BolaSkor.com – Jurgen Klopp memulai era baru sebagai pelatih timnas Jerman menggantikan Julian Nagelsmann, yang berpisah usai hasil mengecewakan pada gelaran Piala Dunia 2026.
Klopp tidak berpikir panjang menerima pinangan melatih Jerman setelah sempat vakum pasca melatih Liverpool.
Baca Juga:
Tantangan Jurgen Klopp di Jerman, Tanamkan Sepak Bola Heavy Metal
Juru taktik berusia 59 tahun tersebut bergerak cepat, membuat perubahan besar dengan menerapkan serangkaian aturan disiplin ketat demi membangun kembali kebersamaan dan fokus skuad Die Mannschaft.
Kewajiban Makan Bersama Skuad

Timnas Jerman (fifa)
Salah satu perubahan awal yang ditegaskan Klopp adalah kewajiban bagi seluruh pemain untuk menghadiri jam makan secara bersama-sama di hotel tim.
Baca Juga:
Di era Nagelsmann, para pemain diberikan fleksibilitas waktu makan malam antara pukul 19.00 hingga 20.00, namun Klopp kini mewajibkan seluruh skuad hadir sebagai satu kesatuan sejak awal acara makan dimulai.
Bebas Ponsel di Sesi Latihan dan Terapi
Klopp juga membatasi penggunaan teknologi dengan melarang pemain membawa telepon genggam saat sesi persiapan pertandingan, termasuk ketika berada di area kebugaran maupun meja perawatan medis.
Baca Juga:
Legenda Jerman Sebut Harry Kane Pantas Raih Ballon d'Or 2026
Kebijakan ini diambil agar para pemain fokus sepenuhnya pada proses pemulihan, serta terdorong untuk saling berkomunikasi secara langsung dengan sesama rekan tim dan staf pelatih.
Larangan Potong Rambut

Jurgen Klopp (Laman resmi DFB)
Aktivitas mendatangkan penata rambut pribadi ke hotel atau fasilitas latihan tim kini resmi dilarang keras karena dinilai tidak profesional.
Klopp ingin menghilangkan atmosfer yang terlalu memanjakan pemain di dalam pemusatan latihan, sekaligus meminta setiap pilar Jerman menyelesaikan seluruh urusan pribadi sebelum tiba di pelatnas.
Pembatasan Ketat Kunjungan Keluarga
Selain persoalan internal tim, Klopp turut merevisi kebijakan kunjungan keluarga yang sebelumnya tergolong sangat bebas di era kepemimpinan pelatih terdahulu.
Kunjungan keluarga kini hanya diizinkan pada momen-momen tertentu saja, termasuk saat Jerman bersiap melakoni ujian pertama di ajang UEFA Nations League melawan Belanda.