Scott Parker Dipecat, Jurgen Klopp Simpati dan Juga Sindir Pemilik Bournemouth
BolaSkor.com - Premier League tidak hanya dikenal sebagai liga terbaik dunia, persaingan yang kompetitif, serta kekuatan finansial dari klub-klub yang melebihi liga top Eropa lainnya, tapi juga terkenal 'kekejamannya' untuk manajer atau pelatih.
Tidak usah heran saat musim baru dimulai, cukup banyak prediksi mengenai pelatih pertama atau nama-nama pelatih yang akan dipecat, sebab faktanya Premier League memang kejam.
Pada musim 2022-2023 yang baru berlangsung empat pekan sudah ada satu nama yang menjadi 'korban' yakni Scott Parker. Manajer Bournemouth itu dipecat usai kalah 0-9 melawan Liverpool di Anfield.
Akan tapi bukan karena hasil itu saja yang menjadi faktor pemecatan Parker, tapi publik menilai itu juga terjadi karena Parker mengkritik kebijakan manajemen dengan minimnya aktivitas transfer di musim panas ini.
Baca Juga:
Jude Bellingham Dibidik Liverpool, Borussia Dortmund Beri Respons Tegas
5 Gelandang yang Dapat Direkrut Liverpool di Sisa Waktu Bursa Transfer Musim Panas 2022
42 Juta Poundsterling Tak Cukup bagi Liverpool jika Ingin Moises Caicedo
Sejauh ini Bournemouth, yang berstatus sebagai tim promosi, sudah merekrut lima pemain yakni Marcos Sensi, Marcus Tavernier, Joe Rothwell, Neto, dan Ryan Fredericks.
Pemecatan Parker itu mendapatkan simpati dari manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Menurutnya pemecatan itu terlalu kejam apalagi jika benar Bournemouth memecatnya karena Parker mengkritik manajemen.
"Biarkan saya mengatakan ini, ketika saya mendengarnya hari ini, saya merasa inilah saatnya Anda menyadari apa pemilik yang tepat," kata Klopp sebagaimana dilansir dari Telegraph.
"Saya merasa (kasihan) untuk Scott. Bukan karena timnya tidak cukup baik. Sama sekali tidak. Hanya saja jika empat pertandingan pertama termasuk (Manchester) City, Arsenal dan Liverpool, itu seperti pengaturan jika Anda memiliki pemilik yang gugup."
"Saya sangat terkejut. Scott adalah manajer yang luar biasa dan kemudian Anda mendapatkan pertandingan seperti ini dan pemiliknya berkata, 'Sampai jumpa lagi?' Itu benar-benar kejam."
"Ada sistem yang berbeda di Premier League dalam hal bagaimana klub dipimpin. Beberapa negara memiliki klub dan beberapa aturan tidak membiarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan dalam hal memperluas sumber daya mereka. Klub lain memiliki struktur, seperti kami dan mungkin Arsenal."
"Lalu ada klub seperti Bournemouth. Tiga tim muncul – Fulham, Nottingham Forest dan Bournemouth. Nottingham belanja, Fulham belanja dan saya tidak ingat Bournemouth melakukan banyak hal. Kemudian sulit jika Anda tiba di Premier League."
Kemudian, Klopp juga menjawab pertanyaan media mengenai dukungan dari manajemen Liverpool, khususnya saat ini kala klub butuh gelandang baru dan deadline bursa transfer semakin dekat.
"Merekrut pemain tidak pernah masuk akal jika mereka bukan pemain yang tepat. Kenapa Anda ingin melakukan itu?" tambah Klopp.
“Saya tidak hati-hati (dengan dana transfer). Kami diberitahu apa yang mungkin dan apa yang tidak mungkin. Tidak ada kritik. Kami menjadi juara di musim ketika kami tidak merekrut siapa pun. Itu bukan pendekatan yang terkenal setelah berada di urutan kedua.
"Sayangnya, musim dimulai dengan terlalu banyak cedera, tetapi kami harus melewatinya. Apakah situasi kami persis seperti klub lain? Tidak. Tapi itu tidak pernah ada dan itu cukup bagus untuk dikerjakan," pungkas Klopp.
Arief Hadi
16.344
Berita Terkait
Hasil Premier League: Arsenal Mengamuk, Bantai Leeds United 4-0 di Elland Road
Jadwal Live Streaming Premier League Chelsea vs West Ham United, Tanding Mulai Minggu (01/02) Pukul 00.30 WIB di Stamford Bridge
Jadwal Live Streaming Premier League Leeds United vs Arsenal, Main di Elland Road dan Kick-off Sabtu (31/01) Pukul 22.00 WIB
Lawan West Ham United, Pertandingan Terbesar Chelsea Musim Ini
Mikel Arteta Minta Premier League Ubah Regulasi soal Jumlah Pemain pada Skuad Pertandingan
Prediksi Hasil Laga Leeds United vs Arsenal Versi Superkomputer: The Gunners Tanpa Kemenangan di Tiga Laga Beruntun
Prediksi Hasil Laga Liverpool vs Newcastle United Versi Superkomputer: Bidik Kemenangan Pertama pada 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs West Ham United: Derby London Beda Kepentingan
Domino Efek Transfer Inter Milan: Frattesi Diincar Forest, Bidik Curtis Jones sebagai Pengganti
Prediksi dan Statistik Leeds United vs Arsenal: Bangkit atau Berpotensi Kehilangan Posisi di Puncak Klasemen