Sering Keluarkan Keputusan Kontroversial, Pembalap MotoGP Kompak Kritik Steward

Keputusan kontroversial yang kerap dikeluarkan steward mulai membuat para pembalap MotoGP jengkel.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 19 Mei 2023
Sering Keluarkan Keputusan Kontroversial, Pembalap MotoGP Kompak Kritik Steward
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:



BolaSkor.com – Keputusan kontroversial yang kerap dikeluarkan steward mulai membuat para pembalap MotoGP jengkel. Tidak sedikit dari mereka menyerang steward dengan kritik tajam.

Salah satunya dilontarkan langsung oleh Alex Marquez. Pembalap Gresini Racing ini mengkritik keputusan Steward usai mendapat hukuman penalti imbas dari tuduhan manuver berbahaya saat MotoGP Prancis.

“Saya berada tepat di belakang Zarco dan setelah tikungan kelima saya tidak mengira dia akan mengerem lebih awal. Saya mencoba menghindari dan menyentuh motor Brad Binder,” kata Alex, dikutip dari speedweek.com.

“Sangat memalukan banyak Steward menonjolkan diri di musim ini karena banyak hal yang kamu tidak mengerti. Saya sempat berbicara kepada mereka karena tidak setuju dengan semuanya, sebab ada banyak senggolan yang terjadi di lap awal pada musim ini,” tambahnya.

Hal ini jelas membuat Alex murka. Saudara dari Marc Marquez ini bahkan secara tegas menyebut keputusan steward berpotensi menghancurkan penyelenggaraan MotoGP.

“Seperti yang saya katakan, mereka menghancurkan olahraga ini. Pada akhirnya, kita melakukannya dengan memulai jeda satu detik dan kualifikasi akan menentukan hasil balapan,” jelas Alex dengan nada kesal.

Tidak hanya Alex Marquez saja, pembalap LCR Honda, Alex Rins turut menyatakan rasa ketidakpuasannya. Sebab steward kerap kali bersikap tidak konsisten dalam memberikan hukuman.

Salah satu yang disorot oleh Rins adalah kesepakatan pemberian penalti turun satu posisi saat pembalap melakukan kontak ketika overtaking. Namun pada kenyataannya peraturan ini jarang dikeluarkan, seolah hanya dibuat sebagai hiasan semata.

“Setelah sprint, saya mempelajarinya melalui rekaman di TV dan melihat, contohnya, Marc Marquez melakukan manuver overtaking kepada Bagnaia. Hasilnya hukuman turun satu posisi di Jerez. Namun tampaknya peraturan ini tidak lagi berlaku, sesuatu telah berubah,” tutur Rins.

“Kamu harus menganalisanya ketika menghadapi kontroversi manuver overtaking di mulai. Ini sangat penting bagi semua pembalap dan juga insiden yang serupa. Namun sejauh ini tidak ada konsistensi dalam memberikan hukuman,” tandasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Motogp Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Bagikan