Saatnya Indonesia Belajar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia di Tahun 2018

Indonesia bersama Thailand bidding Piala Dunia 2034.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 02 Januari 2018
Saatnya Indonesia Belajar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia di Tahun 2018
Timnas Indonesia saat ini. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tahun 2018 baru saja memasuki hari kedua, Selasa (2/1). Di tahun shio tikus ini, Indonesia bakal menjadi pusat perhatian para pencinta sepak bola Asia, khususnya ASEAN.

Indonesia setidaknya menggelar sepuluh kegiatan olah raga. Selain Asian Games dan Asian Para Games, Indonesia menjadi tuan rumah tujuh turnamen Piala AFF, mulai dari Piala Futsal AFF, AFF Futsal Club Championship, Piala AFF U-15, Piala AFF-U-18, AFF Women Championship (U-15 dan senior), dan AFF Beach Soccer. Lalu Indonesia jadi tuan rumah Piala AFC U-19.

Pertama, Indonesia menggelar Piala AFF Futsal Klub pada 1-10 Mei. Kedua, Piala AFF U-16 Wanita pada bulan Juni. Ketiga, Piala AFF Wanita pada tanggal 21 Juni-4 Juli. Keempat, Piala AFF U-18 pada 2-14 Juli. Kelima, Piala AFF U-15 pada 29 Juli-11 Agustus. Keenam, Piala AFF Futsal pada 6-15 September. Ketujuh, Piala AFC U-19 pada 18 Oktober-4November. Kedepelapan, ada Piala AFF Sepak Bola Pantai dengan waktu tentatif antara Oktober atau November 2018.

Belum lagi, ada Asian Games pada 18 Agustus-2 September. Di mana Indonesia, bakal diwakili Timnas U-23 pada ajang tersebut dalam cabang olah raga sepak bola. Lalu ada Asian Para Games pada 8-16 Oktober.

Tentu jadwal yang padat tersebut, tidak membuat Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) merasa kewalahan. Justru, PSSI sudah mempersiapkan segalanya, termasuk mengakomodir waktu penyelenggaraan.

"Ada tujuh event dari AFF yang dikonfirmasi dari komite kompetisi AFF dan akan berlangsung di Indonesia pada 2018. Kami sudah pertimbangkan itu dan sesuaikan jadwalnya," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, beberapa waktu yang lalu.

Skuat Timnas Indonesia saat ini. (PSSI)

Belajar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Makna yang terpendam dalam penyelenggaraan pesta sepak bola tahun 2018 di Indonesia adalah sebuah pembelajaran. Belajar bagaimana Indonesia menjadi tuan rumah yang baik untuk gol menyelenggarakan Piala Dunia 2034.

Seperti diketahui, Indonesia sudah mendapatkan restu dari konfederasi sepak bola Asia Tenggara (AFF) buat maju sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Bidding Piala Dunia 2034 menjadikan Indonesia bersama Thailand maju untuk jadi tuan rumah. Proses formal bidding baru bisa diterima FIFA pada 2026.

Tentu saja penyelenggaraan event-event sepak bola di tahun 2018 harus dimanfaatkan betul dalam bidang football development, tidak hanya dari segi teknis melainkan hingga Sumber Daya Alam (SDA), dan tentu saja mendapat dukungan Pemerintah.

"Kami memaksimalkan seluruh pencinta sepak bola, ini kalau tidak buat master-masternya bahwa akan ada pertandingan pada 2018," kata Joko Driyono.

"Kami ingin momentum itu kami pergunakan dengan sebaik-baiknya. Kami ingin sepak bola di Indonesia juga bisa menjadi event memajukan industri dan ini menjadi tantangan bagi PSSI."

"Piala Dunia bukan hanya pekerjaan federasi tapi juga pekerjaan negara. Oleh karenanya, penting untuk mendapatkan endorsement dari negara dalam hal ini Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara). Ini starting point untuk jalan panjang."

"Sepak bola khususnya Piala Dunia tidak hanya sekadar pertandingan, ini masalah infrastruktur, sumber daya manusia, daya dukung kota, kemudian handling media, performance tim, semua hal yang mengenai perpajakan imigrasi dan lain-lainnya. Ini karena menyangkut ribuan orang yang datang dari seluruh penjuru dunia."

Afrika Selatan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. (BBC)

Manfaat yang Didapat dari Bidang Ekonomi

Penyelenggaran sebuah event olah raga, termasuk turnamen sepak bola mendapat manfaat yang banyak, mulai dari peningkatan ekonomi rakyat hingga devisa negara dari kedatangan dan kunjungan Warga Negara Asing (WNA).

Dalam bidang ekonomi, contoh bisa dilihat dari negera Afrika Selatan yang menyelenggarakan Piala Dunia 2010. Data dari African-union.org, GDP (Gross Domestic Product) Afrika Selatan meningkat menjadi 354 miliar dolar Amerika Serikat dari angka 289 miliar dolar Amerika Serikat di tahun 2009.

GDP adalah total nilai produksi barang dan jasa di dalam suatu negara selama satu tahun. Artinya, pergerakan barang dan jasa yang dibeli masyarakat dalam waktu setahun. Meingkatnya GDP tentu lahir dari penjualan tiket pertandingan dan transportasi, jasa transportasi, makanan serta minuman, dan masih banyak lagi.

