Seven Nation Army dan Piala Dunia yang Melambungkan Nama The White Stripes

Nama The White Stripes melambung berkat lagu Seven Nation Army dan Piala Dunia 2006.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Rabu, 15 Januari 2020
Seven Nation Army dan Piala Dunia yang Melambungkan Nama The White Stripes
The White Stripes. (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Isi pikiran seorang seniman terkadang tidak bisa ditebak oleh orang biasa, musisi seperti Jack White contohnya. Apa yang dipikirkannya ketika membuat lagu berjudul Seven Nation Army juga menjadi misteri.

Seven Nation Army, dirilis pada 2003 dan masuk ke dalam album keempat The White Stripes, Elephant. Lagu tersebut terdengar sederhana sekaligus unik secara bersamaan.

Dengan suara Jack White yang menggunakan efek distorsi sebagai pusat, Seven Nation Army mengandalkan ketukan drum sederhana Meg White. Suara gitar yang menyerupai bass melengkapi lagu tersebut.

Meski memenangi Lagu Rock Terbaik pada Grammy 2004, Seven Nation Army dan Jack White tidak menembus pasar mainstream hingga dua tahun berselang. Rupanya, ada andil Piala Dunia saat itu.

Ternyata, ketika Jack White memainkan Seven Nation Army untuk pertama kalinya, dia tidak mendapat reaksi bagus dari Meg White. Namun, Jack yang yakin dengan lagu itu terus menyeriusinya.

Ketika itu Jack White berpikiran "lagu ini cocok untuk menjadi soundtrack James Bond, saya akan menyimpannya siapa tahu mendapat tawaran." Namun, pada akhirnya Seven Nation Army dirilis pada 2003.

Baca Juga:

Pencetak Gol Inggris di Final Piala Dunia 1966 Tutup Usia

Hasil Laga Kualifikasi Piala Eropa 2020: Inggris Pesta Gol, Portugal dan Prancis Menang

The White Stripes

Tadinya label The White Stripes ingin menggunakan lagu lain untuk single utama album Elephant. Di situ Jack White bersikeras menjadikan Seven Nation Army sebagai jagoan.

Lantas, bagaimana Seven Nation Army bisa ke Piala Dunia dan melambungkan nama The White Stripes tiga tahun setelah dirilis? Semua bermula dari Belgia, pada suatu malam di bulan Oktober 2004.

Klub asal Belgia, Club Brugge, akan menjamu AC Milan pada ajang Liga Champions. Sebelum pertandingan, fans Brugge mendengar Seven Nation Army di radio dan mulai merapalkan ritme lagu tersebut.

Stadion menjadi heboh, terutama setelah Brugge mencetak gol ke gawang AC Milan. Para pendukung tim tuan rumah menyanyikan ritme Seven Nation Army meski tidak mengetahui liriknya.

Seven Nation Army pu menjadi chant andalan Brugge, meski saat itu tidak banyak yang mengetahui lagu aslinya. Setiap pertandingan, mereka selalu menyanyikan lagu ciptaan Jack White itu.

Hingga akhirnya Brugge berhadapan dengan AS Roma di Piala UEFA (sekarang Liga Europa). Di sana, fans I Lupi yang terkesan dengan Seven Nation Army membawanya pulang ke Italia sebagai chant mereka.

Piala Dunia Piala Dunia 2006 Jerman Breaking News AS Roma AC Milan Italia Timnas Italia

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Internasional
Cristiano Ronaldo Sekadar Mesin Pengeruk Uang bagi Federasi Sepak Bola Portugal
Cristiano Ronaldo berselisih dengan Jorge Jesus setelah tak dimainkan melawan Norwegia. Benarkah FPF khawatir kehilangan pemasukan sponsor dan penjualan tiket jika Ronaldo pergi?
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Oktober 2026
Cristiano Ronaldo Sekadar Mesin Pengeruk Uang bagi Federasi Sepak Bola Portugal
Inggris
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Jose Mourinho menyindir lamanya proses hukum Manchester City. Ia bahkan bergurau putusan akhir kasus Man City baru keluar saat dirinya berusia 80 tahun!
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Oktober 2026
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Prediksi skor Port FC vs Persib, ASEAN Club Championship, lengkap dengan informasi waktu kick off dan link streaming gratis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Liga Indonesia
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Marselino Ferdinan diperkirakan mulai bergabung dengan Persija Jakarta pada akhir November atau awal Desember 2026 setelah menjalani pemulihan cedera lutut di Spanyol.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Berita
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
LIMA Unifest memperluas kegiatan mahasiswa lewat olahraga, edukasi, dan hiburan. Sejumlah kampus masuk agenda ekspansi hingga akhir 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
Liga Indonesia
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship 2026/2027, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Liga Indonesia
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Persija Jakarta diragukan tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Fajar Fathurrahman cedera, tetapi Dony Tri dan Kwon Chang-hoon siap kembali.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Italia
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Ruben Amorim dikabarkan ingin membawa Joshua Zirkzee ke AC Milan. Rossoneri disebut menyiapkan opsi peminjaman striker Manchester United.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Liga Indonesia
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Persebaya tergabung di Grup G League Cup 2026/2027 bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC. Bernardo Tavares minta Green Force tak anggap remeh lawan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Indonesia
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Head to head Port FC vs Persib menunjukkan Maung Bandung belum pernah menang. Simak rekor 3 pertemuan jelang laga ASEAN Club Championship 2026/2027.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Bagikan