Teknik Bertahan Italia Disebut Pelatih Timnas Inggris sebagai Bentuk Karya Seni

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, masih mengagumi style catenaccio Italia.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 27 Maret 2018
Teknik Bertahan Italia Disebut Pelatih Timnas Inggris sebagai Bentuk Karya Seni
Timnas Italia masih memiliki organisasi bertahan yang baik (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Catenaccio atau sistem pertahanan gerendel pernah populer di Eropa pada medio 1950-an hingga 70-an. Pengguna catenaccio adalah negara yang sudah empat kali menjuarai Piala Dunia, Timnas Italia. Kini, Gli Azzurri tak lagi menerapkannya seiring perubahan era ke dunia modern.

Kendati demikian, Italia masih terkenal sebagai negara yang taktikal dalam permainannya. Detail akan taktik bukan hanya diperlihatkan Timnas Italia, melainkan klub-klub Serie A. Selain itu, Italia masih menghasilkan kiper dan bek-bek terbaik di Eropa.

Sepak bola Italia boleh jadi tengah menurun, setelah tahun lalu untuk kali pertama sejak 60 tahun, Italia gagal lolos Piala Dunia. Meski begitu, pandangan publik akan kehebatan Italia saat bertahan, tidak pernah berubah: Italia masih dianggap yang terbaik, disiplin, dan terorganisir.

Pandangan serupa juga dilihat oleh pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate. Mantan bek Inggris di periode 1995-2004 tahu persis bagaimana kokohnya tembok Italia, ketika masih diperkuat Fabio Cannavaro, Alessandro Nesta, dan Paolo Maldini. Ia pun memandang teknik bertahan Italia sebagai bentuk karya seni.

"Sepak bola Italia, saya selalu menjadi pengagum sejati mereka. Detail dengan cara mereka bermain. Sebagai mantan bek, tentu saja, mereka yang terbaik. Organisasi taktikal, detail ketika melakukan marking. Seni bertahan, karena memang itu merupakan bentuk karya seni. Dalam opini saya, cara mereka bermain seringkali dipandang rendah dan sebelah mata oleh orang-orang," tutur Southgate, dilansir dari Sky Sports, Selasa (27/3).

"Tapi, ketika Anda melihat pemain yang tidak Anda lihat di tim ini, seperti tim yang pernah saya lawan berisikan Nesta, Cannavaro, dan Maldini, mereka yang terbaik, benar-benar terbaik."

Inggris akan menghadapi Italia di Wembley pada Rabu, 28 Maret 2018 pukul 02.00 dini hari WIB dalam laga uji coba. Southgate pun memprediksi akan sulit bagi timnya mencetak gol ke gawang Italia, meski Italia baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Argentina.

"Kami tahu mencetak gol melawan Italia merupakan tes tersulit yang mungkin terjadi, dan kami tahu, mereka juga akan terorganisir dengan sangat baik dan melakukan pressing di laga nanti. Jadi, laga nanti ujian bagus bagi kami untuk melihat seberapa jauh kami telah melangkah," pungkas Southgate.

Timnas Italia Timnas Inggris Gareth southgate

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Eropa
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Thomas Tuchel ungkap alasan panggil kembali Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Italia
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Serie A mengirim 14 pemain ke Top 50 U-21 Eropa versi Sofascore, tetapi hanya lima yang berasal dari Italia. Simak fakta selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Italia
Berakhir Terlalu Cepat, Paolo Maldini Dipercaya Bisa Merevolusi Sepak Bola Italia
Alessandro Florenzi menyayangkan mundurnya Paolo Maldini dari Direktur Teknik Timnas Italia usai berkonflik dengan FIGC.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 25 Agustus 2026
Berakhir Terlalu Cepat, Paolo Maldini Dipercaya Bisa Merevolusi Sepak Bola Italia
Italia
Bukan Mancini, Ternyata Conte yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Italia
Presiden Serie A ungkap klub-klub Italia sebenarnya lebih menginginkan Antonio Conte ketimbang Roberto Mancini untuk jadi pelatih Timnas Italia.
Gazza Roosaryatama - Senin, 24 Agustus 2026
Bukan Mancini, Ternyata Conte yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Italia
Sosok
7 Hal Menarik Mengenai Bek Baru Arsenal Asal Inggris, Ezri Konsa
Arsenal resmi merekrut Ezri Konsa dari Aston Villa. Simak 7 fakta menarik sang bek Inggris, mulai dari keluarga hingga perjalanan kariernya.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
7 Hal Menarik Mengenai Bek Baru Arsenal Asal Inggris, Ezri Konsa
Sosok
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Franco Baresi meninggal dunia di usia 66 tahun. Simak tujuh kutipan terbaik dari Arrigo Sacchi, Paolo Maldini, Van Basten, hingga Tony Adams.
Arief Hadi - Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Italia
Dapat Persetujuan Gianluigi Donnarumma, Kesempatan Kedua Roberto Mancini di Timnas Italia
Gianluigi Donnarumma mendukung kembalinya Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia. Simak pengakuan Giovanni Malago dan target Mancini.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Dapat Persetujuan Gianluigi Donnarumma, Kesempatan Kedua Roberto Mancini di Timnas Italia
Italia
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Roberto Mancini resmi kembali melatih Timnas Italia, sementara Claudio Ranieri ditunjuk sebagai Direktur Teknik usai drama panjang di FIGC.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Italia
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
FIGC menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru Timnas Italia. Ia kembali memimpin Gli Azzurri pada periode kedua kariernya.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
Bagikan