Kemudian dalam bidang devisa negara, kedatangan wisatawan untuk menyaksikan negaranya bertanding atau sekedar berkunjung di event olah raga membuat devisa negara meningkat, yang lahir dari pajak hingga visa.

Dengan begitu, event-event olah raga yang digelar di Indonesia tahun 2018 tentu diharapkan dapat menimbulkan manfaat yag signifikan, mulai dari GDP meningkat, devisa negara, hingga ekonomi kerakyatan. Ekonomi kerakyatan meliputi Usaha Kecil Menengah (UKM) percetakan spanduk, penjualan pernak-pernik berkaitan dengan event olah raga, serta tentu saja penjualan jersey Timnas Indonesia.

Tinjauan renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dilakukan PSSI dan Pemerintah. (PSSI)

Pemerintah-PSSI Harus Bersinergi

Dengan manfaat yang bisa dicapai, apalagi dalam sektor ekonomi. Pemerintah dengan PSSI harus bersinergi.

Pendapatan suatu negara dari seluruh event olah raga di tahun 2018, harus dijadikan modal awal pembangunan infrastruktur olah raga yang menunjang. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), Dewan Perwakilan Kerakyatan (DPR), dan tentu saja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tidak boleh lagi berlama-lama menentukan pembangunan infrastruktur olah raga.

Di satu sisi, PSSI harus menyiapkan segala teknis dalam. Induk Sepak Bola Indonesia itu harus segera lebih gencar menerapkan Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia) ke seluruh pelosok Tanah Air.

Tentu saja, di samping itu, kompetisi harus terus ditingkatkan lagi kualitasnya. Adakan kompetisi jenjang di bawah umur mulai dari U-12 hingga U-19. Karena, kompetisi adalah tempat para pemain untuk mengasah skill dan mental.

Asosiasi Provinsi (Asprov), Asosiasi Kota (Askot), dan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI saling bersinergi membantu PSSI menerapkan kompetisi jenjang umur di wilayah masing-masing, dan menerapkan Filanesia.

Dengan gerak cepat dan teliti, tanpa campur tangan politik, mimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 menjadi kenyataan. Indonesia siap menggelar Piala Dunia 2034 dengan segala infrastruktur yang ada, dan di satu sisi Timnas Indonesia sudah memiliki kekuatan besar untuk tampil.

Timnas Indonesia PSSI AFF AFC Kemenpora

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
John Herdman Pastikan Akan Terus Pantau Pemain Potensial Timnas Indonesia di Super League
John Herdman pantau Super League secara langsung. Pelatih Timnas Indonesia ini bertekad temukan pemain berbakat untuk dipanggil ke Timnas Indonesia.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 07 Oktober 2026
John Herdman Pastikan Akan Terus Pantau Pemain Potensial Timnas Indonesia di Super League
Piala Asia
Persiapan Piala Asia 2027, Indonesia Hadapi Yordania Bulan Depan
Persiapan Piala Asia 2027, Timnas Indonesia uji coba lawan Yordania di Amman pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir beberkan alasannya.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 07 Oktober 2026
Persiapan Piala Asia 2027, Indonesia Hadapi Yordania Bulan Depan
Timnas
Update Ranking FIFA Usai FIFA ASEAN Cup, Indonesia Makin Dekat ke 100 Besar
Sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, ranking FIFA Timnas Indonesia naik ke posisi 116 dunia. Skuad Garuda makin dekat menembus 100 besar.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 07 Oktober 2026
Update Ranking FIFA Usai FIFA ASEAN Cup, Indonesia Makin Dekat ke 100 Besar
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Tegas, Pemain Persija Harus Lupakan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, meminta para pemain Macan Kemayoran yang baru menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia segera mengakhiri euforia dan fokus menghadapi PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Shin Tae-yong Tegas, Pemain Persija Harus Lupakan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Timnas
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia mendapat bonus tambahan dari Presiden Prabowo Subianto setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir mengungkap bonus tersebut.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Piala Asia
Sukses Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke Piala Asia 2027
Sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia alihkan fokus ke Piala Asia 2027. John Herdman siapkan dua laga uji coba di November.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 06 Oktober 2026
Sukses Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke Piala Asia 2027
Timnas
Justin Hubner Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan Selama FIFA ASEAN Cup 2026
Justin Hubner ungkap dapat ancaman pembunuhan dari netizen selama FIFA ASEAN Cup 2026. Bek Timnas Indonesia ini bungkam cibiran lewat trofi juara.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 06 Oktober 2026
Justin Hubner Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan Selama FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Gagal Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Puji Perkembangan Timnas Indonesia
Pelatih Thailand Anthony Hudson puji perkembangan pesat Timnas Indonesia usai kalah di final FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti di SUGBK.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 06 Oktober 2026
Gagal Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Puji Perkembangan Timnas Indonesia
Timnas
Alasan John Herdman Percayakan Penendang Penalti Timnas Indonesia pada Barisan Bek
John Herdman ungkap alasan pilih barisan bek seperti Elkan Baggott jadi eksekutor penalti Timnas Indonesia saat tumbangkan Thailand di final.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan John Herdman Percayakan Penendang Penalti Timnas Indonesia pada Barisan Bek
Timnas
John Herdman Sebut Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Pencapaian Terbaik dalam Kariernya
John Herdman sukses membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih asal Inggris itu sebut trofi ini jadi pencapaian terbaik dalam kariernya.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 06 Oktober 2026
John Herdman Sebut Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Pencapaian Terbaik dalam Kariernya
Bagikan