Sepak bola Brasil: Agama, Doa, Jimat, & Teknik Tinggi Feature Piala Dunia 2014

BolaSkorBolaSkor - Selasa, 08 Juli 2014
Sepak bola Brasil: Agama, Doa, Jimat, & Teknik Tinggi <!--idunk--> Feature Piala Dunia 2014
Sepak bola Brasil: Agama, Doa, Jimat, & Teknik Tinggi Feature Piala Dunia 2014
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Rio de Janiero - Sepak bola bagi warga Brasil adalah agama, tapi dalam arti positif. Mereka menafsirkan sepak bola sebagai gabungan antara kepercayaan, keyakinan, klenik, doa, serta teknik tinggi dalam mengolah bola. Mungkin, anggapan khalayak bahwa sepak bola adalah agama di Brasil muncul akibat rasa kecintaan yang amat mendalam para warganya terhadap olah raga yang melibatkan dua tim berisi sebelas pemain dan memperebutkan satu bola itu. Namun, kolumnis BBC asal Inggris, Ben Smith, menolak anggapan dangkal tersebut. Baginya, warga Brasil sama sekali tak pernah menjadikan sepak bola sebagai platform agama negara yang terletak di benua Amerika Selatan itu. Jika Brasil meganggap sepak bola sebagai agama, maka mungkin banyak orang yang akan bunuh diri ketika mengetahui bahwa Neymar tidak bisa turun bermain pada babak semifinal Piala Dunia 2014 melawan Timnas Jerman. Timnas Brasil adalah sekumpulan individu pemain yang memiliki agama, meski dengan sistem kepercayaan berbeda. Secara garis besar, Timnas Brasil adalah gambaran utuh para warga negaranya, yakni masyarakat agamis dengan sistem kepercayaan yang dipadu dengan sinkretisme, dalam hal ini klenik yang sedari dulu melekat dalam kebudayaan mereka. Ada dua agama mayoritas di Brasil, yakni Kristen katolik dan Evangelis. David Luiz, Neymar, Fernandinho, dan Fred adalah contoh penganut Evangelis. trademark selebrasi mereka ketika mencetak gol adalah dengan menunjuk langit, yang mereka analogikan sebagai tempat mereka akan bertemu dengan Bapa dan Putra Roh Kudus. Pelatih Luiz Felipe Scolari sendiri adalah pemeluk agama Katolik yang taat. Dia menjadikan agama sebagai landasan bagi Timnas Brasil meraih kesuksesan. Bukti sahihnya adalah ketika Scolari mengunjungi Kapel dekat Hotel Fortaleza untuk melantunkan doa sebelum laga melawan Kolombia. Sebelum laga kontra Kolombia, yang berakhir dengan skor 2-0 bagi kemenangan Brasil, Scolari memimpin doa di ruang ganti. Para pemain pun mengikuti doa yang diucap sang pelatih dengan khusyuk. Usai laga, David Luiz berlutut dan memanjatkan doa. Scolari telah membuktikan bahwa kekuatan doa adalah kunci suksesnya dalam menangani tim. Pada Piala Dunia edisi 2002, Scolari selalu memerintahkan para pemain dan staf untuk berlutut dan berdoa sebelum bertanding. Benar saja, Selecao akhirnya keluar sebagai juara. "Keyakinan saya kepada Tuhan Yesus memberikan saya kekuatan untuk tetap berada di lapangan dan melakukan yang terbaik. Saya juga ingin mengisnpirasi orang lain. Bagi saya, kehidupan yang sebenarnya akan ditemukan dalam hubungan dengan Tuhan Yesus," ungkap Scolari. "Saya percaya jika segala yang ada di bumi ini adalah milik Tuhan Yesus. Dia memiliki rencana matang bagi kita semua andai kita mengikuti ajarannya," mantan pelatih Chelsea itu menambahkan. Namun, doa bersama Timnas Brasil pada Piala Dunia kali ini tak diikuti oleh seluruh pemain. Penjaga gawang Julio Cesar justru lebih percaya kepada kepercayaan klenik yang telah lama hidup dalam masyarakat Brasil. Penjaga gawang cadangan, Victor, mengungkap bahwa Cesar meletakkan jimat di bagian tiang gawang sebelah kiri sebelum adu penalti melawan Chili di babak 16 besar. "Jika ada agama pasti ada klenik. Gabungan keduanya memberikan kekuatan dasyat," ujar Victor. "Iman memang penting, tapi kita tidak bisa tergantung pada iman. Harus ada unsur lain yang dihadirkan agar terjadi penguatan diri." Penguatan diri, masih menurut Victor, sangat penting bagi penjaga gawang. Pemahamannya, sepakbola Brasil hanya mengenal dua sosok yakni craques dan sao. Craques, atau orang yang menjadi kunci permainan, untuk Neymar. Sao, atau santo, untuk penjaga gawang. Brasil akan menghadapi Jerman tanpa craques. Victor yakin Brasil akan sangat tergantung pada sao, yaitu Julio Cesar. Jadi, apakah kekuatan keyakinan, doa, dan jimat akan menjadi kunci sukses Brasil mengalahkan Jerman dan melangkah ke final Piala Dunia?
Luiz felipe scolari Piala Dunia 2014 Timnas Brasil David Luiz

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Piala Dunia
Zico Peringatkan Brasil: Jepang Sudah Siap Melawan Siapa Pun
Sulit membahas duel Brasil melawan Jepang tanpa menyebut nama Zico. Legenda sepak bola Brasil itu memiliki ikatan yang sangat kuat dengan sepak bola Jepang.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Zico Peringatkan Brasil: Jepang Sudah Siap Melawan Siapa Pun
Piala Dunia
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
Craig Burley mengkritik keras Skotlandia usai kalah 0-3 dari Brasil dan menilai mereka tidak layak lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Neymar menjadi pemain kesembilan yang tampil di empat edisi Piala Dunia bersama Brasil. Siapa saja legenda Brasil yang punya catatan serupa?
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Piala Dunia
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Andy Robertson menegaskan Skotlandia siap bertarung habis-habisan menghadapi Brasil demi tiket 32 besar. Carlo Ancelotti pun mewaspadai lawannya.
Arief Hadi - Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Bagikan