Sosok Mendiang Bos Leicester di Mata Sven-Goran Eriksson

Sven-Goran Eriksson bercerita soal sosok bos Leicester City.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 29 Oktober 2018
Sosok Mendiang Bos Leicester di Mata Sven-Goran Eriksson
Sven-Goran Eriksson pernah melatih Leicester City (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kabar duka tengah menyelimuti sepak bola Inggris. Pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, dikonfirmasi pihak klub meninggal dunia menyusul insiden jatuhnya helikopter di area parkir King Power Stadium.

Helikopter jatuh pasca lepas landas setelah laga pekan 10 Premier League antara Leicester City kontra West Ham United berakhir (imbang 1-1). Vichai meninggal dunia beserta empat orang lainnya yang ada di dalam helikopter Augusta Westland AW-169 miliknya.

Seluruh penggawa Leicester, figur-figur sepak bola, dan klub-klub sepak bola Eropa turut memberikan ucapan belasungkawa yang membanjiri linimasa media sosial. Vichai, 60 tahun, bukan sekedar 'orang biasa' bagi Leicester.

Pria yang terkenal dermawan itu membesarkan Leicester dengan keseriusan tinggi dan visi menjadikan klub sebagai tim papan atas Premier League. Vichai membeli saham besar Leicester pada 2010 dan di musim 2015-16 menjadi klimaks dari kerja kerasnya: The Foxes juara Premier League.

Sven-Goran Eriksson, pelatih yang baru ditunjuk melatih timnas Filipina, salah satu sosok yang mengenal Vichai. Eriksson pernah melatih Leicester di musim 2010-11. Kendati dipecat Vichai, ia tidak mendendam karena performa Leicester di bawah asuhannya memang buruk.

"Ketika saya datang ke klub dia (Vichai) berkata dia ingin menjadikannya (Leicester) sebagai klub besar Premier League, tidak ada rahasia tentangnya. Dia memecat saya, tapi saya pikir dia telah melakukannya dengan baik, karena saya membeli pemain-pemain yang salah," tutur Eriksson di Dailymail.

Lebih lanjut menurut pelatih asal Swedia itu, Vichai adalah sosok yang sangat memerhatikan Leicester dan selalu datang di stadion menyaksikan tim bertanding. Andil pria kelahiran Bangkok, 4 April 1958 sangatlah besar dalam membesarkan Leicester.

"Kabar yang mengerikan. Saya mengenal keseluruhan keluarga dan juga ayahnya. Apa yang dilakukannya di Leicester sangatlah hebat. Dia menjadikan klub dari divisi kedua memenangi divisi pertama, dan menjadi klub besar Premier League hari ini, fantastis," papar Eriksson.

"Dia selalu ada di sana dengan keluarganya. Saya pikir dia selalu melihat pertandingan saya ketika saya melatih di sana, dan dia berperan seperti halnya keseluruhan keluarga, mereka ada di sesi latihan, berbicara kepada manajer, keluarga, mereka fantastis bagi klub."

Selamat jalan, Vichai Srivaddhanaprabha, jasa-jasa Anda tidak akan pernah dilupakan dalam membesarkan Leicester City dan menciptakan sejarah di Premier League.

Breaking News Vichai Srivaddhanaprabha Leicester City Premier League
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.379

Berita Terkait

Italia
Di Tengah Proses Perpanjangan Kontrak, AC Milan Tidak Tutup Kemungkinan Jual Rafael Leao
AC Milan saat ini sedang dalam proses pembicaraan intensif dengan Rafael Leao terkait kontrak baru.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Di Tengah Proses Perpanjangan Kontrak, AC Milan Tidak Tutup Kemungkinan Jual Rafael Leao
Lainnya
Gelar Turnamen Padel, IIMS Ingin Jangkau Pasar Baru
IIMS 2026 menghadirkan sesuatu yang berbeda. Selain pameran otomotif, digelar juga turnamen padel hingga golf.
Rizqi Ariandi - Jumat, 06 Februari 2026
Gelar Turnamen Padel, IIMS Ingin Jangkau Pasar Baru
Lainnya
IIMS 2026 Gelar Turnamen Padel, Berhadiah Motor hingga Mobil
IIMS 2026 melakukan gebrakan besar. Tak hanya hadir sebagai pameran otomotif, tetapi juga membesarkan sportainment dengan menggelar turnamen padel hingga golf.
Rizqi Ariandi - Jumat, 06 Februari 2026
IIMS 2026 Gelar Turnamen Padel, Berhadiah Motor hingga Mobil
Inggris
Michael Carrick Hapus Aturan Latihan Ketat di Era Erik ten Hag dan Ruben Amorim
Michael Carrick telah membuat perubahan signifikan pada jadwal dan metode latihan Manchester United setelah mengambil alih posisi Ruben Amorim.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Michael Carrick Hapus Aturan Latihan Ketat di Era Erik ten Hag dan Ruben Amorim
Lainnya
Coach Justin Salut Hector Souto Berhasil Angkat Level Timnas Futsal
Pelatih asal Spanyol, Hector Souto, tengah menjadi buah bibir setelah sukses mengantarkan Indonesia ke final Piala Asia Futsal untuk pertama kali dalam sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 06 Februari 2026
Coach Justin Salut Hector Souto Berhasil Angkat Level Timnas Futsal
Inggris
Sengketa Rio Ngumoha, Pengadilan Putuskan Liverpool Harus Bayar Chelsea Rp64 Miliar
Liverpool harus membayar setidaknya 2,8 juta poundsterling kepada Chelsea untuk pemain sayap Rio Ngumoha.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Sengketa Rio Ngumoha, Pengadilan Putuskan Liverpool Harus Bayar Chelsea Rp64 Miliar
Liga Indonesia
Resmi Berseragam Banten Warriors, Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Ivar Jenner membeberkan alasannya memilih bergabung dengan Dewa United Banten FC.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 06 Februari 2026
Resmi Berseragam Banten Warriors, Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Lainnya
Kerendahan Hati Hector Souto Usai Bawa Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
Hector Souto tolak panggung utama keberhasilan Timnas Futsal hanya diberikan kepadanya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 06 Februari 2026
Kerendahan Hati Hector Souto Usai Bawa Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
Italia
Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus
Juventus tersingkir dari Coppa Italia setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Atalanta di perempat final.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus
Inggris
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz
Bos Liverpool Arne Slot memuji Florian Wirtz sebagai talenta istimewa setelah awal yang sulit.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz
Bagikan