Sirkuit Suzuka, Trek yang Merenggut Banyak Nyawa: Dari Daijiro Kato sampai Jules Bianchi

Sirkuit Suzuka, Jepang, akan jadi tempat lomba putaran ke-17 Formula 1 (F1) 2019, akhir pekan ini. Suzuka sendiri dikenal sebagai salah satu trek ikonik
Hendry WibowoHendry Wibowo - Jumat, 11 Oktober 2019
Sirkuit Suzuka, Trek yang Merenggut Banyak Nyawa: Dari Daijiro Kato sampai Jules Bianchi
Evakuasi Jules Bianchi Saat Kecelakaan di Sirkuit Suzuka Tahun 2015 (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Bolaskor.com - Sirkuit Suzuka, Jepang, akan jadi tempat lomba putaran ke-17 Formula 1 (F1) 2019, akhir pekan ini. Suzuka sendiri dikenal sebagai salah satu trek ikonik di ajang balap dunia.

Bayangkan trek sudah dibuka pada tahun 1962. Namun Suzuka selalu menarik perhatian karena trek yang memiliki panjang 5,807 km ini dikenal sering menjadi tempat banyak pembalap mengalami kecelakaan hingga meregang nyawa.

Sampai kini terhitung sudah ada 17 orang meninggal dunia karena mengalami insiden di sirkuit ini. Hampir semua merupakan pria asal Jepang.

Baca Juga:

FP1 GP Jepang: Mercedes 1-2, Ferrari Tertinggal 1 Detik

Mercedes Bisa Kunci Titel Juara Dunia Konstruktor di GP Jepang, Akhir Pekan Ini

Kecuali pengendara safety car asal Amerika Serikat, Elmo Langley dan pembalap Formula 1 (F1) asal Prancis, Jules Bianchi.

Namun dari sekian banyak kasus meninggal dunia di Sirkuit Suzuka, apa yang dialami Bianchi dan pembalap motor Daijiro Kato paling menyita perhatian.

Kejadian yang dialami Kato berlansung pada lomba MotoGP 2003, 20 April. Singkat cerita, Kato mengalami highside ketika ingin keluar sektor 340R.

Kato kemudian menabrak dinding pembatas sirkuit pada kecepatan 200 km/jam. Usai tabrakan itu, tubuhnya terpental kembali ke dalam trek.

Kato sempat koma selama dua pekan dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Karena insiden yang dialami Kato, Sirkuit Suzuka tidak lagi menggelar MotoGP sejak 2004 hingga sekarang. Setiap musimnya MotoGP Jepang selalu berlangsung di Motegi.

Kemudian kasus yang dialami Bianchi tak kalah nahas. Dalam lomba F1, 5 Oktober 2014 lalu, mobil pembalap asal Prancis ini menabrak traktor yang digunakan untuk menderek mobil Adrian Sutil yang berputar.

Jules Bianchi
Jules Bianchi (Zimbio)

Tabrakan dengan kecepatan tinggi itu membuat Bianchi tak sadarkan diri dan menderita cedera kepala yang parah. Ia meninggal pada tanggal 17 Juli 2015, setelah dipulangkan ke Prancis untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.

Ada satu kesamaan antara sosok Kato dan Bianchi. Ya, keduanya sempat digadang punya karier balap cemerlang. Kato bahkan berstatus juara dunia kelas 250 cc musim 2001.

Ketika naik kelas ke MotoGP satu tahun berikutnya, ia langsung merasakan dua podium dan satu pole position.

Sementara Bianchi, pembalap jebolan akademi Ferrari, bisa membawa mobil timnya, Marussia, finis sembilan di GP Monako 2014. Padahal Marussia berstatus tim papan bawah.*(Shyanne Gunawan)

Breaking News F1 2019 MotoGP 2019 Jules Bianchi Daijiro Kato Sirkuit Suzuka

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Inggris
Xabi Alonso Puji Fleksibilitas Chelsea Usai Libas AC Milan di SUGBK
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, puas melihat fleksibilitas skuadnya saat mengalahkan AC Milan 3-0 pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
Xabi Alonso Puji Fleksibilitas Chelsea Usai Libas AC Milan di SUGBK
Inggris
Xabi Alonso Kagum dan Apresiasi Dukungan Suporter Chelsea di Indonesia
Xabi Alonso memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan suporter Indonesia setelah Chelsea mengalahkan AC Milan 3-0 di SUGBK.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
Xabi Alonso Kagum dan Apresiasi Dukungan Suporter Chelsea di Indonesia
Italia
AC Milan Dibantai Chelsea, Ruben Amorim Terpukau Atmosfer SUGBK
AC Milan harus mengakui keunggulan Chelsea pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
AC Milan Dibantai Chelsea, Ruben Amorim Terpukau Atmosfer SUGBK
Klasemen
Klasemen Akhir Grup B Piala AFF 2026: Malaysia Temani Thailand ke Semifinal
Klasemen akhir Piala AFF 2026 Grup B: Thailand menjadi juara grup dengan 12 poin, sedangkan Malaysia runner-up dengan 9 poin dan lolos semifinal.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Klasemen Akhir Grup B Piala AFF 2026: Malaysia Temani Thailand ke Semifinal
Timnas
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Tumbangkan Myanmar, Malaysia Tekuk Filipina
Hasil Piala AFF 2026 Grup B: Thailand menang 2-0 atas Myanmar, sedangkan Malaysia menekuk Filipina 1-0. Thailand dan Malaysia lolos ke semifinal.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Tumbangkan Myanmar, Malaysia Tekuk Filipina
Liga Dunia
Kabar Duka, Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Kabar duka datang dari keluarga Lionel Messi. Jorge Messi, ayah sekaligus agen bintang Argentina tersebut, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kabar Duka, Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Italia
Hasil Chelsea vs AC Milan: The Blues Gulung Rossoneri di GBK
Chelsea menang telak 3-0 atas AC Milan dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Hasil Chelsea vs AC Milan: The Blues Gulung Rossoneri di GBK
Spanyol
Barcelona Belum Menyerah, Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri
Barcelona belum menyerah dalam perburuan Rodri. Blaugrana dikabarkan tengah menyiapkan tawaran kedua untuk memboyong gelandang Manchester City tersebut setelah proposal awal mereka ditolak.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Barcelona Belum Menyerah, Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri
Inggris
Manchester City Selangkah Lagi Amankan Wonderkid Maroko
Manchester City semakin dekat untuk mengamankan tanda tangan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Manchester City Selangkah Lagi Amankan Wonderkid Maroko
Ragam
Bukan Sekadar Angka, Kisah Haru di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes
Bruno Guimaraes mempertahankan nomor 39, angka yang memiliki makna emosional dalam perjalanan hidupnya.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Bukan Sekadar Angka, Kisah Haru di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes
Bagikan