Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Setelah Pemerintah Daerah, Asprov DIY Setuju PS TNI Bermarkas di Bantul

PS TNI akan mengubah nama dan berpindah markas di Liga 1 2018.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 12 Desember 2017
Setelah Pemerintah Daerah, Asprov DIY Setuju PS TNI Bermarkas di Bantul
Skuat PS TNI di Liga 1 musim lalu. (PT LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kabar baik menghampiri kubu PS TNI, setelah beberapa waktu lalu Bupati Bantul, Suharsono memberi lampu hijau untuk bermarkas di Stadion Sultan Agung, kini Asprov PSSI DIY juga mengutarakan hal serupa.

Wakil Ketua Asprov PSSI DIY, Dwi Irianto SH mengatakan bahwa Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono juga sudah berkomunikasi dengan dirinya mengenai hal tersebut.

"Wakil ketua PSSI juga sudah komunikasi dengan saya. Jadi kami harap segera saja meresmikan kepindahan, karena kompetisi juga semakin dekat," ungkapnya.

"Saya dengar rencana tersebut sudah dapat dukungan dari Bupati Bantul, saya harap kedua pihak segera bertemu agar rencana ini dapat terwujud dengan baik," lanjut pria yang akrab dipanggil Mbah Putih tersebut.

Jika nanti rencana itu terlaksana, pihak Asprov pun memberi usulan agar nama baru yang akan digunakan PS TNI lebih kental dengan nuansa daerah Bantul.

"Selain bermarkas Di Yogya, untuk nama barunya nanti kami harap lebih bernuansa lokal. Agar bisa ikut membina sepak bola didaerah yang mereka tempati," tutupnya. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)

PS TNI

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan