Sudah Saatnya Kuda Jingkrak Hantam Banteng Merah

Ferrari mengalami kegagalan telak dalam persaingan memperebutkan gelar di musim 2022. Tim berlambang kuda jingkrak itu harus menelan pil pahit usai tampil buruk.
Andhika PutraAndhika Putra - Sabtu, 14 Januari 2023
Sudah Saatnya Kuda Jingkrak Hantam Banteng Merah
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Carlos Sainz optimistis dengan performa Ferrari di musim depan. Pembalap asal Spanyol ini yakin dapat mengalahkan Red Bull Racing dalam perebutan gelar juara dunia.

Ferrari mengalami kegagalan telak dalam persaingan memperebutkan gelar di musim 2022. Tim berlambang kuda jingkrak itu harus menelan pil pahit usai tampil buruk.

Bagaimana tidak, sepanjang berjalannya musim, Ferrari hanya mampu meraih posisi pertama sebanyak empat kali, dengan rincian tiga kali oleh Charles Leclerc (GP Bahrain, GP Australia, dan GP Austria) dan satu kali oleh Carlos Sainz(GP Inggris).

Hasil ini berbeda 180 derajat bulan dibandingkan dengan Red Bull Racing. Tim yang bermarkas di Milton Keynes, Inggris Raya ini mampuengoleksi 17 kemenangan (15 kemenangan diraih Max Verstappen dan 2 kemenangan di rebut Sergio Perez).

Namun hasil ini tidak membuat Sainz putus harapan. Rekan satu tim Charles Leclerc ini percaya Ferrari memiliki kesempatan untuk bangkit dari keterpurukan.

“Saya merasa kita memiliki kesempatan. Maksud saya, Red Bull Racing memang dominan, tetapi mereka bisa dominan tanpa bisa unggul dalam hal kecepatan,” tutur Sainz.

“Saya menilai kita tidak sepenuhnya tertinggal jauh di belakang dalam konteks pengembangan dan performa mobil. Jika kamu memikirkan mengenai hal ini, saya bisa meraih pole position di GP Austin, kita mampu meraih posisi pertama dan kedua di kualifikasi. Ini artinya mobil kami tidak tertinggal jauh dari Red Bull Racing,” lanjutnya.

Sainz menambahkan, agar bisa mencegah Red Bull Racingmengulang kesuksesan, setidaknya Ferrari harus fokus dalam dua hal. Pertama mempelajari lebih dalam komponen ban musim 2023 dan kedua mencari jalan keluar agar dapat melaju lebih cepat saat sesi balapan.

“Apa yang harus kita fokuskan adalah mencoba mengerti mengenai ban yang digunakan musim 2023 dan melihat bagaimana kita bisa lebih cepat saat balapan. Karena sangat jelas Red Bull Racing lebih cepat di balapan di bandingkan kita,” kata Sainz.

“Untuk strategi, eksekusi ketika balapan, dan pengaturan ban merupakan. Langkah lain yang harus diambil, yang sudah kamu pelajari. Namun dalam hal performa, kita tidak terlalu jauh,” sambungnya.

Tidak hanya dua faktor itu saja, Sainz turut menyinggung hal lain yang perlu diperhatikan Ferrari. Menurut pembalap berumur 28 tahun ini, tim asal Maranello, Italia tersebut harus menambahkan tenaga dan downforce lebih banyak di mobil versi 2023 nanti.

“Kita hanya perlu menambahkan sedikit tenaga dan downforce di mobil dan kita bisa berada di level yang sama atau lebih cepat. Jadi saya harap kita bisa melakukan hal ini,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News F1

Berita Terkait

Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Angkat Bicara soal Wasit Argentina pada Laga Melawan Maroko
Penunjukan wasit asal Argentina untuk laga Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 menuai sorotan. Didier Deschamps memilih fokus membawa Les Bleus lolos ke semifinal.
Johan Kristiandi - Kamis, 09 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Angkat Bicara soal Wasit Argentina pada Laga Melawan Maroko
Piala Dunia
Half-Time Show Perdana di Final Piala Dunia Hadirkan Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan BTS
Panggung penutupan Piala Dunia 2026 dipastikan semakin megah. Justin Bieber resmi bergabung dalam jajaran bintang dunia yang akan tampil final di New York, pada 20 Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Half-Time Show Perdana di Final Piala Dunia Hadirkan Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan BTS
Piala Dunia
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, meminta anak asuhnya tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang saat menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Italia
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Ruben Amorim resmi diperkenalkan sebagai pelatih AC Milan kepada publik. Pelatih asal Portugal itu bertekad membawa Rossoneri kembali bersaing di level tertinggi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Liga Indonesia
Serius Tatap Super League 2026/27, Persija Datangkan Eks Kapten Timnas Bosnia & Herzegovina
Kehadiran Kerim Memija makin memperkuat skuad Persija Jakarta jelang Super League 2026/27. Siapa pemain selanjutnya yang akan dipinang?
BolaSkor - Kamis, 09 Juli 2026
Serius Tatap Super League 2026/27, Persija Datangkan Eks Kapten Timnas Bosnia & Herzegovina
Piala Dunia
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
FIFA resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise saat Prancis mengalahkan Paraguay.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
Inggris
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Geovany Quenda mengincar trofi setelah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Chelsea.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Piala Dunia
Rafael Marquez Pimpin Era Baru Timnas Meksiko Menuju Piala Dunia 2030
Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) resmi menunjuk Rafael Marquez sebagai pelatih menggantikan Javier Aguirre yang mengakhiri masa tugasnya setelah Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Rafael Marquez Pimpin Era Baru Timnas Meksiko Menuju Piala Dunia 2030
Sports
Indonesia Ukir Sejarah Gelar FIP Bronze & FIP Promises 2026, Diikuti 31 Negara
FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 resmi dibuka di RANA Grounds Mampang. Turnamen pertama FIP di Jakarta diikuti lebih dari 31 negara dan menjadi tonggak perkembangan padel Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 09 Juli 2026
Indonesia Ukir Sejarah Gelar FIP Bronze & FIP Promises 2026, Diikuti 31 Negara
Piala Dunia
Spanyol Jadi Satu-satunya Tim yang Bisa Mengagalkan Prancis Juara Piala Dunia 2026
Arsene Wenger menyebut Spanyol sebagai satu-satunya tim yang mampu menghentikan langkah Prancis menuju gelar Piala Dunia 2026. Simak alasan Les Bleus tetap menjadi favorit juara.
Johan Kristiandi - Kamis, 09 Juli 2026
Spanyol Jadi Satu-satunya Tim yang Bisa Mengagalkan Prancis Juara Piala Dunia 2026
Bagikan