Spaletti Kecewa Roma Kalah Telak Dari Porto

Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti, mengaku terpukul dengan kegagalan AS Roma di leg kedua babak play-off Liga Champions 2016-2017, Selasa (23/08/16) malam waktu setempat. Yang lebih menyakitkan baginya adalah kekalahan telak Serigala Roma di kandang sendiri, Stadio Olimpico, dari FC Porto dengan skor 3-0.
satriasatria - Rabu, 24 Agustus 2016
Spaletti Kecewa Roma Kalah Telak Dari Porto
©zimbio.com
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Spaletti Kecewa Roma Kalah Telak Dari Porto- Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti, mengaku terpukul dengan kegagalan AS Roma di leg kedua babak play-off Liga Champions 2016-2017, Selasa (23/08/16) malam waktu setempat. Yang lebih menyakitkan baginya adalah kekalahan telak Serigala Roma di kandang sendiri, Stadio Olimpico, dari FC Porto dengan skor 3-0.

Laga baru berjalan delapan menit, Roma sudah kebobolan melalui gol bek tengah Porto, Luis Felipe. Skuat arahan Luciano Spalletti mencoba mengejar ketinggalan.

Namun, upaya tersebut amat berat lantaran Daniele De Rossi terkena kartu merah pada menit ke-39. Celakanya lagi, gelandang Roma Emerson Palmeiras juga diusir wasit pada menit ke-50 karena pelanggaran keras terhadap pemain Porto.

Kekuatan sangat tak seimbang karena Roma hanya bermain dengan sembilan pemain. Alhasil, Porto mampu menggelontorkan dua gol lagi melalui kontribusi Miguel Layun di menit ke-73 dan Jesus Corona (75).

Spalletti menerangkan, seolah tak ada peringatan bagi timnya kalah secara menyakitkan dengan hanya diperkuat sembilan pemain sejak menit ke-50. "Ini hal baru bagi saya, kali pertama mendapat dua kartu merah yang diberikan kepada pemain berkualitas," ujarnya seperti dikutip dari Football Italia.

"Sangat tidak mungkin di leg kedua play-off bermain dengan 10 orang setelah 40 menit."

Spalleti juga menyayangkan banyak sekali kesalahan-kesalahan yang diperlihatkan para pemainnya.

"Kami sering kehilangan bola dan membuat kesalahan-kesalahan mendasar dan membuat Porto merasa nyaman memainkan pertandingan mereka," terang pelatih berkepala plontos itu.

"Kami merasa kesal karena tak mampu memainkan bola dengan baik, kemudian setelah kebobolan dan kartu merah, kami roboh."

Menurutnya, kegagalan tersebut akan memengaruhi penampilan AS Roma musim ini dan harus menghadapi kenyataan itu.

Spalletti juga memainkan komposisi pemain yang tak biasanya pada laga itu. Gelandang bertahan Roma, Daniele De Rossi, dimainkan sebagai bek tengah. Ia pun mencoba mengungkapkan alasannya.

"Banyak pemain kami yang cedera sebelum pertandingan dan saya memilih De Rossi sebagai bek tengah karena ia bisa menguasai bola dengan baik dan memiliki kualitas tampil di posisi itu," jelas Spalletti.

"Mungkin akan jadi peran yang bagus baginya ke depan dengan cara ia menerjemahkan posisi gelandang."

Perjuangan Roma ke Liga Champions dipastikan kandas setelah kalah dengan agregat gol 1-4 dari Porto. Pada leg pertama, Serigala Roma sempat menahan imbang tuan rumah Porto.

Sumber : CNN
Luciano Spaletti AS Roma FC Porto Liga Champions
Ditulis Oleh

satria

Talk Less, Do More #LetsMove
Posts

1.688

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan