Sport Science Menjadi Kunci Sukses Atlet Jatim di Asian Games 2018

Ada sembilan atlet Jawa Timur yang berpartisipasi sumbang medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2018.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 28 Agustus 2018
Sport Science Menjadi Kunci Sukses Atlet Jatim di Asian Games 2018
Pesilat Indonesia Sarah Tria Monita (biru) dalam laga final kelas C (55 kg – 60 kg) lawan pesilat asal Laos Nong Oy Vongphakdy. (ANTARA FOTO/INASGOC)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Atlet asal Jawa Timur (Jatim) memiliki peran penting kepada kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Hingga Senin (27/8) malam, atlet Jatim menyumbang sembilan emas dari total 22 medali emas yang diperoleh Indonesia.

Dari kesembilan medali itu, lima di antaranya didapat dari nomor perorangan, yakni Eko Yuli Irawan (angkat besi), Jafro Megawanto (paralayang), Aji Bangkit Pamungkas (pencak silat), Sarah Tria Monita (pencak silat), dan Rifki Ardiansyah ArRosyid (karate)

Sementara empat medali emas lainnya diperoleh Jafro Megawanto, Joni Efendi, dan Roni Pratama (beregu putra paralayang), Ihram dan Isadi Ardi (dragon boat), Rindi Supriyanto dan Abudzar Yulianto (sport climbing), serta Aldila Sutjiadi (tenis lapangan).

Atlet-atlet Jatim berpeluang menyumbangkan emas lebih banyak untuk kontingen Indonesia. Pasalnya, masih banyak nomor yang belum dipertandingkan di Asian Games 2018.

Menurut Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung, kesuksesan atlet Jatim di Asian Games tak lepas dari dukungan sport science yang selama ini diterapkan di provinsi ujung timur Pulau Jawa itu.

Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung bersama pesilat andalan Indonesia Sarah Tria Monita. (BolaSkor.com/Keenan Wahab)

“Dengan hasil ini memperlihatkan bahwa kami sudah on the track dengan sport science. Jadi, apa yang kami kalkulasi itu terjadi di Asian Games,” ucap mantan atlet aeromodeling tersebut.

Erlangga menambahkan, sport science memiliki peranan penting bagi perkembangan atlet Jatim. Dengan adanya sport science, lanjut Erlangga, para pelatih dan atlet mampu menilai kekuatan dirinya.

“Adanya sport science ini bisa kelihatan kualitas asli dari seorang atlet. Jadi sangat minim kecurangan,” imbuh Erlangga.

Selain didukung oleh sport science, atlet-atlet Jatim juga dikenal pantang menyerah. Sesuai dengan karakter Jatim yang pantang mundur meski melawan musuh terkuat sekalipun. Karakter ini juga muncul di arena Asian Games 2018.

“Atlet Jatim punya fighting spirit yang baik, dan punya kondisi fisik yang sudah baik dari hasil pembinaan berbasis sport science. Saya yakin hingga saat ini Jatim masih yang terbaik dalam penerapan sport science,” tutup Erlangga. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)

Baca berita selengkapnya soal sisi menarik Asian Games 2018 lainnya di Side.id

Asian games 2018 Breaking News
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior journalist who has specialized in Indonesian football issues for the past 10 years. Before focusing on sports, the author was also involved in covering political and economic issues. They have covered numerous national and international events, including the 2023 U-17 World Cup, the 2018 Asian Games, and various SEA Games tournaments. Additionally, the author was previously active in the PSSI Pers organization.
Posts

17.883

Berita Terkait

Berita
ASICS Turun Gunung ke Sepak Bola Indonesia, Gandeng Ridho hingga Nova Arianto
ASICS meluncurkan sepatu sepak bola yang menandai momen kembalinya mereka ke industri si kulit bundar di tanah air.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
ASICS Turun Gunung ke Sepak Bola Indonesia, Gandeng Ridho hingga Nova Arianto
Italia
Akhirnya Uang yang Berbicara, Mike Maignan Punya Kabar Baik untuk AC Milan
AC Milan akhirnya menaikkan tawaran kontrak untuk Mike Maignan. Negosiasi yang sempat alot kini mendekati kata sepakat. Kabar baik untuk Rossoneri!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Akhirnya Uang yang Berbicara, Mike Maignan Punya Kabar Baik untuk AC Milan
Liga Indonesia
Resmi, Persija Datangkan Fajar Fathurrahman Bek Berlabel Timnas Indonesia
Persija mendatangkan Fajar Fathurrahman yang sebelumnya membela Borneo FC. Fajar dikontrak selama 3,5 musim.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
Resmi, Persija Datangkan Fajar Fathurrahman Bek Berlabel Timnas Indonesia
Liga Champions
Toni Kroos Klaim Barcelona Tidak Akan Juara Liga Champions
Toni Kroos meragukan peluang Barcelona menjuarai Liga Champions musim ini. Meski tampil dominan di Spanyol, Blaugrana dinilai bakal kesulitan di Eropa.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Toni Kroos Klaim Barcelona Tidak Akan Juara Liga Champions
Timnas
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam
Hasil undian ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, Brunei/Timor Leste
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil Como vs AC Milan: Perbedaan Peluang Menang Sangat Tipis
Superkomputer Opta memprediksi hasil Como vs AC Milan di Serie A 2025/2026. Peluang menang kedua tim nyaris seimbang, siapa bakal keluar sebagai pemenang?
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Como vs AC Milan: Perbedaan Peluang Menang Sangat Tipis
Timnas
John Herdman Teringat Newcastle saat Melihat Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengatakan gairah sepak bola di Indonesia mirip dengan Newcastle.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
John Herdman Teringat Newcastle saat Melihat Timnas Indonesia
Timnas
Nasib Program Naturalisasi di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Demi membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia, John Herdman membuka peluang menambah pemain naturalisasi baru. Pelatih asal Inggris itu siap berburu pemain terbaik hingga Eropa. Simak rencana besarnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Program Naturalisasi di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Timnas
Dua Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap, Berasal dari Eropa dan CONMEBOL
Bulgaria dan Peru dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Satu tim lainnya yang sudah mengonfirmasi adalah Saint Kitts and Nevis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
Dua Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap, Berasal dari Eropa dan CONMEBOL
Timnas
Pastikan Tidak Ada Matahari Kembar di Timnas Indonesia, John Herdman Tegaskan Pegang Kendali Penuh
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan kendali penuh atas pemilihan pemain dan strategi Skuad Garuda. Meski demikian, ia tetap membuka ruang masukan dari banyak pihak. Simak pernyataan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Pastikan Tidak Ada Matahari Kembar di Timnas Indonesia, John Herdman Tegaskan Pegang Kendali Penuh
Bagikan