Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Soal Masa Depan, Kane Bisa Berkaca dari Pengalaman Owen dan Van Persie

Nasib masa depan Harry Kane di Tottenham Hotspur tidak pasti.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 01 Maret 2022
Soal Masa Depan, Kane Bisa Berkaca dari Pengalaman Owen dan Van Persie
Harry Kane (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim ini Tottenham Hotspur sukses mempertahankan penyerang andalan mereka Harry Kane. Tapi itu tidak mengartikan masa depan Kane sudah jelas dan ia akan bertahan dengan The Lilywhites.

Kane (28 tahun) dinilai sebagai salah satu penyerang top di Eropa. Dalam kondisi prima kapten timnas Inggris memiliki segalanya: penyelesaian akhir bagus, penempatan posisi bagus, kecerdasan membaca permainan, dan dapat membuka ruang bagi rekan setim.

Man City pada musim panas 2021 dikaitkan dengan Kane, tapi transfer urung terjadi dan klub justru merekrut Jack Grealish dari Aston Villa sebesar 100 juta poundsterling. Isu transfer masih ada dan City, bersama Manchester United, serta klub Eropa lain masih memantau Kane.

Kualitas dan ambisi Kane dalam meraih trofi disinyalir terlalu besar untuk Tottenham yang tak punya tradisi bagus dalam bertarung memenangi titel. Mantan penyerang timnas Inggris, Peter Crouch memberi saran kepada Kane.

Baca Juga:

Harry Kane, Pujian dari Alan Shearer, dan Target Transfer Man City

Harry Kane Bikin Manchester City Merana, Pep Guardiola Kenang Kisah di Bursa Transfer

Masa Depan Harry Kane Masih Tanda Tanya

Crouch meminta Kane belajar dari Robin van Persie, Teddy Sheringham, dan Michael Owen yang berganti klub untuk kemudian memenangi trofi.

"Ini adalah keputusan yang sulit, tarikan emosional membebani ketakutan bahwa karier Anda tidak terpenuhi," tulis Crouch di kolomnya untuk The Mail saat bercerita jika ia di posisi Kane.

“Saya selalu memikirkan kembali Michael Owen. Dia pergi dan memenangkan banyak hal di tempat lain, tetapi kemudian dia bukan Steven Gerrard ketika dia berjalan melewati pintu di Anfield. Dia bisa saja melakukannya."

“Namun sisi sebaliknya adalah melihat Robin van Persie atau Teddy Sheringham. Orang-orang ini memilih untuk pindah ke Manchester United dan itu terbayar dengan gelar liga. Jika Anda pikir diri Anda berputar-putar di tempat yang sama, bayangkan apa yang terjadi di dalam kepala Harry."

Masa-masa Kane bersama Tottenham memang tidak dilalui dengan raihan trofi, melainkan finish runner-up Premier League, Piala Liga, dan Liga Champions, meski ia memenangi penghargaan personal Sepatu Emas (top skorer) di Inggris tiga kali.

Breaking News Harry Kane Tottenham Tottenham Hotspur

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan