Shin Tae-yong dan Asa Striker Lokal Timnas Indonesia
BolaSkor.com - Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas, merupakan dua striker Timnas Indonesia dari dua generasi berurutan yang memiliki insting predator sangat tajam.
Setelah era keduanya, nyaris striker lokal Indonesia tergelam bak kapal Titanic II. Tak ada lagi juru gedor yang mampu membuat nyari pemain belakang lawan menciut.
Proses naturalisasi pun dilakukan untuk mencari daya gedor Timnas Indonesia. Beberapa nama seperti Ilija Spasojevic hingga Beto Goncalves dicoba. Dua nama pemain naturalisasi.
Di era Luis Milla hingga Simon McMenemy, keduanya kerap dipakai sebagai ujung tombak Skuat Garuda. Namun, usia keduanya sudah memasuki masa senja pesepak bola. Tidak banyak yang bisa diharapkan lebih dari keduanya.
Baca Juga:
Pada era Shin Tae-yong, Spaso dan Beto tak ada tempat. Shin Tae-yong bahkan secara terang-terangan tak membawa Spaso ke Timnas Indonesia karena faktor fisik.
Padahal, ia merupakan top skorer Liga 1 2021/2022. Label top skorer Liga 1 tak bisa luluhkan hati Shin Tae-yong.
Lalu Shin Tae-yong mencoba Ezra Walian di Piala AFF 2020. Pemain naturalisasi keturunan Indonesia-Belanda itu tak membuat Shin Tae-yong puas.
Meski, Shin Tae-yong mengakui sulitnya cari striker lokal, namun pelatih asal Korea Selatan itu justru dengan sabar mencari suksesor Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas.
Asa Striker Lokal
Nama-nama seperti Muhammad Rafli, Dimas Drajad, hingga Dendy Sulystiawan dicoba Shin Tae-yong. Nama kedua paling menonjol.
Dimas Drajad mampu menjawab kepercayaan pelatih berumur 52 tahun tersebut. Pemain Persikabo 1973 itu langsung cetak gol debut saat Timnas Indonesia menggilas Nepal 7-0, pada Kualifikasi Piala Asia 2023, 15 Juni 2022 lalu.
Lagi-lagi Dimas Drajad yang merupakan striker lokal tersebut Liga 1 2021/2022, menjawab kepercayaan Shin Tae-yong. Pemain berumur 25 tahun itu mencetak gol kemenangan Timnas Indonesia 3-2 atas Curacao, pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Bandung, Sabtu (24/9) kemarin.
Dimas Drajad meneruskan tren positifnya saat kembali membobol Curacao (2-1), pada FIFA Matchday di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (27/9).
Bahkan, tren positif Dimas Drajad diikuti Dendy Sulistyawan. Striker Bhayangkara FC itu mencetak gol kemenangan lawan Curacao.
Tak hanya Dimas Drajad dan Dendy Sulistyawan. Perlu diingat masih ada nama striker PSM Makassar, Ramadhan Sananta.
Meski bermain dua kali sebagai pemain pengganti, Sananta mampu melepaskan satu tembakan mengarah ke gawang Curacao di GBLA. Shin Tae-yong percaya Sananta cepat atau lambat akan mencetak gol di Timnas Indonesia, setelah meredam demam panggungnya.
Jadi apakah nanti ada pengganti KDY atau Bepe yang sepadan di Timnas Indonesia? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Tengku Sufiyanto
17.862
Berita Terkait
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Tanpa Chant Rasis, Viking Siap Pertontonkan Koreo Termahal di Laga Persib vs Persija
Persija Terus Berinovasi, Luncurkan Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Persib vs Persija, Marc Klok: Rivalitas dan Harga Diri
Pulih Lebih Cepat, Kylian Mbappe Siap Perkuat Real Madrid Melawan Barcelona
AC Milan Tidak Malu Mengakui Inter dan Napoli Lebih Kuat
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin
Klasemen Terkini Serie A Usai AC Milan Ditahan Genoa: Jarak dengan Inter Milan Semakin Melebar
BWF Uji Coba Aturan Baru di Indonesia Masters 2026