Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Soal Penanganan Virus Corona, Fabio Cannavaro Minta Italia Belajar dari China

Cara China menangani virus corona bisa diikuti oleh Italia menurut Fabio Cannavaro.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 15 Maret 2020
Soal Penanganan Virus Corona, Fabio Cannavaro Minta Italia Belajar dari China
Fabio Cannavaro (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ikon sepak bola Italia, Fabio Cannavaro, turut memerhatikan perkembangan virus corona di kampung halamannya. Cannavaro prihatin dan berharap Italia dapat mengikuti China dengan cara mereka menangani corona.

Italia jadi negara Eropa terparah dengan kasus virus corona mencapai 21.157 kasus dan 1.441 orang meninggal dunia. Sementara di negeri tempat semuanya bermula, Wuhan, China, kondisinya mulai membaik.

Cannavaro yang menangani klub China, Guangzhou Evergrande, turut memberikan penjelasan mengenai bagaimana cara China menangani virus corona dari pengalaman pribadinya.

"Segera setelah saya tiba saya diharuskan melakukan pemeriksaan, menggunakan swab (dibersihkan). Bagi saya ini adalah yang ketiga kalinya dan kemudian suhu tubuh saya diperiksa," tutur Cannavaro kepada La Gazzetta dello Sport.

Baca Juga:

Virus Corona Menyerang, Masa Depan Sepak Bola Eropa Akan Ditentukan Empat Pihak

Terinfeksi Virus Corona, Mikel Arteta Masih Memikirkan Pekerjaan

Cegah Virus Corona, PSSI dan PT LIB Sepakat Liga 1 Tetap Libur dan Liga 2 Disetop Selama Dua Pekan

Fabio Cannavaro

"Kemudian saya harus menandatangani formulir di mana saya menyatakan posisi saya berada dalam beberapa bulan terakhir dan jika saya bertemu dengan orang yang terinfeksi."

"Pada saat itu, seperti semua orang yang memasuki negara dari negara-negara dengan virus, Anda dikarantina selama dua pekan. Jika Anda memiliki tempat tinggal, Anda tinggal di sana, jika tidak mereka menempatkan Anda di hotel yang dilengkapi untuk menjamin isolasi."

Dalam dua bulan terakhir China langsung menutup segala akses (lockdown) untuk memerangi Covid-19. Metode itu bekerja dengan baik.

"Ini adalah pesan positif untuk kita orang Italia dan untuk seluruh dunia. Penyakit ini dapat diberantas, tetapi kita membutuhkan pengorbanan dan pengaturan yang hebat," imbuh Cannavaro.

"Tidak mudah menghadapi monster seperti itu, karena tidak ada preseden. Dan rasa kebersamaan dan nilai dasar kehidupan telah menang. Dibayar mahal dengan pengorbanan, pelajarannya jelas bagi dunia."

"Di Italia kami memahami virus lebih baik daripada kebanyakan negara lain, kami berada di jalan yang benar. Perilaku mayoritas adalah positif, bahkan jika ada yang berjuang untuk memahami."

"Ayah saya, misalnya, tidak cenderung memahami bahwa ia harus mengubah kebiasaan hidup sehari-hari, demi dirinya dan demi keluarga. Dia ingin membeli rokok dari toko tembakau dan mengobrol dengan teman-teman di rumah. Saya membuatnya mengerti bahwa ia berisiko terinfeksi dan membawanya pulang ke ibu," terang pemain berusia 46 tahun itu.

Terakhir, mantan pemain Parma, Juventus, dan Real Madrid itu mengaku khawatir dengan penyebaran corona di Italia dan berharap Italia bisa belajar banyak dari China untuk mengatasinya.

"Ya, saya khawatir, karena kita belum mencapai puncaknya dan kita perlu melawan dan tetap fokus dalam segala hal. Saya memikirkan kesalahan yang dilakukan dalam seminggu terakhir, ketika ribuan orang dari Lombardy melarikan diri ke selatan," terang Cannavaro.

"Saya tidak ingin mengutuk siapa pun, saya mengerti mereka yang ingin kembali ke orang yang mereka cintai, tetapi itu adalah kesalahan besar."

“Sekarang kita perlu menunggu sepekan lagi untuk memahami berapa banyak orang yang telah terinfeksi dan untuk menahan saraf kita sampai puncak penyakit berlalu. Kesalahan yang sama terjadi di China, ketika kecepatan penyakit belum dipahami, solusinya adalah membuat orang keluar dari Wuhan.

“Namun kami belajar dari pengalaman itu di sini. Tapi saya bangga dengan sikap yang diperlihatkan Italia," pungkas Cannavaro.

Breaking News Italia China Virus Corona Fabio Cannavaro

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Igor Tolic Beberkan Alasan Persib Rekrut Gabriel Mutombo dan Luka Menalo
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic beberkan alasannya merekrut dua pemain asing baru yakni Gabriel Mutombo dan Luka Menalo.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Igor Tolic Beberkan Alasan Persib Rekrut Gabriel Mutombo dan Luka Menalo
Inggris
Andrey Santos Pilih Manchester United karena Trofi hingga Michael Carrick
Manchester United resmi merekrut Andrey Santos dari Chelsea dengan kontrak hingga 2031. Gelandang Brasil itu mengaku antusias bekerja sama dengan Michael Carrick dan siap membawa Setan Merah kembali bersaing meraih trofi.
Rizqi Ariandi - Senin, 13 Juli 2026
Andrey Santos Pilih Manchester United karena Trofi hingga Michael Carrick
Timnas
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Erick Thohir: Dia Tambahan Berharga bagi Timnas Indonesia
Mitchell Baker diproyeksikan akan masuk dalam skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 akhir Juli ini.
BolaSkor - Senin, 13 Juli 2026
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Erick Thohir: Dia Tambahan Berharga bagi Timnas Indonesia
Inggris
Here We Go, Manchester United Tebus Youri Tielemans dari Aston Villa
Manchester United dikabarkan merekrut Youri Tielemans dari Aston Villa setelah membatalkan transfer Ederson. Fabrizio Romano menyebut gelandang Belgia itu telah menyetujui proyek Setan Merah.
Rizqi Ariandi - Senin, 13 Juli 2026
Here We Go, Manchester United Tebus Youri Tielemans dari Aston Villa
Liga Indonesia
Tak Kunjung Latihan, Nasib Pemain Timnas Irak Frans Putros di Persib Masih Abu-abu
Igor Tolic menyatakan masa depan anak asuhnya Frans Putros masih abu-abu meski tugasnya bersama Timnas Irak di Piala Dunia 2026 sudah berakhir.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Tak Kunjung Latihan, Nasib Pemain Timnas Irak Frans Putros di Persib Masih Abu-abu
Piala Dunia
Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Dua wasit asal Inggris, Michael Oliver dan Anthony Taylor dipastikan tidak akan memimpin pertandingan final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Ragam
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Ada empat kemungkinan final Piala Dunia 2026 yang bisa tercipta. Menariknya, masing-masing skenario menyimpan cerita besar yang layak dinantikan.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Piala Dunia
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Mitchell Baker, mengungkap tim favoritnya di Piala Dunia 2026, yakni Argentina dan Prancis. Simak juga makanan favorit serta targetnya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 13 Juli 2026
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Timnas
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Tak Sabar Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Mitchell Baker resmi menjadi WNI dan siap bergabung dengan Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan proses naturalisasinya.
Rizqi Ariandi - Senin, 13 Juli 2026
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Tak Sabar Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Piala Dunia
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Berikut lima duel kunci Prancis melawan Spanyol pada pertandingan semfinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Bagikan