Shakhtar Donetsk, Juara Tanpa Rumah

Kamis (19/9) dini hari WIB, Shakhtar Donetsk akan melakoni laga pertama penyisihan Grup C Liga Champions 2019-20 melawan Manchester City 160 kilometer dari rumah meeka.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 16 September 2019
Shakhtar Donetsk, Juara Tanpa Rumah
Shakhtar Donetsk (uefa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jangan harap bisa melihat orang berlalu-lalang di Kota Donetsk di atas pukul 10 malam. Tidak akan ada satupun langkah kaki yang terdengar.

Ya, kota ini seketika sunyi tiap menjelan jam malam yang diterapkan pihak militer. Tak ada satupun yang berani melanggar jam malam dan memilih ada di rumah hingga jam 4 esok harinya.

Kondisi ini bertolak belakang dengan apa yang biasa dirasakan kota yang ada di sebelah timur Ukraina ini. Kota yang sebelumnya sangat ramai dan penuh warna seketika berubah menyusul konflik perbatasan antara Ukraina dengan Rusia.

Baca Juga:

Kekalahan Man City dari Tim Promosi Premier League dan Sederet Rekor Lainnya di Carrow Road

Hasil Liga-liga Eropa: Manchester City Kalah, Barcelona Menang Telak

Donbas Arena

Konflik yang menurut laporan PBB sudah menewaskan 13 ribu jiwa dan 1,3 juta penduduk lainnya harus meninggalkan rumah untuk mengungsi. Bagi yang masih memilih bertahan, mereka semakin terisolasi. Bahkan klub kesayangan mereka, Shakhtar Donetsk, ikut pergi mengungsi.

Sejak Mei 2014, Shakhtar Donetsk, sang juara Ukraina yang ada di urutan 20 besar daftar peringkat klub UEFA, sudah tidak lagi menjadikan Donetsk sebagai rumah.

Semua berawal pada April 2014 ketika pasukan separatis yang pro-Rusia mulai menguasai wilayah Donbas, termasuk Donestk. Separatis akhirnya mendirikan negara yang disebut Republik Rakyat Donestk. Pihak Ukraina menuding Rusia sudah memberi dukungan, termasuk senjata, kepada separatis.

Sebelum konflik, Shakhtar Donetsk selalu memainkan laga mereka di Donbas Arena, sebuah stadion megah dengan kapasitas mencapai 50 ribu tempat duduk. Kemenangan 3-1 atas Illichivets Marupol yang memastikan Shakhtar Donetsk jadi juara Ukraina untuk kelima kalinya secara beruntun menjadi laga terakhir di stadion ini.

Donbas Arena, yang pernah menggelar semifinal Piala Eropa 2012 saat Spanyol mengalahkan Portugal, kini terbengkalai. Sejak laga terakhir Shakhtar Donetsk, Donbas Arena tidak pernah lagi menggelar pertandingan. Donbas Arena bahkan beberapa kali menjadi korban serangan yang berakibat kerusakan yang terbilang parah.

Kamis (19/9) dini hari WIB, Shakhtar Donetsk akan melakoni laga pertama penyisihan Grup C Liga Champions 2019-20. Mereka akan menjamu juara Premier League Manchester City di Stadion Metalist Kharkhiv. Shakhtar Donetsk masih berlaga jauh, sekitar 160 kilometer, dari rumah mereka.

Liga Champions Shakhtar Donetsk
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.869

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan