BolaSkor.com – Kekalahan mengejutkan 3-4 yang ditelan Inter Milan saat menjamu Club Brugge, Rabu (14/10), pada laga lanjutan fase liga Liga Champions makin memperpanjang rekor buruk mereka di kancah Eropa.
Hasil minus ini menghadirkan statistik yang kian meresahkan bagi sang raksasa Italia.
Baca Juga:
Pesan Tegas Pelatih Inter Milan: Uang Tak Bisa Memberikan Anda Trofi Liga Champions
Hasil di Giuseppe Meazza tersebut menjadi kekalahan keempat secara beruntun bagi Nerazzurri di Liga Champions, jika dihitung sejak kekalahan dua leg dari Bodo/Glimt pada musim lalu.
Secara keseluruhan, Inter tercatat menelan tujuh kekalahan dari delapan pertandingan terakhir mereka di ajang ini.
Tren Buruk Nerazzurri
Menanggapi rentetan hasil negatif Inter, sang pelatih Cristian Chivu memilih pasang badan atas performa timnya.
"Kami sangat menyadari apa yang tidak berjalan baik di Liga Champions dan akan berusaha mengubah persiapan mental kami," papar Chivu.
"Saya harus menjadi orang pertama yang bertanggung jawab, karena mungkin saya tidak dapat menemukan keseimbangan yang tepat untuk menghadapi jenis pertandingan tertentu."
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Manchester United dan Inter Terkapar, Barcelona dan Arsenal Menang Telak
Meskipun peluang lolos kian menantang setelah selalu kalah di dua laga awal, Chivu meminta para pemainnya untuk tidak kehilangan rasa percaya diri.
"Kami juga harus tetap menjaga keyakinan, karena masih ada enam pertandingan tersisa."
"Memang benar dua kekalahan ini merusak ekspektasi kami di Liga Champions, terutama dengan cara kami mengakhiri musim lalu di kompetisi ini," lanjutnya.
Beda Serie A dan Liga Champions

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu (football-italia)
Masalah utama Nerazzurri bukanlah dalam hal mencetak gol, melainkan kerapuhan lini pertahanan yang telah kebobolan 14 gol dari delapan laga musim ini di Serie A dan Liga Champions.
Chivu menyoroti perbedaan intensitas di kancah domestik dan Eropa yang kerap membuat timnya hilang kendali.
"Ada intensitas dan kualitas yang berbeda di Liga Champions dibandingkan dengan Serie A, tetapi kami harus lebih seimbang, karena Liga Champions sepenuhnya ditentukan oleh detail-detail kecil," imbuh Chivu.
Baca Juga:
Klasemen Terbaru Serie A: AC Milan dan Juventus di Luar Empat Besar, Lazio Tempel Ketat Inter Milan
"Anda membutuhkan kesabaran dan kami tidak boleh membuang seluruh kepercayaan pada diri sendiri, namun pada momen-momen tertentu kami harus mengambil napas dan kembali ke bentuk permainan," jelas juru taktik asal Rumania tersebut.
Chivu pun secara terbuka mengakui, bahwa statistik kekalahan yang menimpa timnya saat ini memang sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar Inter Milan.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa ini tidak meresahkan, jelas ada hal-hal yang perlu kami evaluasi ulang," tambah Chivu.
"Sangat sulit untuk mengembalikan posisi ke jalur yang benar di Liga Champions karena kualitas lawan, namun kami harus fokus pada keseimbangan kami, duel, bola kedua, serta menjaga bentuk permainan," urainya.