Tatapan Maut Mason Mount yang Kini Dirasakan Thomas Tuchel

Mason Mount punya tatapan 'maut' sarat makna yang ditujukan kepada manajer-manajer Chelsea.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 18 Januari 2022
Tatapan Maut Mason Mount yang Kini Dirasakan Thomas Tuchel
Mason Mount (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Gelandang serang Chelsea, Mason Mount merupakan pemain dengan prospek besar untuk menjadi yang terbaik di posisinya dengan talenta yang dimiliki. Usianya baru 23 tahun dan Mount sudah memenangi titel Liga Champions.

Baik di era Frank Lampard atau Thomas Tuchel, Mount pemain andalan di lini serang Chelsea dengan naluri mencetak gol ketika melepaskan tendangan jarak jauh. Sulit bagi pelatih mana pun mencadangkannya.

Tak ayal keputusan Tuchel mencadangkan Mount baru ini, ketika Chelsea kalah 0-1 dari Manchester City mengundang pertanyaan. Mount baru bermain jelang laga berakhir dan Tuchel lebih memainkan Christian Pulisic dan Hakim Ziyech.

Kabarnya, 'tatapan maut' yang terkenal diberikan Mount kepada manajer atau pelatih ketika ia tak bermain kembali diperlihatkan kepada Tuchel. Lampard sebelumnya sudah melihat itu.

Baca Juga:

Man City 1-0 Chelsea: Tuchel Ungkap Penyebab Kekalahan The Blues

Thomas Tuchel Ogah Ganti Gaya Bermain Chelsea Hanya demi Romelu Lukaku

Tuchel: Dengan Performa yang Sama, Chelsea Bisa Kalahkan Manchester City

Mason Mount dan Thomas Tuchel

"Saya ingat setiap kali saya tidak memainkan Mason - dan orang-orang akan mengatakan itu tidak banyak - tetapi matanya 'membakar Anda' di ruang rapat begitu saya tidak memilihnya dan itu adalah anak berusia 20 tahun," tutur Lampard.

"Saya menyukainya karena itu mengingatkan saya pada diri saya sendiri."

Tatapan itulah yang dirasakan Tuchel ketika baru memainkan Mount di menit 81 kontra City." Ya, saya mendapatkan tatapan itu dan itu sepenuhnya normal," tambah Tuchel seperti dikutip dari Mirror.

"Tapi itu masih tetap ada dalam karakter kebaikan Mason dengan menjadi ramah dan respek, jadi tidak ada masalah dengan hal tersebut."

"Saya mendapatkan tatapan dari mata itu. Saya tahu tatapan itu, tentu saja. Dia (Mount) ada di sini untuk memainkan laga-laga seperti itu, tapi kami sederhananya kurang pelari-pelari."

Kekurangan pelari-pelari itulah yang membuat Tuchel memainkan Ziyech dan Pulisic dari awal laga ketimbang Mount.

“Kami pikir kami bisa mematahkan garis lebih sering dengan Hakim sebagai kaki kiri di sisi kiri dan mengejar Christian sebagai sisi kanan karena kedatangan Christian di dalam kotak penalti," tambah Mount.

“Biasanya, dia sedikit lebih ofensif, sedikit lebih seperti seorang pelari daripada Mason dan kami mengharapkan lebih banyak ruang di belakang garis terakhir dan bukan di depan empat bek dari City. Jadi itulah keputusannya."

“Saya merasa Mason tidak berada di zona 100 persen di mana dia seperti tidak tersentuh, yang biasanya hampir dia lakukan. Jadi kami mengambil keputusan itu dan itu bisa terjadi dari waktu ke waktu."

"Dia tidak senang tentang itu, tetapi itu tidak akan bertahan lama karena semua orang menyukai Mason - termasuk saya," urai dia.

Breaking News Mason Mount Chelsea Thomas Tuchel
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.352

Berita Terkait

Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Berikut adalah prediksi pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Maroko vs Haiti, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Bagikan