Sejarah Singkat Manchester City: Lahir dari Sosok Wanita hingga Menjadi Tetangga Bising Manchester United

Manchester City hingga saat ini menjadi satu-satunya tim profesional di Inggris yang lahir dari ide pemikiran wanita.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 06 April 2018
Sejarah Singkat Manchester City: Lahir dari Sosok Wanita hingga Menjadi Tetangga Bising Manchester United
Manchester City. (Zimbio.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City mempunyai sejarah yang panjang dalam kancah sepak bola Inggris. Klub berjuluk The Citizens harus mengalami fase naik-turun untuk menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Inggris.

Manchester City lahir dari embrio sebuah klub sepak bola Gereja St Mark pada tahun 1880. Saat itu, Romawi dengan sistem gereja menguasi pemerintahan dunia.

Awal mula terbentuknya Manchester City, ditandai dengan diangkatnya Arthur Connell sebagai kepala Gereja St Mark di West Gorton, sebuah distrik bagian timut Kota Manchester.

Kejahatan di Kota Manchester saat itu sangat tinggi. Putri Arthur Connell, Anna Connell ingin membentuk asosiasi olah raga pemuda untuk menurunkan tingkat kejahatan di Kota Manchester. Maka dari itu, lahirlah sebuah klub kriket di bawah Gereja St Mark pada tahun 1868.

Selanjutnya, klub kriket tersebut mengalami perubahan menjadi sebuah tim sepak bola bernama St.Marks (West Gordon) pada tahun 1880. Kemunculan tim sepak bola tersebut tidak lepas dari kepopuleran dunia bal-balan yang mulai naik.

Pada tahun 1887, tim berevolusi menjadi Ardwick AFC, lantaran berpindah markas ke Hyde Road. Ardwick AFC menjadi salah satu klub pendiri Divisi Dua Inggris pada tahun 1892. Dua tahun kemudian, Ardwick AFC mengubah namanya menjadi Manchester City Football Klub, seiring dengan mewakili Hyde Road di kompetisi Divisi Dua Inggris.

Manchester City akhirnya mampu menjadi juara Divisi Dua pada tahun 1989. The Citizens promosi ke Liga Utama Inggris. Tahun 1904, Manchester City menjadi klub pertama Kota Manchester yang meraih gelar juara Piala FA saat mengalahkan Bolten Wanderes 1-0.

Awal mula Manchester City. (Mancity.com)

Manchester City (1900-an hingga 1970-an)

Kemudian, Manchester City harus mengalami masa vakum dengan klub-klub lainnya usai adanya Perang Dunia I pada tahun 1914 hingga 1918. Manchester City mulai kembali aktif dengan bepindah markas ke Maine Road pada 1923, seiring dengan terbakarnya Hyde Road.

Pada tahun 1926, Manchester City harus terdegradasi ke Divisi Dua. Padahal, Manchester City meraih kemenangan perdana paling telak dalam Derby Manchester melawan Manchester United di Old Trafford, dengan skor telak 6-1.

Dua tahun kemudian, Manchester City kembali promosi ke Liga Utama Inggris usai menjadi juara Divisi Dua. Manchester City kemudian menorehkan prestasi dengan merebut gelar Piala FA untuk kedua kalinya pada tahun 1934, usai mengalahkan Portsmouth 2-1.

Tiga tahun berselang, Manchester City meraih gelar juara perdana Liga Utama Inggris. Setelah itu, fase naik-turun Manchester City terjadi.

Sampai pada akhirnya, Manchester City meraih gelar kedua Liga Utama Inggris pada tahun 1968. Satu tahun berikutnya, Manchester City meraih gelar Piala FA untuk ketiga kalinya usai mengalahkan Leicester City 1-0 di Wembley Stadium.

Satu tahun berikutnya, Manchester City meraih gelar perdana di kompetisi Eropa. The Citizens meraih gelar Piala Winners tahun 1970. Gelar itu dilengkapi dengan keberhasilan Manchester City menjadi juara Piala Liga Inggris di tahun yang sama.

Skor 1-6 untuk kemenangan Manchester City di Old Trafford. (Telegraph.co.uk)

Rivalitas dengan Manchester United

Juara Piala Winners menunjukkan bukti bahwa Manchester City patut diperhitungkan sang kakak yang sekaligus tetangganya, Manchester United. Setelah itu, rivalitas kedua klub mulai panas tersaji.

Beberapa kejadian sempat mewarnai Derby Manchester di tahun 1970-an. Pada musim 1973-1974 contohnya, ketika Mike Doyle (Manchester City) dan Lou Macari (Manchester United) tidak ingin keluar lapangan meski menerima kartu merah. Wasit sampai turun tangan untuk membuat keduanya keluar dari lapangan. Hingga pada akhirnya, wasit menyuruh seluruh pemain kedua kesebelasan untuk masuk ke ruang ganti, sebelum Doyle dan Macari keluar dari lapangan.

Setelah itu, rivalitas keduanya mulai mereda pada tahun 1980-an. Hanya segelintir kejadian menarik di dalam lapangan mewarnai Deby Manchester.

