Scott Parker Dipecat, Jurgen Klopp Simpati dan Juga Sindir Pemilik Bournemouth

Scott Parker dipecat setelah memimpin empat laga Bournemouth.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 31 Agustus 2022
Scott Parker Dipecat, Jurgen Klopp Simpati dan Juga Sindir Pemilik Bournemouth
Jurgen Klopp dan Scott Parker (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League tidak hanya dikenal sebagai liga terbaik dunia, persaingan yang kompetitif, serta kekuatan finansial dari klub-klub yang melebihi liga top Eropa lainnya, tapi juga terkenal 'kekejamannya' untuk manajer atau pelatih.

Tidak usah heran saat musim baru dimulai, cukup banyak prediksi mengenai pelatih pertama atau nama-nama pelatih yang akan dipecat, sebab faktanya Premier League memang kejam.

Pada musim 2022-2023 yang baru berlangsung empat pekan sudah ada satu nama yang menjadi 'korban' yakni Scott Parker. Manajer Bournemouth itu dipecat usai kalah 0-9 melawan Liverpool di Anfield.

Akan tapi bukan karena hasil itu saja yang menjadi faktor pemecatan Parker, tapi publik menilai itu juga terjadi karena Parker mengkritik kebijakan manajemen dengan minimnya aktivitas transfer di musim panas ini.

Baca Juga:

Jude Bellingham Dibidik Liverpool, Borussia Dortmund Beri Respons Tegas

5 Gelandang yang Dapat Direkrut Liverpool di Sisa Waktu Bursa Transfer Musim Panas 2022

42 Juta Poundsterling Tak Cukup bagi Liverpool jika Ingin Moises Caicedo

Sejauh ini Bournemouth, yang berstatus sebagai tim promosi, sudah merekrut lima pemain yakni Marcos Sensi, Marcus Tavernier, Joe Rothwell, Neto, dan Ryan Fredericks.

Pemecatan Parker itu mendapatkan simpati dari manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Menurutnya pemecatan itu terlalu kejam apalagi jika benar Bournemouth memecatnya karena Parker mengkritik manajemen.

"Biarkan saya mengatakan ini, ketika saya mendengarnya hari ini, saya merasa inilah saatnya Anda menyadari apa pemilik yang tepat," kata Klopp sebagaimana dilansir dari Telegraph.

"Saya merasa (kasihan) untuk Scott. Bukan karena timnya tidak cukup baik. Sama sekali tidak. Hanya saja jika empat pertandingan pertama termasuk (Manchester) City, Arsenal dan Liverpool, itu seperti pengaturan jika Anda memiliki pemilik yang gugup."

"Saya sangat terkejut. Scott adalah manajer yang luar biasa dan kemudian Anda mendapatkan pertandingan seperti ini dan pemiliknya berkata, 'Sampai jumpa lagi?' Itu benar-benar kejam."

"Ada sistem yang berbeda di Premier League dalam hal bagaimana klub dipimpin. Beberapa negara memiliki klub dan beberapa aturan tidak membiarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan dalam hal memperluas sumber daya mereka. Klub lain memiliki struktur, seperti kami dan mungkin Arsenal."

"Lalu ada klub seperti Bournemouth. Tiga tim muncul – Fulham, Nottingham Forest dan Bournemouth. Nottingham belanja, Fulham belanja dan saya tidak ingat Bournemouth melakukan banyak hal. Kemudian sulit jika Anda tiba di Premier League."

Kemudian, Klopp juga menjawab pertanyaan media mengenai dukungan dari manajemen Liverpool, khususnya saat ini kala klub butuh gelandang baru dan deadline bursa transfer semakin dekat.

"Merekrut pemain tidak pernah masuk akal jika mereka bukan pemain yang tepat. Kenapa Anda ingin melakukan itu?" tambah Klopp.

“Saya tidak hati-hati (dengan dana transfer). Kami diberitahu apa yang mungkin dan apa yang tidak mungkin. Tidak ada kritik. Kami menjadi juara di musim ketika kami tidak merekrut siapa pun. Itu bukan pendekatan yang terkenal setelah berada di urutan kedua.

"Sayangnya, musim dimulai dengan terlalu banyak cedera, tetapi kami harus melewatinya. Apakah situasi kami persis seperti klub lain? Tidak. Tapi itu tidak pernah ada dan itu cukup bagus untuk dikerjakan," pungkas Klopp.

Klopp Jurgen Klopp Liverpool Premier League Bournemouth

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Yunani menjamu Jerman di UEFA Nations League. Simak prediksi skor, kabar tim, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Liga Dunia
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Jerman kalah 0-1 dari Yunani di kandang. Jurgen Klopp pasang badan dan menegaskan seluruh keputusan taktik serta susunan pemain adalah tanggung jawabnya.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Bagikan