IBL 2024

Sritex Arena Dibuat Tegang, Efri Meldi Ungkap Kesulitan Kesatria Bengawan Solo

Kesatria Bengawan Solo bisa meraih kemenangan kedua.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Minggu, 28 Januari 2024
Sritex Arena Dibuat Tegang, Efri Meldi Ungkap Kesulitan Kesatria Bengawan Solo
Pebasket Kesatria Bengawan Solo, Taylor Johns, saat dikawal pebasket Satya Wacana Salatiga dalam lanjutan IBL 2024 di Sritex Arena Solo, Minggu (28/1) sore. (Media Kesatria Bengawan Solo)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sesuai prediksi Kesatria Bengawan Solo bisa meraih kemenangan kedua di Indonesia Basketball League (IBL) 2024 dengan menggulung Satya Wacana Salatiga. Namun, kemenangan 64-55 harus membuat seisi Sritex Arena Solo tegang pada Minggu (28/1) sore.

Satya Wacana sudah membaca peran besar Kentrell Debarus Barkley untuk Kesatria. Makanya, sejak kuarter pertama Barkley tak dibiarkan mendapat pasokan bola dengan mudah.

Penjagaan super ketat untuk Barkley membuat perolehan poin Kesatria seret dalam dua kuarter. Barkley hanya mencetak 8 poin untuk membantu timnya unggul tipis 31-30 pada kuarter kedua.

Untung saja Satya Wacana kehabisan bensin dalam dua kuarter akhir, terutama kuarter empat. Barkley kemudian melesat dengan mencetak 18 poin dan 14 rebound dalam 40 menit penampilan alias tak pernah diganti.

Baca Juga:

Barkley Tak Terbendung, Kesatria Bengawan Solo Beri Sinyal Perlawanan di IBL

Dewa United Arena Debut, Kandang Tim IBL dengan Fasilitas Paripurna

Kontribusi keren juga ditunjukkan Taylor Johns yang bermain 38 menit 4 detik. Johns mencatatkan 17 poin dan 17 rebound. Sementara Kevin Moses dan Nuke Tri Saputra sama-sama mencatatkan dua lemparan tiga poin.

Kemenangan 64-55 atas Satya Wacana membuat Kesatria Bengawan Solo mengoleksi lima poin dari tiga penampilan. Kemenangan sebelumnya dicatatkan atas Rajawali Medan dengan skor 78-45.

Pelatih Kesatria Bengawan Solo, Efri Meldy, sudah menduga laga akan berjalan ketat. Satya Wacana merupakan tim dengan skuat muda yang tak bisa dipandang remeh di IBL 2024.

"Saya sudah bilang ke pemain, mengingatkan pemain, Satya Wacana ini tim muda, mereka punya kerja keras yang bagus. Anak-anaknya agresif semua. Memang kami tadi agak struggle-nya untuk mencari zone defense mereka," kata Efri Meldi.

"Saya lebih ingatkan ke anak-anak mainnya lebih tenang, lebih sabar, terutama di offense. Memang di quarter keempat saya ubah defense-nya, saya balik ke man to man, karakter defense anak-anak seperti kemarin balik lagi. Kami bisa ambil momentum dan kunci 10 poin," imbuh Efri Meldi.

Salah satu hal yang jadi masalah adalah lemparan tiga angka. Ada banyak usaha serangan yang diakhiri lemparan tiga angka dan tak berbuah poin. Nuke Tri mencatatkan 8 lemparan dan hanya masuk dua bola saja.

"Di pertandingan ini masalah kita di lemparan tiga angka. Dari 33 kali lemparan hanya tujuh yang masuk, persentase cuma 21 persen. Ini menjadi pekerjaan rumah kita," ungkap Efri Meldi.

Terpisah, pelatih Satya Wacana, Jerry Lolowang, memuji perjuangan timnya. Ia mengakui adanya penurunan kondisi fisik pada kuarter terakhir yang membuat disiplin defense menurun.

Situasi itu terjadi karena Satya Wacana baru tiba di Kota Solo pada Minggu dini hari. Pada Sabtu (27/1), Satya Wacana harus meladeni permainan ketat Pelita Jaya di Semarang. Pada laga ini, Satya Wacana menyerah 63-82.

"Itu bukan sebuah alasan, tapi kami tidak bisa memungkiri bahwa kondisi itu membuat semuanya tidak bisa maksimal secara fisik. Akan sangat susah karena perjalanan, dua game berdekatan dan game lawan PJ juga sengit," ungkap Jerry Lolowang.

Setelah ini, Kesatria Bengawan Solo akan berlaga di Sritex Arena lagi dengan meladeni RANS Simba Bogor. Laga ini akan berlangsung pada 4 Februari 2024 mendatang. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)

Kesatria Bengawan Solo IBL Breaking News
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.372

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Gagal Bungkam Mesir
Belgia gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026. Mesir sempat unggul lewat Emam Ashour sebelum gol bunuh diri Mohamed Hany membuat skor berakhir 1-1.
Johan Kristiandi - Selasa, 16 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Gagal Bungkam Mesir
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Spanyol secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan, Cape Verde, pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 16 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Tunisia memecat pelatih Sabri Lamouchi setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Timnas
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menpora.
Tengku Sufiyanto - Senin, 15 Juni 2026
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Jordan Henderson menilai Jude Bellingham memiliki kemampuan untuk memberikan perbedaan besar di momen-momen penting.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Timnas Iran ngin menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan dunia dan menyatukan manusia.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Punya Rapor Buruk, Spanyol Tetap Favorit Juara
Meski sedang berada dalam tren positif, perjalanan timnas Spanyol di Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir tidak selalu berjalan mulus.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Punya Rapor Buruk, Spanyol Tetap Favorit Juara
Sosok
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Alih-alih berlari merayakan gol dengan penuh euforia seperti kebanyakan pemain muda, Ayari justru mengangkat kedua tangannya ke atas lalu melakukan sujud syukur.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Piala Dunia
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Timnas Jerman mencatatkan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Menurut Ronald Koeman, Belanda seharusnya bisa meraih kemenangan atas Jepang karena mereka lebih menguasai permainan.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Bagikan