Dekade 1990-an, Manchester United mulai tumbuh mengumpulkan banyak gelar. Manchester City hanya menjadi klub sebatas naik-turun kasta kompetisi dan bertahan di papan tengah. Rivalitas keduanya masih biasa saja.

Manchester City akhirnya membangun sebuah tim impian dengan masuknya investor Sheikh Mansour. Gelontoran dolar Amerika Serikat diberikan Sheikh Mansour untuk membangun Manchester City menjadi tim kuat.

Manchester United Vs Manchester City. (Zimbio)

Pemain-pemain macam Carlos Tevez, Mario Ballotelli, Samir Nasri, hingga pelatih Roberto Mancini pernah didatangkan Manchester City. Tradisi belanja pemain bintang pun dilakukan Manchester City.

Pada musim 2011/2012, Manchester City akhirnya untuk pertama kali menjadi juara Premier League Inggris, dan memberikan kekalahan kandang telak perdana di era Sir Alex Ferguson untuk Manchester United. Manchester City membantai Manchester United 1-6 di Old Trafford.

Rivalitas keduanya terus berlanjut di perburuan gelar juara. Musim 2013/2014, Manchester City kembali membuktikan sebagai tentangga bising dengan meraih gelar juara kedua Premier League.

Di era Pep Guardiola (Manchester City) dengan Jose Mourinho (Manchester United), Derby Manchester terasa sangat panas, mengingat kedua sosok pelatih memiliki rivalitas yang panjang. Kini, Manchester City berpeluang menjadi juara Premier League musim 2017/2018, jika mampu mengalahkan Manchester United, pada laga pekan ke-32 Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (7/7) esok malam WIB.

Manchester City Manchester United Manchester City Vs Manchester United Premier League

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs Norwich City: Pantang Seperti Tetangga
Prediksi Manchester City vs Norwich City di Carabao Cup 2026/2027. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, jadwal, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Kamis, 17 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs Norwich City: Pantang Seperti Tetangga
Inggris
Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup, Michael Carrick Tidak Takut Dipecat
Manchester United tersingkir dari Carabao Cup usai kalah 2-3 dari Brighton. Michael Carrick mengaku tidak merasa berada di bawah tekanan dan siap membawa MU bangkit.
Johan Kristiandi - Kamis, 17 September 2026
Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup, Michael Carrick Tidak Takut Dipecat
Hasil akhir
Hasil Manchester United vs Brighton: Terkena Comeback, The Red Devils Angkat Koper dari Carabao Cup
Hasil Manchester United vs Brighton di Carabao Cup berakhir 2-3. Sempat unggul dua gol, Setan Merah justru tersingkir usai Brighton melakukan comeback dramatis.
Johan Kristiandi - Kamis, 17 September 2026
Hasil Manchester United vs Brighton: Terkena Comeback, The Red Devils Angkat Koper dari Carabao Cup
Inggris
Superkomputer Prediksi Skor Manchester United vs Brighton: Setan Merah ke Fase Selanjutnya
Prediksi Manchester United vs Brighton versi superkomputer Opta. Simak peluang kemenangan Setan Merah dan hasil simulasi Carabao Cup 2026/2027.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Superkomputer Prediksi Skor Manchester United vs Brighton: Setan Merah ke Fase Selanjutnya
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs Brighton, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Man United vs Brighton di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, prediksi, susunan pemain, head to head, dan siaran langsung.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs Brighton, Live di Sini!
Spanyol
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Jadwal bola malam ini, Rabu 16 September 2026 hingga Kamis dini hari. Ada AC Milan vs Benfica, Barcelona vs Racing Santander, dan Man United vs Brighton.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Inggris
Prediksi dan Link Streaming Manchester United vs Brighton: The Red Devils Rawan Terpeleset
Prediksi Man United vs Brighton di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, link streaming, H2H, susunan pemain, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Manchester United vs Brighton: The Red Devils Rawan Terpeleset
Inggris
Wonderkid Manchester United Ajukan Permintaan untuk Pergi, Ada Apa dengan Setan Merah?
Wonderkid 15 tahun JJ Gabriel mengajukan permintaan untuk meninggalkan Manchester United. Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen mengintai.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Wonderkid Manchester United Ajukan Permintaan untuk Pergi, Ada Apa dengan Setan Merah?
Inggris
Putaran Tiga Piala Liga, Carrick Tekankan Pentingnya Trofi untuk Manchester United
Michael Carrick menegaskan pentingnya trofi bagi Manchester United. Ia ingin Setan Merah menang saat menghadapi Brighton di Piala Liga.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Putaran Tiga Piala Liga, Carrick Tekankan Pentingnya Trofi untuk Manchester United
Inggris
Sering Kritik Wasit, Mikel Arteta Disebut bak Sir Alex Ferguson
Jamie Carragher menyamakan Mikel Arteta dengan Sir Alex Ferguson setelah pelatih Arsenal itu mengkritik keras keputusan wasit kontra Sunderland.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Sering Kritik Wasit, Mikel Arteta Disebut bak Sir Alex Ferguson
Bagikan