Sarriball Sempurna untuk Alvaro Morata

Gaya bermain Alvaro Morata cocok dengan filosofi sepak bola Maurizio Sarri di Chelsea.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 15 November 2018
Sarriball Sempurna untuk Alvaro Morata
Alvaro Morata (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Catatan tak terkalahkan Manchester City dan Liverpool musim ini di Premier League bukanlah hal yang aneh, karena Pep Guardiola dan Jurgen Klopp sudah cukup lama melatih klubnya masing-masing. Tapi untuk Chelsea, catatan itu sangat spesial.

Cukup sulit untuk tidak memberikan pujian kepada manajer asal Italia, Maurizio Sarri, yang baru ditunjuk menggantikan Antonio Conte beberapa pekan sebelum musim 2018-19 bergulir. Sarri langsung memberikan sentuhan magisnya kepada permainan The Blues.

Tidak ada lagi permainan yang cenderung berhati-hati ketika bertanding. Chelsea mendominasi penguasaan bola, bermain ofensif, memeragakan operan-operan pendek, dan melakukan pressing (tekanan) tinggi dalam fase bertahan.

Permainan seperti itu menguntungkan sebagian besar pemain. Kecuali Victor Moses dan Danny Drinkwater yang tidak masuk rencana Sarri, sisanya bahagia saat ini. Tidak terkecuali penyerang asal Spanyol, Alvaro Morata.

Eks striker Real Madrid sudah mencetak enam gol dari 16 penampilannya di seluruh kompetisi. Kepercayaan dirinya membaik dibanding musim lalu dan yang paling penting, Morata menikmati gaya main yang diterapkan Sarri dengan istilah “Sarriball”.

“Saya diberitahu dia (Sarri) seorang pelatih yang bermain dengan sangat baik dengan bola dan suka pekerjaan taktik, tapi dia juga bagus membina hubungan personal dengan pemain,” ucap Morata soal Sarri kepada Gazzetta Dello Sport.

“Sarri tahu persis perbedaan di antara momen-momen berbeda dalam hidup skuatnya: ketika Anda harus bekerja maka dia seperti jenderal yang memberikan contoh, ketika tiba waktunya bercanda maka Anda akan mati tertawa (kiasan).”

“Kami belum lama dengan Sarri dan belum kalah, ini bagus karena kompetisi sangat sulit di Premier League, dan kami akan berkembang. Saya terkejut berbicara kepadanya. Dia selalu ada dan tertarik, dia ingin mengenal Anda, bagaimana hidup Anda,” tambah Morata.

Lebih lanjut, pemain berusia 26 tahun menikmati peran bermain di bawah asuhan Sarri. Seraya menyindir Conte, Morata mengakui lebih nyaman tidak menjadi target man di lini depan yang membelakangi gawang.

“Sistem bermainnya sempurna bagi saya, hampir seluruh bola datang ke saya ketika saya berada di depan gawang lawan dan ini lebih baik daripada ketika saya bermain membelakangi gawang dan harus berbalik – ini bukan permainan saya,” cetus Morata.

Tidak salah memang ucapan Morata. Sedari dulu ia memang terkenal sebagai striker modern yang lebih suka menjemput bola, bermain melebar, dan mencari ruang di pertahanan lawan sembari bergerak. Gaya mainnya itu sesuai dengan Sarriball dibandingkan taktik Conte musim lalu yang cenderung bertahan. Dalam taktik Sarri, Olivier Giroud yang cukup kerepotan menjalankan perannya.

