Simone Inzaghi, Raja Piala Super Italia
BolaSkor.com - Pelatih asal Italia berusia 46 tahun, Simone Inzaghi, masih harus menanti meraih titel Serie A atau Scudetto dalam karier kepelatihannya. Tetapi itu tak mengartikan Inzaghi sebagai pelatih semenjana tanpa raihan trofi dalam CV-nya.
Sebagai pemain Inzaghi pernah memenangi tiga titel Coppa Italia, Piala Super Eropa, dan Serie A serta Piala Super Italia bersama Lazio. Perolehan trofi itu berlanjut saat ia jadi pelatih dengan akumulasi saat bersama Lazio dan Inter Milan.
Teranyar, saudara dari Flippo Inzaghi tersebut membawa Inter juara Piala Super Italia di King Fahd International Stadium, Arab Saudi, saat melawan rival sekota AC Milan dalam laga bertajuk Derby della Madoninna, Kamis (19/01) dini hari WIB.
Performa Inter dan Milan sama-sama masih inkonsisten di Serie A, namun Piala Super Italia berbeda dan di laga ini Inter berpegang teguh dengan permainan mereka. Kendati hanya menguasai bola 34 persen, mereka mengalahkan Milan dengan skor telak 3-0.
Baca Juga:
Cinta Inter, Marcelo Brozovic Tolak Tawaran Barcelona
Hasil Pertandingan: Inter Milan Juara Piala Super Italia, Laju Kemenangan Man United Terhenti
Stefano Pioli Ungkap Penyebab AC Milan Gagal Kalahkan AS Roma
Tiga gol Inter dicetak oleh Federico Dimarco (10'), Edin Dzeko (21'), dan Lautaro Martinez (77'). Inzaghi pun menjadikan Inter sebagai tim kedua, bersama Milan, peraih titel Piala Super Italia terbanyak (tujuh kali) di bawah Juventus (sembilan kali).
Itu juga jadi titel Piala Super Italia keempat untuk Inzaghi dan ia memenanginya di empat percobaan, dengan Lazio dan Inter. Saat ini Inzaghi sejajar dengan Fabio Capello dan Marcello Lippi sebagai pelatih yang memenanginya empat kali.
Tak salah jika menyebut Inzaghi sebagai raja Piala Super Italia setelah memenanginya empat kali di empat percobaan.
"Jelas sangat menyenangkan memenangkan trofi melawan lawan yang berkualitas. Benar kami merayakan malam ini, maka mulai besok kami bisa mulai memikirkan pertandingan selanjutnya," ucap Inzaghi dikutip dari Football-Italia.
"Kami berterima kasih kepada klub, keluarga kami, dan para pemain yang membantu membawa kami ke sini dengan memenangkan Coppa Italia musim lalu."
"Kami sekarang mulai terbiasa dengan malam seperti ini, ada sedikit bumbu tambahan karena derby jarang juga menjadi final, Inter kalah dua kali dalam 70 tahun terakhir. Saya memberi tahu tim bahwa kami harus mengubah tren itu."
"Saya sangat bangga dengan para pemain dan staf saya. Kami telah mencapai hal-hal luar biasa dan akan terus melakukannya di masa depan," urai Inzaghi.
Arief Hadi
16.347
Berita Terkait
Emil Audero Terkena Petasan, Pelaku Pelemparan Alami Cedera Parah di Bagian Jari
Kemarin Ngebet, Sekarang AC Milan Ragu Rekrut Jean-Philippe Mateta
Klasemen Terkini Serie A: Inter Milan Unggul Delapan Poin dari AC Milan
Hasil Pertandingan: Inter Milan dan Juventus Petik Tiga Poin, Manchester City Batal Menang
Resmi! AC Milan Perpanjang Kontrak Mike Maignan hingga 2031
Kesulitan Gabung AC Milan, Jean-Philippe Mateta Luapkan Kekesalan di Instagram
Jadwal dan Link Streaming Cremonese vs Inter Milan, Senin 2 Februari 2026
Prediksi dan Statistik Cremonese vs Inter Milan: Misi Jaga Jarak
Liga Champions: Hadapi Tim Norwegia, Inter Milan Pantang Anggap Remeh
Kabar Bagus untuk AC Milan, Jean-Philippe Mateta Hanya Ingin Gabung Il Rossoneri