BolaSkor.com - Kedatangan Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih Persija Jakarta menghadirkan harapan sekaligus ekspektasi tinggi dari The Jakmania.
Pengalaman dan pencapaian STY bersama tim yang pernah dilatihnya, mulai dari Seongnam Ilhwa Chunma (sekarang Seongnam FC-Red), Timnas Korea Selatan, dan Timnas Indonesia membuat pendukung Persija menaruh harapan besar.
Soal ekspektasi tinggi dari para suporter, STY mengatakan dirinya tidak bisa menjamin Persija akan selalu tampil bagus dan memenangkan pertandingan.
"Tapi saya berjanji fans tidak akan kecewa," kata STY, dikutip BolaSkor.com dari laman Persija.
Persija Akan Tampil dengan Mental Pejuang

Shin Tae-yong ingin membawa eks anak asuhnya di Timnas Indonesia ke Persija. (Media Persija)
Meski tidak menjanjikan kemenangan di setiap laga, ada satu hal yang dijamin oleh STY akan selalu terlihat di Persija pada musim depan.
Baca Juga:
Cara STY Hadapi Tekanan dan Kritik sebagai Pelatih Persija Jakarta
Bersiap Menyambut Musim Baru, Persija Jakarta TC Pertengahan Juli di Luar Negeri
Persija Perpanjang Kontrak Gelandang Timnas Indonesia hingga 2029
Yang bisa dijanjikan oleh pelatih asal Korea Selatan itu ialah Persija akan selalu tampil spartan dan menunjukkan mental pejuang di atas lapangan.
"Menang atau kalah itu biasa, tapi kami akan bertanding dengan mentalitas pejuang dan daya juang tinggi. Tolong percaya pada pemain kami dan terus dukung kami," ujar STY.
STY Tak Anti-Kritik
STY juga memastikan dirinya siap untuk dievaluasi dan mendapatkan masukan saat hasil yang didapatkan Persija tidak sesuai harapan.
Pelatih 52 tahun itu menyatakan dirinya tidak anti terhadap kritik. Kritik itu justru akan dijadikan STY sebagai bahan evaluasinya.
"Pertama-tama kita tidak bisa selalu mendengar hal yang baik saja. Fans mungkin memuji saya, tapi kalau kami kalah, mereka bisa saja memaki. Tapi saya punya mental untuk menerima hal itu dengan tenang."
"Jika saya berpikir ‘Ah, para fans bicara begitu karena ada masalah pada diri saya’, maka daripada merasa stres, saya mengubah pikiran saya menjadi ajang evaluasi diri. Ternyata itu lebih baik," tutur STY.