Sikap Pemain AC Milan Kembali Mengecewakan Sergio Conceicao

AC Milan kalah 1-2 kontra Dinamo Zagreb.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 30 Januari 2025
Sikap Pemain AC Milan Kembali Mengecewakan Sergio Conceicao
Sergio Conceicao (Football-Italia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Anti-klimaks AC Milan. Usai melalui lima laga beruntun di Liga Champions dengan kemenangan, Il Rossoneri justru menutup laga terakhir (pekan delapan) dengan kekalahan saat melawan Dinamo Zagreb.

Menghadapi tim arahan Fabio Cannavaro di Stadion Maksimir, Kamis (30/01) dini hari WIB, Milan kalah 1-2 melalui gol Martin Baturina (19') dan Marko Pjaca (60') yang diperkecil gol Christian Pulisic (53').

Kartu merah Yunus Musah di menit 39 semakin menyulitkan Milan untuk meninggalkan Kroasia dengan raihan poin. Pada akhirnya Milan tetap berpeluang ke fase gugur Liga Champions via jalur play-off, sementara Zagreb ironisnya gagal lolos meski menang, tetapi performa Milan itu mengecewakan Sergio Conceicao.

Eks pelatih Porto itu lagi-lagi dibuat kecewa dengan sikap para pemain Milan, yang juga menjadi masalah musim ini saat dilatih oleh Paulo Fonseca.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan Liga Champions: Juventus, Liverpool, dan AC Milan Tumbang, Manchester City ke Fase Play-off

Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Dinamo Zagreb Vs AC Milan

Bikin Stres, Sergio Conceicao Emoh AC Milan Menang Dramatis Lagi

Dinamo Zagreb 2-1 AC Milan (Football-Italia)

"Insiden-insiden tersebut merugikan kami, namun selain itu kami kurang memiliki dasar-dasar sepak bola di babak pertama," papar Conceicao dikutip dari Football-Italia.

"Olahraga ini terdiri dari duel, baik menyerang maupun bertahan, yang bersifat agresif."

"Pada 20-25 menit pertama kami mencapai sepertiga akhir dan kemudian mencoba melakukan sentuhan ekstra, atau tidak menyelesaikannya, tidak menembak sama sekali, ini adalah kesalahan individu. Kesalahan bisa terjadi, tapi kami perlu berbuat lebih banyak."

"Dengan kartu merah, segalanya menjadi lebih rumit, kami menundukkan kepala dan mencoba bangkit kembali. Kami menyamakan kedudukan, mencoba memenangkan pertandingan dan kemudian kesalahan individu lainnya berakibat fatal."

"Pada level ini, bahkan ketika tim tidak punya banyak hal untuk dimainkan, mereka tetap tangguh dan kami harus siap," tambah Conceicao.

Conceicao menilai hanya para pemain yang dapat mengubah sikap tersebut.

"Itu tergantung kebanggaan dari masing-masing pemain, ingin ke mana kariernya. Kita bisa berbicara tentang taktik, sistem, dinamika, tetapi pada saat-saat yang kita lihat – dan ini bukan hal baru – kami harus jauh lebih agresif dalam duel dan hadir dalam pertandingan," tambah Conceicao.

"Saya menyukai babak kedua, kami mencoba memenangkannya dengan 10 pemain. Kami tidak berhasil, sekarang kami harus fokus pada pertandingan berikutnya dan mencoba mengubah lingkungan di sekitar kami. Kami punya waktu untuk melakukan itu dan kami harus berbuat lebih banyak," pungkasnya.

Milan AC Milan Liga Champions Sergio Conceicao
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.204

Berita Terkait

Italia
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak membantah adanya kontak dengan AC Milan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Italia
Jangan Rekrut Rafael Leao, Manchester United
Rafael Leao bersiap tinggalkan AC Milan usai Allegri dipecat. Pandit Dean Saunders peringatkan Manchester United untuk tidak merekrut winger pemalas tersebut.
Arief Hadi - Selasa, 02 Juni 2026
Jangan Rekrut Rafael Leao, Manchester United
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Bagikan