SBolaSkor.com – Penderitaan Manchester United seolah tak ada habisnya usai menelan kekalahan pahit 0-1 dari Manchester City, yang bermain dengan 10 pemain, di Old Trafford, Minggu (13/09) malam WIB.
Hasil memilukan dalam Derby Manchester ke-199 ini menyamai start terburuk Setan Merah di Premier League sejak musim 1992-1993, dengan hanya mengoleksi empat poin dari empat laga awal.
Baca Juga:
Impian jajaran direksi klub untuk mengembalikan kejayaan tim terasa semakin jauh, terutama setelah performa di lapangan sama sekali tidak mencerminkan kebangkitan yang dijanjikan.
Di luar lapangan, atmosfer makin memanas akibat aksi protes besar-besaran puluhan ribu suporter terhadap pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer.
Gejolak Suporter Warnai Penderitaan Setan Merah
Amarah pendukung dipicu oleh investigasi ketat terkait tiket yang berujung pada pemblokiran ratusan akun suporter setia, yang dinilai tidak adil oleh kelompok pendukung.
Kelompok suporter The Red Army sengaja membentangkan spanduk bernada kecaman di atas lorong pemain yang berbunyi, "Cara Anda memperlakukan kami adalah sebuah kejahatan."
"Jika pendukung lintas generasi kami tidak diberi suara nyata yang benar-benar didengar, sisa-sisa budaya suporter kami akan segera hilang selamanya," tegas kelompok The Red Army dalam pernyataan resminya.
Baca Juga:
Hasil Premier League: Manchester is Blue, Manchester United Tumbang Lawan 10 Pemain di Old Trafford
Perwakilan kelompok The 1958, Steve Compton, turut melontarkan kritik tajam terhadap manajemen klub dan kepemimpinan Ratcliffe yang dinilai merugikan fans lokal.
"Kami ingin Glazers keluar dan itu tidak akan pernah berubah."
Ratcliffe datang dan memberi kami sedikit harapan, tetapi idenya untuk mengembalikan Manchester ke dalam Man Utd sangat jauh dari kenyataan,
ujar Steve Compton.
"Klub telah membuat banyak pernyataan, tetapi satu hal yang belum mereka lakukan adalah meminta maaf kepada siapa pun."
"Kami menerima ratusan pesan langsung, ini telah memengaruhi kesehatan orang-orang," tambah Compton.
Carrick Memahami Rasa Frustrasi Fans

Michael Carrick (X/FabrizioRomano)
Michael Carrick, peramu taktik Man United, mengaku sangat memahami rasa frustrasi para pendukung dan berjanji akan berusaha keras memperbaiki situasi tim.
"Saya sangat menghargai para pendukung. Kami ingin mencoba segalanya untuk membuat mereka bahagia."
Baca Juga:
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Mereka (fans) adalah segalanya bagi klub sepak bola ini. Saya tidak pernah menganggap remeh mereka,
tutur Carrick.
"Saya merasakan apa yang mereka rasakan hari ini setelah kekalahan dalam pertandingan."
"Kami belum mendapatkan poin sebanyak yang kami inginkan saat ini, itu sudah pasti. Tidak ada yang bisa menghindar dari hal itu," pungkas Carrick.