Tendensi Inter Milan: Rawan Kebobolan dan Kehilangan Keunggulan di 15 Menit Terakhir Pertandingan
BolaSkor.com - Pekan 27 Serie A mempertemukan juara bertahan, Inter Milan, dengan pesaing kuat Scudetto, Napoli. Pertandingan yang dimainkan di Stadio Diego Armando Maradona, Minggu (02/03) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1 dengan gol telat yang dicetak pemain Napoli.
Inter unggul di menit 22 melalui gol indah tendangan bebas Federico Dimarco. Selepas keunggulan tersebut, Il Nerazzurri bertahan dan mengandalkan serangan balik sementara Napoli mendominasi permainan dengan 63 persen penguasaan bola.
Napoli punya 19 percobaan tendangan (empat tepat sasaran) dan Inter dengan 37 persen penguasaan bola, melepaskan satu tendangan tepat sasaran. Terus menyerang, kerja keras Napoli berbuah hasil dari gol Philip Billing di menit 87.
Baca Juga:
Hasil Serie A: Imbang 1-1 di Kandang Napoli, Inter Milan Bertahan di Puncak
Inter Tantang Milan di Semifinal Coppa Italia, Simone Inzaghi Belum Mau Memikirkannya
Napoli Vs Inter Milan: Romelu Lukaku Melempem di Depan Sang Mantan
Dengan hasil imbang tersebut, Napoli terus menekan Inter dalam perburuan Scudetto dan terpaut jarak satu poin. Meski faktanya, Napoli tanpa kemenangan di lima laga terakhir Serie A dan Inter dengan dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Inter Rawan di 15 Menit Terakhir Laga
Tidak hanya punya statistik mengkhawatirkan di laga-laga besar, Inter juga memiliki tendensi kehilangan keunggulan khususnya di 15 menit terakhir laga. 10 gol telah tercipta ke gawang Inter musim ini pada kurun waktu tersebut.
Simone Inzaghi, pelatih Inter, menilai wajar apabila timnya kesulitan menjaga fokus di jelang laga berakhir karena banyaknya pertandingan yang dimainkan dalam semusim.
"Dalam pertandingan head to head (lawan tim papan atas), kami harus tampil sempurna, dan kami belum melakukannya," ujar Inzaghi dikutip dari Football-Italia.
"Kami seharusnya tidak membiarkan (Stanislav) Lobotka masuk ke kotak penalti, tetapi wajar saja jika Anda bermain lebih dari 40 pertandingan dalam satu musim, 15 menit terakhir akan lebih sulit."
Inter gagal menang di markas Napoli, tetapi Inzaghi bersyukur karena fakta anak-anak asuhnya masih bertarung dalam merebutkan Scudetto.
"Itu adalah pertandingan yang sulit, babak pertama berjalan seimbang, sementara kami memiliki beberapa masalah setelah jeda dan Napoli menekan kami, tetapi kami harus ingat bahwa ada lawan yang tangguh yang jelas memiliki kaki yang lebih segar daripada kami," tambah Inzaghi.
"Meskipun demikian, kami seharusnya bermain lebih baik dalam insiden gol itu. Kami kehilangan Dimarco karena masalah otot dan harus memindahkan (Denzel) Dumfries ke sayap kiri, para pemain saya memberikan semua yang mereka miliki, mengingat kami bermain di perempat final Coppa Italia pada Selasa malam."
"Kami terus maju, ini adalah musim yang sangat seimbang dengan tim-tim kuat di sana, Napoli, Atalanta, Juventus, dan Lazio semuanya menjalani musim yang hebat," urainya.
View this post on Instagram
Arief Hadi
16.242
Berita Terkait
Bukan AC Milan, Jean-Philippe Mateta Merapat ke Juventus
Breaking News: Presiden Fiorentina, Rocco Commisso Meninggal pada Usia 76 Tahun
Prediksi dan Statistik Udinese vs Inter Milan: Pantang Ulangi Kesalahan Serupa
Jadi Penentu Kemenangan AC Milan, Adrien Rabiot Merendah
Laga Lawan Como Bukti AC Milan Membutuhkan Mike Maignan
AC Milan Kesulitan Kalahkan Como, Allegri Beberapa Kali Ubah Taktik
Hasil Serie A: Kalahkan Como 3-1, AC Milan Jaga Rekor Tandang
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Como vs AC Milan, Live Sebentar Lagi
Bersedia Balikan dengan Inter Milan, Ivan Perisic Punya Satu Misi Khusus
Akhirnya Uang yang Berbicara, Mike Maignan Punya Kabar Baik untuk AC Milan