Sindiran Halus MU untuk Bhayangkara FC dan Liga 1
BolaSkor.com - Madura United FC tak habis pikir dengan kekalahan 1-3 yang dialaminya saat menjamu Bhayangkara FC, pada laga tunda Liga 1 di Stadion Bangkalan, Rabu (08/11/11) malam WIB. MU menyangka banyak keganjilan di laga melawan Bhayangkara FC.
Apalagi, soal keputusan Wasit Seyed Vahitd Kazemi yang begitu mudahnya mengobral kartu merahnya sampai tiga kali untuk anak-anak asuhan Gomes de Oliviera tersebut.
Tak pelak, kekalahan itu pun memupuskan harapan MU menggapai juara Liga 1 musim ini, karena hanya memiliki 60 poin dengan sisa satu pertandingan melawan PSM Makassar, Minggu (12/11/17).
Sebaliknya bagi Bhayangkara FC, koleksi 68 poin sudah tak mungkin lagi digeser Bali United FC (65 poin) dengan satu pertandingan sisa, lantaran keunggulan head to head. Meskipun The Guardian kalah dari Persija Jakarta, Minggu (12/11/17), dan Bali United menang atas Persegres Gresik United di hari yang sama.
"Selamat kepada Bhayangkara FC yang meraih gelar juara Liga Lelucon ini," kata Manajer tim Madura United, Haruna Soemitro.
Ia pun lantas menyindir tentang kompetisi dan tim juaranya. Pasalnya, kedua elemen itu saling berkaitan terhadap beberapa fenomena unik yang terjadi menjelang berakhirnya kompetisi.
"Seperti namanya, kompetisi Liga Gojek-kan, yang diartikan (dalam Bahasa Jawa) Guyonan," tutur Haruna.
Ia pun mengibaratkan kompetisi ini seperti sebuah acara dagelan, di mana panggungnya diisi para pelawak profesional yang menyuguhkan berbagai adegan dengan berujung pada gelak tawa para penonton.
"Jadi kita tahu, bahwa hasil akhir sebuah pertandingan sepak bola tidak ditentukan lewat perjuangan pemain di lapangan," paparnya.
"Melainkan, hasil akhir ditentukan di atas meja," sindirnya merujuk pada kemenangan 3-0 Bhayangkara FC secara cuma-cuma, lantaran Mitra Kukar memainkan pemain yang dianggap tidak sah pekan lalu.
Seperti diketahui, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Mitra Kukar. Di mana, Mitra Kukar dinyatakan kalah 0-3 di tangan Bhayangkara FC (pertandingan berakhir imbang 1-1 sebenarnya), karena memainkan Mohamed Sissoko yang menerima sanksi Komdis PSSI sebelumnya.
Padahal, Mitra Kukar mengklaim tidak menerima Nota Larangan Bermain (NLB) dari operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait larangan bermain Sissoko di laga kontra The Guardian. (Laporan Kontributor Kristoan Joan/Malang-Madura)
Tengku Sufiyanto
17.882
Berita Terkait
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Persijap Jepara, Dewa United Banten FC Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Pesta Gol di SUGBK, Persija Sempat Terkejut dengan Perubahan Gaya Main Bhayangkara FC
Hasil Super League 2025/2026: Persija Pesta Gol ke Gawang Bhayangkara FC di SUGBK
Link Streaming Persija Jakarta vs Bhayangkara Presisi Lampung FC, Live Sebentar Lagi
Persija Tak Didampingi Pelatih Mauricio Souza Bukan Keuntungan bagi Bhayangkara FC
Jadwal Siaran Langsung Super League 2025/2026, Persija Jakarta vs Bhayangkara FC, Senin 29 Desember
Sanksi Fabio Calonego Tak Berlaku Lawan Bhayangkara FC, Ryo Matsumura Harus Absen
Disalip Persib, Persija Bertekad Bangkit di 2 Laga Kandang Usai Takluk dari Semen Padang
Seharusnya Persib Bisa Cetak Gol Lebih Banyak ke Gawang Bhayangkara FC
Hasil Super League 2025/2026: Ramon Tanque Brace, Persib Bandung Menang atas Bhayangkara FC