Sejarah Persaingan Derby Manchester di Piala Liga Inggris

Tengah pekan ini akan diramaikan dengan duel Manchester United melawan Manchester City pada laga semifinal Piala Liga Inggris
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 05 Januari 2021
Sejarah Persaingan Derby Manchester di Piala Liga Inggris
Derby Manchester (Guardian)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tengah pekan ini akan diramaikan dengan duel Manchester United melawan Manchester City. Kedua tim saling sikut pada laga semifinal Piala Liga Inggris, di Old Trafford, Kamis (7/1) dini hari WIB.

Laga yang lazim disebut sebagai derby Manchester itu memang punya sejarah panjang. Tak hanya di liga, kedua tim juga kerap berjumpa di Piala Liga. Sejumlah pertandingan yang tertulis di buku sejarah pun tercipta.

Duel pertama adalah semifinal yang dimainkan pada Desember 1969. Ketika itu, banyak orang yang menyebut duel tersebut sebagai panggung dari trisula maut.

Manchester City memiliki Colin Bell, Francis Lee, dan Mike Summerbee. Pada sisi lain, Geoge Best, Bobby Charlton, dan Denis Law membela panji The Red Devils.

Kedua tim sedang menikmati masa kejayaan jelang pertandingan. Manchester City memenangi liga, sedangkan Man United meraih Piala Eropa. Tak pelak, pertandingan di semifinal Piala Liga Inggris menjadi pembuktian siapa klub terbaik di Manchester.

Baca juga:

Manchester City Kembali Buka Tempat Latihan, Everton Mangkel

Pelajaran Berharga dari Jadon Sancho untuk Manchester City

Apa Kabar Odion Ighalo?

Derby Manchester

Manchester City meraih kemenangan 2-1 pada leg pertama di Maine Road. Kemenangan tersebut diraih usai Lee mencetak gol dari titik putih jelang akhir pertandingan. Banyak media yang menyebut duel tersebut berlangsung sangat sengit.

Kemenangan Man City berakhir dengan kontroversi. Sebab, para penggawa Manchester United menganggap sang tetangga tidak layak mendapatkan tendangan penalti. Gestur Best yang menjatuhkan bola dari tangan wasit Jack Taylor menjadi tanda jika ada amarah di kubu Setan Merah.

Taylor tidak tinggal diam, ia memasukkan aksi nakal Best tersebut dalam laporan pertandingan. Sang legenda pun dilarang tampil selama empat pekan. Hebatnya, ketika comeback, Best langsung trengginas dengan mengemas enam gol ke gawang Northmapton di Piala FA.

Pada leg kedua, Manchester United sempat memimpin 2-1. Itu artinya, agregat kedua tim sama kuat 3-3.

Namun, delapan menit jelang pertandingan usai, petaka datang bagi Manchester United. Wasit memberikan tembakan bebas tidak langsung kepada Man City.

Lee tetap melepaskan tembakan mengarah ke gawang. Ia berharap terjadi defleksi sebelum bola akhirnya masuk. Rupanya, apa yang diharapkan Lee kejadian. Kiper Alex Stepney menepis bola yang kemudian disambar Mike Summerbee menjadi gol. Padahal, gol tidak akan terjadi jika Stepney membiarkan bola langsung masuk ke gawang.

Manchester City pun keluar sebagai pemenang setelah pada laga final menekuk West Bromwich Albion 2-1.

Pada saat itu, Manchester City memang menguasai derby Manchester. The Citizens menuai enam kemenangan derby dari tujuh laga di Liga antara 1968 hingga 1974.

Hampir enam bulan berselang, kedua klub kembali bersua. Kali ini, Man City menyambangi Old Trafford dengan status favorit pada ajang Piala Liga Inggris.

Arthur Albiston, 17 tahun, menampilkan debut terkenal sebagai bek kiri. Sementara itu, bintang lapangan menjadi milik Gerry Daly yang mencetak gol kemenangan Man United dari titik putih. Skor akhir adalah 1-0.

Dalam buku karangan Richard Kurt, The Red Army Years, seorang penggemar menggambarkan jika kemenangan tersebut lebih megah ketimbang yang terjadi kontra Ajax pada 1976 dan Barcelona pada 1984.

"Itu adalah atmosfer terhebat. Paling mengasyikkan yang pernah saya lihat di Old Trafford," tulis sang suporter yang menggambarkan ledakan di Old Trafford saat itu.

Derby Manchester di Piala Liga Inggris juga menghadirkan kisah lain. Satu yang paling terkenal adalah cedera yang dialami penggawa City, Colin Bell. Pada duel yang dimenang Manchester City 4-0, Bell mendapatkan pelanggaran keras dari Martin Buchan yang nyaris merenggut kariernya.

"Rasanya kaki saya sudah dipaku ke tanah. Lutut saya tertekuk ke belakang, pembuluh darah di bagian bawah paha dan atas betis pecah. Semua ligamen di lutut saya robek. Dalam beberapa detik, lutut saya menjadi kantong darang," kenang Bel dalam autobiografinya.

Meski demikian, ia tak ingin menyalahkan Buchan. "Saya tidak menyalahkan Martin Buchan atas cedera itu. Ada pemain dalam pertandingan yang berusaha menendang dan melukai Anda, tetapi dia bukan tipe seperti itu," ulas Bell.

Seperti musim 1969-1970, Man City kemudian memenangi Piala Liga Inggris. Itu adalah gelar terakhir The Citizens sebelum dibeli Grup Abu Dhabi United pada 2008.

Satu tahun berselang, Man City mulai kembali mengusik Manchester United. Tak pelak, Sir Alex Ferguson menyematkan julukan tengga yang berisik kepada Manchester City.

Kini, kedua tim akan kembali saling berhadapan. Duo Manchester sedang dalam performa apik di Premier League. Manchester United menempati posisi kedua klasemen sementara, sedangkan Manchester City mulai menemukan keseimbangan.

Pertandingan tersebut tentunya akan menambah kisah di buku persaingan derby Manchester, khususnya di Piala Liga Inggris. Sejarah baru siap ditulis.

Manchester United Manchester City Breaking News Piala Liga Inggris
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.394

Berita Terkait

Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Piala Dunia
Dibeli dengan Banderol 116 Juta Poundsterling, Manchester City Rekrut Elliot Anderson
Manchester City mencapai kesepakatan merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai 116 juta poundsterling, memecahkan rekor transfer klub.
Arief Hadi - Jumat, 26 Juni 2026
Dibeli dengan Banderol 116 Juta Poundsterling, Manchester City Rekrut Elliot Anderson
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Bagikan