Saat Jamu Barito Putera, Persebaya Gelar Penghormatan untuk Eri Irianto

Persebaya Surabaya berencana melakukan penghormatan kepada salah satu legenda, Eri Irianto, sebelum pertandingan menghadapi Barito Putera, Minggu (8/4) nanti.
Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 07 April 2018
Saat Jamu Barito Putera, Persebaya Gelar Penghormatan untuk Eri Irianto
Kabag Ops Kapolrestabes Surabaya AKBP Bambang Sukmo Wibowo, Ketua Panpel Persebaya Wisnu Sakti Buana, Manajer Operasional Persebaya Wahyu Mariaji, dan Sekretatis Tim Persebaya Ram Surahman saat mengge
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Persebaya Surabaya berencana melakukan penghormatan kepada salah satu legenda, Eri Irianto, sebelum pertandingan menghadapi Barito Putera, Minggu (8/4) nanti. Sebelum kick-off rencananya dilakukan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan. Tepat tanggal 3 April kemarin merupakan peringatan 18 tahun kepergian sang legenda.

"Sebelum pertandingan, kami akan mengheningkan cipta untuk Eri Irianto. Kariernya di Persebaya sangat luar biasa, namanya sampai dikenang hingga diabadikan jadi nama wisma. Semua akan mengheningkan cipta selama satu menit," kata Wahyu Mariaji, manajer operasional Persebaya.

Tak hanya itu, panpel Persebaya juga menyiapkan pita hitam untuk dikenakan di lengan pemain sebagai tanda duka dalam laga nanti. Namun, semuanya masih akan akan dikondisikan dengan disesuaikan regulasi.

"Kalau pakai pita hitam, nanti kami akan sesuaikan dengan regulasi. Tapi, kami akan rencanakan seperti itu. Kami akan kondisikan dan laporkan semua, supaya pertandingan nanti tetap bisa berjalan baik," jelas Mariaji.

Manajer Persebaya, Chairul Basalamah membenarkan akan adanya penghormatan khusus untuk Eri Erianto. Tetapi ia tidak tahu seperti apa konsepnya karena merupakan rencana dari panitia pelaksana, namun kemungkinan berupa doa bersama.

Sebelumnya, pada saat latihan, 3 April lalu, pengurus, staff pelatih dan pemain melakukan aksi mengheningkan cipta di lapangan. "Rencananya begitu, tadi saya sudah dikasih informasi oleh panpel, karena yang berencana itu adalah teman-teman panpel," ungkapnya.

Eri Irianto merupakan salah satu legenda Persebaya Surabaya yang menghembuskan nafasnya saat membela Bajul Ijo pada 3 April 2000 silam melawan PSIM Yogyakarta. Gelandang kelahiran Sidoarjo 12 Januari 1974 membela Persebaya pada tahun 1998 hingga tahun 2000. Sebelumnya, pemain yang memiliki ciri khas determinasi tinggi dan tendangan geledek itu bermain untuk Petrokimia Putra, serta semusim bersama Kuala Lumpur FA.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, nomor punggung 19 milik Eri Irianto dipensiunkan. Jersey yang dipakainya pun disimpan dengan baik di mess Persebaya. Bahkan Mess Persebaya yang berlokasi di Jalan Karanggayam dinamai 'Wisma Eri Irianto'. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)

Breaking News Eri Irianto Persebaya surabaya

Berita Terkait

Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Bagikan