.

Ronaldo tidak mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Eropa meski musim lalu berkontribusi besar memberikan titel Liga Champions ketiga beruntun untuk Real Madrid, melalui torehan 15 gol dari 13 penampilannya.

Tentu saja, tidak ada yang menyalahkan atau menyebut Modric tidak pantas memenanginya, karena kontribusinya juga tidak kalah baik dari Ronaldo dengan kontrolnya yang hebat di lini tengah permainan.

Lalu, di acara penghargaan FIFA yang baru ini berakhir di London, Ronaldo juga kalah karena hasil pemungutan suara mengunggulkan Modric di urutan pertama, diikuti Ronaldo dan Mohamed Salah di tempat ketiga.

Kegagalan Ronaldo meraih satu dari dua penghargaan itu cukup unik. Baru pertama kali ia dikalahkan oleh pemain lainnya selain Lionel Messi, yang sudah menjadi rivalnya selama bertahun-tahun.

Fernando Santos, pelatih timnas Portugal, turut mengomentari kegagalan Ronaldo meraih dua penghargaan tersebut. Melihat tolok ukur dari jumlah gol Ronaldo, Santos menilai pemain berusia 33 tahun setidaknya meraih salah satu dari dua penghargaan itu.

"Modric pesepakbola hebat dan itulah mengapa saya memilihnya sebagai pemain terbaik kedua (untuk Pemain Terbaik Dunia). Tetapi Cristiano, tidak diragukan lagi, yang terbaik," tegas Santos kepada Marca.

"Dia telah mencetak 50 gol musim lalu dan ketika pemain terbaik dunia bahkan tidak memenangi satupun penghargaan, maka jelas ada suatu hal aneh yang sedang terjadi," sambungnya.

Entah hal aneh apa yang dimaksud dengan Santos. Perspektif mengenainya bisa dilihat dari banyak hal: dugaan adanya konspirasi di kubu UEFA dan FIFA menyusul kepergiannya ke Juventus, atau memang sekedar pertanda, era Ronaldo-Messi akan segera berakhir.

Breaking News Cristiano Ronaldo Ronaldo ke Juventus Fernando Santos Portugal Pemain Terbaik Eropa Pemain Terbaik Dunia Luka Modric

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan