Tak Paham Situasi, Legenda Manchester United Terlalu Banyak Berbicara di Ruang Publik

Ruben Amorim menyentil legenda Manchester United yang dinilai terlalu banyak bicara dan tidak memahami situasi internal klub saat ini.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Tak Paham Situasi, Legenda Manchester United Terlalu Banyak Berbicara di Ruang Publik
Legenda Manchester United, Paul Scholes (Dailymail)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Mantan pelatih Manchester United yang kini menangani AC Milan, Ruben Amorim, melontarkan sentilan pedas kepada para legenda Setan Merah yang kini aktif menjadi pengamat sepak bola.

Amorim menilai para mantan pemain tersebut terlalu banyak angkat bicara di ruang publik.

Menurutnya, mereka menilai situasi klub secara keliru karena masih terjebak pada standar era keemasan masa lalu yang sudah jauh berbeda.

Baca Juga:

Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah

Selama bertugas di Old Trafford, pelatih asal Portugal itu memang terus dihujani kritik tajam dari figur-figur ternama seperti Gary Neville, Roy Keane, Nicky Butt, hingga Paul Scholes.

Sindiran terbuka tersebut disampaikan Amorim, saat membahas dinamika tekanan media yang harus ia hadapi sewaktu melatih Manchester United sebelum akhirnya dipecat.

Para Legenda Man United Terjebak Standar Masa Lalu

Roy Keane dan Gary Neville (Foto: FourFourTwo)

Amorim secara terbuka menyoroti kebiasaan para legenda yang gemar melontarkan opini besar tanpa memahami dinamika internal tim.

Saya pernah berada di sebuah klub di masa lalu dengan banyak legenda, dan mereka memiliki opini-opini besar, serta banyak berbicara tentang berbagai hal. Mereka hidup di era yang sepenuhnya berbeda,

ujar Amorim dikutip dari Mirror.

Komentar tersebut menjadi balasan atas kritik Paul Scholes, yang sebelumnya sempat mengklaim bahwa Amorim bukanlah sosok yang tepat dan tidak memahami nilai-nilai serta standar di Manchester United.

Baca Juga:

Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas

Kendati demikian, juru taktik berusia 41 tahun itu mengaku sebenarnya memaklumi rasa frustrasi para pengamat tersebut terhadap kemerosotan performa Man United, yang kini sudah 13 tahun puasa gelar liga.

"Saya pikir itu normal. Menurut saya itu fakta bahwa saya, sebagai manajer Manchester United, kami tidak mencapai target," imbuh Amorim.

"Kami seharusnya mengoleksi lebih banyak poin, terutama musim ini. Jadi saya menerimanya secara alami," tuturnya.

Ia lantas menekankan bahwa para mantan pemain tersebut sejatinya tidak mengantongi informasi yang utuh mengenai kondisi tim saat ini.

Terkadang mereka tidak memiliki seluruh informasi dan mereka melihat Manchester United dengan standar yang mereka hidupi di sini, yang selalu menang. Jadi sulit bagi mereka untuk melihat klub mereka dalam situasi seperti ini,

urai Amorim.
Manchester United Ruben amorim Premier League Paul Scholes Gary Neville Roy Keane

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Bagikan