Taktik Jitu Erik ten Hag Hentikan Manchester City

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 26 Mei 2024
Taktik Jitu Erik ten Hag Hentikan Manchester City

BolaSkor.com - Manchester United menjadi tim yang tidak diunggulkan saat melawan rival sekota Manchester City di final Piala FA. Namun taktik Erik ten Hag bekerja dengan sempurna saat mereka memastikan kemenangan menakjubkan 2-1.

Beginilah cara pelatih asal Belanda itu melakukannya.

Baca Juga:

Jawaban Sederhana Erik ten Hag jika Dipecat Manchester United

Sederet Statistik dari Keberhasilan Manchester United Memenangi Piala FA

Manchester City 1-2 Manchester United: Dekati Rekor Arsenal, Red Devils Juara Piala FA Ke-13

Menggunakan 'False Nine'

Ten Hag mengambil keputusan untuk tidak memasukkan Rasmus Hojlund dan menggunakan Bruno Fernandes sebagai 'false nine', karena mengetahui kaptennya juga cukup pintar untuk maju dan bergabung dalam serangan.

Sulit bagi Hojlund. Meski memiliki kecepatan dan fisik, namun kemampuan passing Fernandes terbukti sangat penting. Begitu pula dengan kecerdasan taktisnya.

Menggunakannya sebagai 'false nine' berarti dia bisa turun ke lini tengah dan mencegah Rodri mendikte permainan. Pemain asal Portugal itu berhasil dalam peran yang terbilang berat ini. Scott McTominay juga memainkan perannya dengan tingkat kerjanya saat ia mencoba mendekati Fernandes.


Menyerap Tekanan City

Kunci pendekatan Manchester United adalah Lisandro Martinez. Tanpa pemain Argentina itu di jantung pertahanan, mereka tidak akan mampu menahan tekanan dari Manchester City. United harus "merelakan" lawan mereka akan mendominasi penguasaan bola.

Namun Martinez membuat perbedaan dan memberikan keamanan lebih di lini belakang yang juga membantu Raphael Varane yang tidak perlu mendekati dan menempel lawan. Itu berarti mereka bisa bertahan di blok rendah dan membatasi ruang yang bisa dilewati City di belakang mereka.

Itu juga berarti City sering bermain di depan United dan tidak bisa menarik mereka keluar dari posisinya.


Pemain Sayap

Tidak ada yang lebih mengancam daripada kecepatan. United memiliki banyak pemain yang punya kecepatan seperti Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho. Itu adalah senjata terbesar mereka di Wembley.

Meskipun Kyle Walker lebih cepat dibandingkan keduanya di sayap kanan, City jauh lebih rentan di sayap kiri. Josko Gvardiol telah tampil baik di musim pertamanya di City, namun pada dasarnya ia adalah seorang bek tengah yang bermain di luar posisi sebagai bek kiri.

Hasilnya Gvardiol diekspos oleh Garnacho yang tetap berada di posisi tinggi dan melebar serta berusaha berlari di belakangnya. Naluri Gvardiol adalah untuk melakukan umpan balik dan ketika City menekannya, meninggalkan ruang bagi United untuk memanfaatkan bola-bola panjang.


Bek Sayap Aktif

Baik Diogo Dalot maupun Aaron Wan-Bissaka diminta bekerja sangat keras. Peran utama mereka tentu saja adalah bertahan, namun keduanya juga mengambil peran bergantian di lini tengah dan menciptakan pemain tambahan untuk United saat City memulai dengan formasi 4-1-4-1.

Dalot membuat perbedaan dan bahkan merangsek maju melampaui Fernandes, sementara Kobbie Mainoo memiliki disiplin untuk menjaga area tengah. Bersama Mainoo, Sofyan Amrabat juga menampilkan performa terbaiknya bersama United.

Erik ten Hag Manchester United Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

6.596

Berita Terkait

Inggris
Berdamai dengan Erik ten Hag, Jadon Sancho Dapat Kesempatan Kedua di Manchester United
Jadon Sancho kembali berlatih dengan Manchester United.
Arief Hadi - Sabtu, 13 Juli 2024
Berdamai dengan Erik ten Hag, Jadon Sancho Dapat Kesempatan Kedua di Manchester United
Piala Eropa
Rencana Selebrasi Bocor, Kota London Akan Berpesta jika Inggris Juara Euro 2024
Rencana parade timnas Inggris jika berhasil mengalahkan Spanyol dan jadi juara Euro 2024.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juli 2024
Rencana Selebrasi Bocor, Kota London Akan Berpesta jika Inggris Juara Euro 2024
Piala Eropa
Inggris Seperti Real Madrid dan Jude Bellingham Pantas Dapat Ballon d'Or
Ollie Watkins menyebut perjalanan Inggris mirip dengan Real Madrid saat menjadi juara Liga Champions.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 13 Juli 2024
Inggris Seperti Real Madrid dan Jude Bellingham Pantas Dapat Ballon d'Or
Inggris
Susul Varane, Kambwala Tinggalkan Man United dan Membuka Jalan Kedatangan De Ligt
Kedatangan Matthijs de Ligt ke Manchester United tinggal menunggu waktu.
Arief Hadi - Sabtu, 13 Juli 2024
Susul Varane, Kambwala Tinggalkan Man United dan Membuka Jalan Kedatangan De Ligt
Inggris
Satu Permintaan Khusus Joshua Zirkzee kepada Manchester United
Apa yang diminta Joshua Zirkzee kepada Manchester United?
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juli 2024
Satu Permintaan Khusus Joshua Zirkzee kepada Manchester United
Piala Eropa
Begini Cara Pemilihan Pemain Terbaik Euro
Bagaimana cara memilih Pemain Terbaik Turnamen di Euro?
Yusuf Abdillah - Sabtu, 13 Juli 2024
Begini Cara Pemilihan Pemain Terbaik Euro
Piala Eropa
Hadapi Inggris di Final Euro 2024, Spanyol Tidak Akan Ubah Gaya Permainan
Spanyol sudah memberi warna tersendiri lewat gaya permainan mereka sepanjang Euro 2024.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 13 Juli 2024
Hadapi Inggris di Final Euro 2024, Spanyol Tidak Akan Ubah Gaya Permainan
Piala Eropa
Trofi Euro Akan Jadi Kado Ulang Tahun Terindah Lamine Yamal
Lamine Yamal genap berusia 17 tahun.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 13 Juli 2024
Trofi Euro Akan Jadi Kado Ulang Tahun Terindah Lamine Yamal
Liga Indonesia
Cuma Bikin Dua Gol Musim Lalu, Aji Kusuma Latihan Ekstra Khusus Finishing
Aji berharap tampil lebih garang di depan gawang pada musim depan.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 13 Juli 2024
Cuma Bikin Dua Gol Musim Lalu, Aji Kusuma Latihan Ekstra Khusus Finishing
Piala Eropa
Final Euro 2024: Inggris Harus Antisipasi Sayap Spanyol
Inggris harus mengantisipasi pergerakan pemain sayap Spanyol.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 13 Juli 2024
Final Euro 2024: Inggris Harus Antisipasi Sayap Spanyol
Bagikan