Taktik Chelsea Dikritik Sebagai Kejahatan Sepak Bola, Ini Respons Antonio Conte
BolaSkor.com - Kekalahan 0-1 Chelsea dari Manchester City di pekan 29 Premier League menyisakan banyak cerita. Khususnya untuk Chelsea yang berstatus juara bertahan Premier League. Gol tunggal yang diciptakan Bernardo Silva pada laga tersebut dianggap sebagai bentuk keadilan untuk permainan Man City.
Sepanjang pertandingan, The Citizens bak meladeni tim yang datang ke Etihad Stadium, hanya untuk bermain bertahan, tanpa intensi untuk menyerang atau paling tidak menguji ketangguhan kiper Man City, Ederson Moraes.
Betapa dominannya Man City bisa dilihat dari statistik penguasaan bola 71 berbanding 29 persen Chelsea. Belum lagi kegilaan gelandang jangkar Man City, Ilkay Gundogan, yang leluasa mengatur tempo bermain klubnya dengan total 167 operan - melebihi total operan seluruh pemain Stoke City kala melawan Southampton (162 operan).
Chelsea juga kesulitan mengembangkan permainan karena aturan enam detik Pep Guardiola di Man City: ketika kehilangan bola, mereka harus cepat merebutnya kembali, sebisa mungkin melakukan high pressing. Alhasil, tim tamu hanya melepaskan dua tendangan yang tidak tepat sasaran.
Gaya bermain super defensif Chelsea itu pun dikritik habis-habisan oleh pengamat sepak bola, Jamie Redknapp. Permainan Chelsea tidak mencerminkan bagaimana permainan juara bertahan seharusnya. Ia pun menyebut taktik Antonio Conte sebagai kejahatan terhadap sepak bola dan strategi anti-sepak bola.

"Permainan itu (Chelsea) anti-sepak bola, apa yang mereka lakukan hari ini merupakan kejahatan terhadap sepak bola. Chelsea seharusnya memberikan mereka tiga poin sebelum laga dimulai," cetus Redknapp kepada Sky Sports.
Conte pun jelas tidak tinggal diam. Apalagi jika mengingat, sosoknya yang frontal dan terbuka dengan pemikirannya. Ia menyerang balik komentar Redknapp, seraya membela pemilihan taktik defensifnya saat melawan Man City.
"Saya pikir Anda harus menerima tiap kritikan, tapi saya tidak begitu bodoh untuk bermain terbuka melawan Manchester City, lalu kalah 0-3 atau 0-4. Jika saya mengingatnya dengan baik, dua hari lalu, Arsenal bermain dua kali melawan mereka dan Anda banyak mengkritik (Arsene) Wenger karena kebobolan tiga gol dalam kurun waktu 30 menit," balas Conte, diberitakan ESPN, Senin (05/3).
"Pandit harus menggunakan pikiran mereka untuk mencoba memahami, ketika Anda berbicara mengenai taktik, karena saya pikir Anda harus memiliki wawasan untuk berbicara tentang taktik, dan tidak hanya membicarakannya dengan cara yang bodoh," pungkasnya berkata tegas.
Arief Hadi
16.261
Berita Terkait
Brahim Diaz dan 3 Momen Penalti Gagal Paling Menyakitkan dalam Sejarah Sepak Bola
Diejek, Lisandro Martinez Tantang Legenda Manchester United untuk Mendatangi Rumahnya
Bukan Siulan, Liverpool Butuh Dukungan Fans untuk Kembali Menang
Berselisih dengan Manajemen Crystal Palace, Oliver Glasner Susul Ruben Amorim dan Enzo Maresca?
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Liverpool Disiuli di Anfield, Arne Slot Pahami Rasa Frustrasi Fans