Breaking News Chelsea Alvaro Morata Antonio Conte Maurizio Sarri
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.212

Berita Terkait

Timnas
Sudah Hubungi Lebih dari 60 Pemain, John Herdman Ungkap Target Jangka Pendek Bersama Timnas Indonesia
John Herdman membeberkan target jangka pendeknya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu fokus analisis, komunikasi pemain, dan evaluasi kegagalan ke Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Sudah Hubungi Lebih dari 60 Pemain, John Herdman Ungkap Target Jangka Pendek Bersama Timnas Indonesia
Spanyol
Deretan Pelatih yang Kariernya di Real Madrid Hanya Seumur Jagung: Xabi Alonso Terbaru
Karier pelatih di Real Madrid tak selalu panjang. Dari Camacho hingga Benítez, kini Xabi Alonso masuk daftar pelatih dengan masa jabatan tersingkat di Los Blancos.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Deretan Pelatih yang Kariernya di Real Madrid Hanya Seumur Jagung: Xabi Alonso Terbaru
Italia
Luciano Spalletti: Juventus Belum Selevel dengan Inter Milan dan Napoli
Luciano Spalletti merasa Juventus asuhannya masih belum selevel dengan Inter Milan dan Napoli.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Januari 2026
Luciano Spalletti: Juventus Belum Selevel dengan Inter Milan dan Napoli
Timnas
John Herdman Jadikan Tekanan dari Suporter Timnas Indonesia sebagai Kekuatan
John Herdman menyatakan kesiapannya menanggung beban sekaligus harapan tinggi dari suporter Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Januari 2026
John Herdman Jadikan Tekanan dari Suporter Timnas Indonesia sebagai Kekuatan
Inggris
Siap Hadapi Arsenal, Liam Rosenior Yakin Chelsea Punya Modal untuk Raih Kemenangan
Pelatih baru Chelsea Liam Rosenior yakin sudah memiliki sumber daya untuk meraih kemenangan saat bersiap menjamu Arsenal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Januari 2026
Siap Hadapi Arsenal, Liam Rosenior Yakin Chelsea Punya Modal untuk Raih Kemenangan
Timnas
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut Liga Indonesia punya potensi menghasilkan pemain terbaik untuk Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Januari 2026
Nonton Persib vs Persija, John Herdman Terpesona dengan Rizky Ridho dan Janji Perhatikan Liga Indonesia
Timnas
John Herdman Akan Keliling Eropa Akhir Januari, Bertemu Diaspora Sekaligus Cari Pemain Naturalisasi Baru
Pelatih asal Inggris itu mengaku sudah menjalin komunikasi secara virtual dengan beberapa pemain Timnas Indonesia selepas dirinya resmi menahkodai Skuad Garuda.
Tengku Sufiyanto - Selasa, 13 Januari 2026
John Herdman Akan Keliling Eropa Akhir Januari, Bertemu Diaspora Sekaligus Cari Pemain Naturalisasi Baru
Timnas
John Herdman Ungkap Alasan Pilih Tangani Timnas Indonesia, Percaya Bisa Tembus Piala Dunia
John Herdman itu yakin Skuad Garuda punya potensi besar lolos ke Piala Dunia.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
John Herdman Ungkap Alasan Pilih Tangani Timnas Indonesia, Percaya Bisa Tembus Piala Dunia
Timnas
Ikut John Herdman ke Timnas Indonesia, Alasan Cesar Meylan Bukan Sekadar Melanjutkan Kisah 15 Tahun Bersama
Cesar Meylan buka suara soal keputusannya mengikuti John Herdman ke Timnas Indonesia. Bukan sekadar 15 tahun bekerja bersama, ini alasan sesungguhnya sang asisten pelatih.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Ikut John Herdman ke Timnas Indonesia, Alasan Cesar Meylan Bukan Sekadar Melanjutkan Kisah 15 Tahun Bersama
Liga Indonesia
Bung Ferry Diterima dengan Baik di GBLA, Ketum The Jakmania Berterima Kasih kepada Bobotoh
Upaya perdamaian The Jakmania dengan Viking terus dilakukan. Pendiri dan mantan Ketum Jakmania, Bung Ferry, diterima dengan baik di Bandung
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Januari 2026
Bung Ferry Diterima dengan Baik di GBLA, Ketum The Jakmania Berterima Kasih kepada Bobotoh
Bagikan