Tak Hanya Dituntut Setien, Presiden Barcelona Juga Kena Mosi Tidak Percaya Sebanyak 20.687 Suara

Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu bak terkena istilah sudah jatuh tertimpa tangga.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 18 September 2020
Tak Hanya Dituntut Setien, Presiden Barcelona Juga Kena Mosi Tidak Percaya Sebanyak 20.687 Suara
Josep Maria Bartomeu (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tiada hari tanpa adanya pemberitaan negatif yang disematkan kepada Barcelona dan khususnya menimpa Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu. Teranyar Bartomeu dituntut Quique Setien dan kena mosi tidak percaya.

Setien dipecat di akhir musim 2019-2020 meski baru tujuh bulan melatih Barcelona menyusul kekalahan 2-8 dari Bayern Munchen di Liga Champions. Barca telah menunjuk Ronald Koeman sebagai pelatih sejak sebulan lalu.

Ironisnya RFEF belum mengakui Koeman sebagai pelatih baru Barca karena tak dapat informasi serta surat formal. Parahnya lagi Setien berkata dalam surat yang dimuat di @QSetien bahwa Bartomeu tak pernah berbicara kepadanya soal pemecatan.

Baru kemarin Kamis (17/09) waktu setempat Setien menerima surat pemecatan tanpa membahas kontrak kesepakatan. Tak ayal Setien dan staf kepelatihan menuntut Barcelona karenanya.

Baca Juga:

Masalah Lionel Messi Belum Berakhir, Presiden Barcelona Dituding Terlibat Skandal Korupsi Barcagate

Quique Setien Tuntut Barcelona ke Jalur Hukum

PSSI-nya Spanyol Belum Akui Status Ronald Koeman sebagai Pelatih Barcelona

Fans Barcelona tuntut mundur Josep Maria Bartomeu

Masalah itu belum berakhir kini ada referendum mosi tidak percaya yang menuntut kemundurannya dari jabatan Presiden Barcelona. Dikutip dari Sport-English sudah ada sebanyak 20.731 tanda tangan yang mendukung mosi itu.

Jumlah itu bahkan belum jelas karena pengadilan melihat adanya 20.984 suara - jumlah itu sudah bersejarah karena belum pernah ada sebelumnya. Bartomeu sedianya mundur pada Maret 2021 setelah jabatannya berakhir.

Akan tapi jika situasi tak berubah dari mosi tak percaya itu maka Bartomeu bisa senasib seperti Josep Lluis Nunez (1998) dan Joan Laporta (2008) yang mundur sebelum jabatannya berakhir. Keduanya menghadapi mosi tak percaya namun selamat darinya.

Dua sosok yang mengawali mosi tak percaya itu adalah Jordi Farre dan Marc Duch, pemimpin Manifest Blaugrana yang membawanya ke Auditori 1899.

Kotak suara mosi tak percaya Josep Maria Bartomeu di Auditori 1899

"Alangkah baiknya jika dia menyapa kami. Jika saya adalah presiden, saya akan melakukannya karena kami mewakili suara 20.000 socios. Sejujurnya saya percaya dia harus mengundurkan diri hari ini," tutur Farre.

"Saya yakin itu cukup menghancurkannya dari jumlah tanda tangan. kami kemudian harus melalui referendum, karena itu akan menjadi akhir yang tidak nyaman."

Ditambahkan oleh Duch mosi tak percaya itu bisa valid dalam beberapa hari ke depan dan referendum menuntut pengunduran Bartomeu akan jadi kenyataan.

"Satu-satunya reaksi yang logis dan sah adalah pergi memberikan suara tetapi reaksi moral seharusnya (bagi Bartomeu) mengundurkan diri. Jumlah tanda tangan luar biasa selama pandemi dan tidak dapat bertemu dengan masyarakat lain," imbuh Duch.

"Kami memiliki hampir dua kali lipat jumlah tanda tangan yang kami miliki terakhir kali."

"Dalam 10 hari surat-surat itu akan divalidasi dan kemudian 30 hari lagi akan ada referendum. Saya yakin referendum akan berlangsung pada 1 Oktober," yakin dia.

Dua hal tersebut semakin menambah tekanan kepada Bartomeu yang juga disebut pembohong oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi yang sempat mengutarakan ingin hengkang dari klub di musim panas ini.

Breaking News Josep maria bartomeu Barcelona FC Barcelona

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda di Ujung Tanduk
Timnas Indonesia vs Bangladesh, matchday 3 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10), pukul 19.30 WIB, Live Vidio.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda di Ujung Tanduk
Timnas
Timnas Indonesia Butuh Banyak Gol, John Herdman Buka Peluang Mainkan Egy dan Hannan Lawan Bangladesh
Demi bongkar pertahanan Bangladesh, pelatih Timnas Indonesia John Herdman berpeluang memainkan Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan untuk menambah daya gedor.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Timnas Indonesia Butuh Banyak Gol, John Herdman Buka Peluang Mainkan Egy dan Hannan Lawan Bangladesh
Spanyol
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Raphinha mengalami edema otot di paha kanan saat membela Brasil. Ia dipulangkan ke Barcelona untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Liga Indonesia
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Persija Jakarta resmi melayangkan somasi terbuka kepada pemilik akun Instagram @murizkky atas narasi tak berdasar mengenai dugaan aliran dana pinjaman I League dari Persib untuk belanja pemain.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Lainnya
Erick Thohir Menantikan Medali Emas Tambahan dari Panjat Tebing
Indonesia sudah meraih 3 emas di Asian Games 2026. Erick Thohir menargetkan emas keempat dan menanti kejutan dari panjat tebing.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Erick Thohir Menantikan Medali Emas Tambahan dari Panjat Tebing
Liga Indonesia
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, dihukum skors 10 pertandingan, larangan masuk stadion, dan denda Rp500 juta akibat ucapan diskriminatif kepada Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Timnas
John Herdman Dihujani Kritik, Erick Thohir: Sepak Bola Memang Kejam
John Herdman mendapat banyak kritik usai Timnas Indonesia ditahan Malaysia. Erick Thohir buka suara dan minta Garuda fokus lawan Bangladesh.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
John Herdman Dihujani Kritik, Erick Thohir: Sepak Bola Memang Kejam
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Simak cara menonton dan link streaming Argentina vs Bolivia, Kamis (1/10) pukul 07.00 WIB. Saksikan laga Argentina secara live di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Internasional
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Lionel Messi main lawan Bolivia? Lionel Scaloni mengungkapkan rencana Messi sebelum Argentina menghadapi Burkina Faso dan Benin.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Prediksi Argentina vs Bolivia, Kamis 1 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Simak susunan pemain, head to head, prediksi skor, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Bagikan