BolaSkor.com - Manajemen Persib Bandung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang Bobotoh usai menyaksikan pertandingan Maung Bandung kontra Garudayaksa di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10) malam.
Bobotoh yang diketahui bernama Arief Rahman Kusuma (ARK) itu ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
"Manajemen menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum," ujar Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, Senin (26/10).
Baca Juga:
Bobotoh Meninggal Usai Laga Melawan Garudayaksa, Persib Bandung Berduka
Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan menjadi duka bagi keluarga besar Persib.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," harapnya.
Sikap Persib Bandung
Persib Bandung berduka terkait meninggalnya Bobotoh asal Bogor (Foto: Instagram Persib)
Mewakili manajemen, Adhi berharap pihak kepolisian dapat mengusut kasus ini secara menyeluruh, profesional, dan transparan hingga tuntas, serta memastikan pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Persib juga siap untuk mendampingi keluarga almarhum sesuai kebutuhan dan kewenangan yang dimiliki, agar keluarga memperoleh dukungan yang diperlukan selama proses hukum berlangsung,
tegasnya.
Bagi Persib, lanjutnya, Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar klub.
Karena itu, pihaknya mengajak seluruh Bobotoh untuk tetap tenang, saling menjaga, dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.
Baca Juga:
"Tidak melakukan tindakan balasan merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk mencegah jatuhnya korban dan timbulnya duka baru," tambah Adhi.
"Kami meyakini sepak bola harus menjadi ruang yang mempersatukan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan persaudaraan."
"Tidak seharusnya perbedaan dukungan atau rivalitas berujung pada kekerasan dan hilangnya nyawa."
"Doa dan solidaritas Persib menyertai keluarga almarhum Arief Rahman Kusuma. Semoga keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)