Teco: Ada Peran Suporter di Balik Fenomena Pergantian Pelatih Liga 1

Belum setengah musim kompetisi Liga 1 2019 digelar, namun setengah dari 18 kontestan Liga 1 2019 sudah mengganti pelatihnya
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Jumat, 16 Agustus 2019
Teco: Ada Peran Suporter di Balik Fenomena Pergantian Pelatih Liga 1
Stefano Cugurra Teco (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Belum setengah musim kompetisi Liga 1 2019 digelar, namun setengah dari 18 kontestan Liga 1 2019 sudah mengganti pelatihnya. Sampai dengan saat ini, total sudah ada sembilan arsitek yang terpaksa mengakhiri kontraknya lebih cepat.

Kebanyakan para pelatih tersebut dipecat lantaran dicap gagal mengangkat performa tim. Padahal, kompetisi baru memasuki pekan ke-14 dan perjalanan masih sangat panjang.

Sembilan pelatih yang diberhentikan klubnya adalah Djadjang Nurdjaman oleh Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera (Bhayangkara FC), Luciano Leandro (Persipura Jayapura), Jafri Sastra (PSIS Semarang), Aji Santoso (Persela Lamongan), Jacksen Tiago (Barito Putera), Jan Saragih (Perseru Badak Lampung FC), Ivan Kolev (Persija Jakarta), dan Syafrianto Rusli (Semen Padang).

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco angkat bicara melihat fenomena tersebut. Ia mengkritik langkah manajemen peserta Liga 1 2019 yang terkesan terlalu dini dalam bergonta-ganti pelatih.

Baca Juga:

Kemenangan Sarat Makna Arema FC atas Persebaya

Arema FC 4-0 Persebaya Surabaya: Kemenangan Meyakinkan Singo Edan

Pelatih asal Brasil itu juga merasa manajemen terlalu mendengar aspirasi dari suporter dibanding membenahi tim. Mantan pelatih Persija Jakarta ini jelas punya alasan kuat untuk bilang seperti itu.

Saat masih menangani Macan Kemayoran pada periode 2017-2018, pria berusia 45 tahun ini pernah diminta suporter untuk mundur setelah serangkaian hasil buruk yang diraih oleh Persija Jakarta.

Namun kala itu, manajemen Persija tidak ambil pusing dengan suara suporter dan tetap memberikan kepercayaan. Teco akhirnya mampu memberikan tiga piala pada musim terakhirnya bersama tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut.

"Kadang-kadang. Ada yang tekanan dari suporter tim. Lalu, orang yang pertama terkena imbasnya adalah pelatih kepala. Saya pikir ini tidak bagus buat sepak bola. Kadang-kadang, bukan pelatih kepala yang kurang dalam tim. Kadang-kadang mereka (manajemen) ganti pelatih untuk sekadar formalitas saja. Cuma untuk ganti pelatih, tim tidak diperbaiki. Tim tidak lebih bagus," ujar Teco, Kamis (15/8).

"Tapi saya pikir, mungkin dari tekanan suporter kepada manajemen menyebabkan banyaknya pergantian pelatih di Liga 1 2019 saat ini," kata Teco.

Baca Juga:

Julio Banuelos Tegaskan Kondisi Ruang Ganti Persija Sangat Kondusif

Ramadani Lestaluhu Buka Suara Soal Perselisihan Bruno Matos dengan Julio Banuelos

Mantan pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman yang baru saja dipecet oleh timnya melempar usul untuk membentuk Asosiasi Pelatih Profesional Indonesia. Menurutnya badan itu dapat menjadi wadah perlindungan dan pengaduan pelatih yang dirugikan mantan timnya.

Teco pun sepakat dengan saran Djadjang. Mengingat di negara asalnya, asosiasi untuk pelatih telah berdiri. "Saya pikir ini bagus. Di negara saya, Brasil, ada asosiasi seperti ini. Buat bantu pelatih. Saya pikir rencana bagus untuk Indonesia," imbuh Teco.

Liga 1 Liga 1 2019 Persija jakarta Bali United Bhayangkara FC Stefano Cugurra Teco Djajang Nurjaman

Berita Terkait

Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Liga Indonesia
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
The Jakmania mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 dan kekerasan pada Jakmania Cikampek, serta dukung penuh pengusutan tuntas kepolisian.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
Liga Indonesia
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Rombongan EPA Persib diserang di Rest Area Batang KM 360. Bus rusak, koper dijarah, dan Media Officer Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik. Polisi turun tangan!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Liga Indonesia
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Persija Jakarta mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Manajemen dukung penuh proses hukum dan tegaskan rivalitas ada di lapangan.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Klasemen
Klasemen Super League 2026/2027 hingga Pekan 4: Persija di Puncak, Persib di Mana?
Meta Description: Klasemen Super League 2026/2027 pekan ke-4: Persija Jakarta merebut puncak klasemen dengan 12 poin setelah menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Klasemen Super League 2026/2027 hingga Pekan 4: Persija di Puncak, Persib di Mana?
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Buka Suara soal Shayne Pattynama Tak Masuk Skuad Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan Shayne Pattynama tidak dibawa Persija Jakarta saat menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Shin Tae-yong Buka Suara soal Shayne Pattynama Tak Masuk Skuad Persija
Bagikan