Romelu Lukaku dan Sederet Pengguna Nomor Terkutuk 9 di Chelsea

Kutukan nomor 9 di Chelsea berlanjut.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 26 Juni 2022
Romelu Lukaku dan Sederet Pengguna Nomor Terkutuk 9 di Chelsea
Romelu Lukaku (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Romelu Lukaku bak menyesali keputusannya kembali ke Chelsea pada 2021 dengan mahar transfer mendekati 100 juta poundsterling. Itu bisa dilihat dengan kembalinya Lukaku ke Inter Milan.

Penyerang timnas Belgia kembali ke Inter dengan status pinjaman, tanpa opsi beli, dengan dana pinjaman delapan juta eurp plus bonus sebesar empat juta euro. Lukaku bahkan rela memangkas gajinya dari 12 juta euro menjadi delapan juta euro per musim yang sepenuhnya dibayar Inter.

Pemain berusia 29 tahun sedianya menjadi top skorer Chelsea dengan 15 gol serta dua assists dari 44 laga di seluruh kompetisi. Akan tapi Lukaku tak sepenuhnya bermain reguler, bahkan Thomas Tuchel lebih banyak memercayai Kai Havertz sebagai penyerang tengah - meski itu bukan posisi terbaiknya.

Baca Juga:

Here We Go, Transfer Aneh Romelu Lukaku Akan Terwujud

PSG Ngebet Datangkan Skriniar, Inter Beri Respons Tegas

Inter Milan Tunggu Restu Pemilik Klub untuk Pulangkan Romelu Lukaku

Itu pun melanjutkan kutukan pengguna nomor 9 Chelsea yang pada mulanya terjadi pada musim 1999-2000, kala dikenakan Chris Sutton yang hanya mencetak satu gol liga, padahal ia direkrut mahal sebesar 10 juta poundsterling dari Blackburn Rovers.

Siapa saja pengguna nomor kutukan itu di Chelsea setelahnya? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Jimmy Floyd Hasselbaink (2000-2004)

Rekor pembelian Chelsea sebesar 15 juta poundsterling dari Atletico Madrid. Hasselbaink mencetak gol di laga debut, mencetak 26 gol di musim pertamanya di Chelsea, lalu 29 gol pada musim 2001-2002. Tidak buruk.

Namun di dua musim terakhir penampilannya bersama Chelsea jumlah golnya menurun drastis, pada akhirnya Hasselbaink dijual ke Middlesbrough pada 2004 dan menandai era terakhir Chelsea sebelum datang Roman Abramovich.

2. Mateja Kezman (2004-2005)

Musim 2004-2005 adalah sejarah bagi fans Chelsea, di mana kala itu mereka memenangi titel Premier League di bawah arahan Jose Mourinho serta beberapa rekrutan bintang. Salah satu yang datang adalah Mateja Kezmann.

Reputasinya kala membela PSV Eindhoven meyakinkan Chelsea untuk merekrutnya, tapi yang terjadi adalah ia hanya mencetak empat gol dari 25 laga dan kemudian dijual ke Atletico Madrid di akhir musim. Setelahnya penyerang asal Serbia bermain di banyak klub sebelum pensiun pada 2012 dengan South China.

3. Hernan Crespo (2005-2006)

Reputasinya di Italia lebih terkenal ketimbang di Inggris. Hernan Crespo datang mengenakan nomor 9 setelah Kezman. Crespo membantu Chelsea memenangi dua titel Premier League beruntun.

Akan tapi ia tak pernah nyaman bermain di Inggris dan keluarganya juga tak betah tinggal di Inggris. Crespo mencetak 13 gol di seluruh kompetisi, lalu dipinjamkan ke Inter Milan di musim berikutnya, dan pergi kala kontraknya habis.

4. Khalid Boulahrouz (2006-2007)

Momen ketika Chelsea 'menerobos arus' dan memberikan nomor yang identik dengan penyerang kepada bek tengah. Ya, kehormatan itu diberikan kepada bek tengah asal Belanda, Khalid Boulahrouz.

Boulahrouz diboyong dari Hamburg pada musim panas 2006, lalu setelah Crespo pergi ia memilih satu dari tiga nomor yang tersedia. Kombinasi cedera hingga inkonsistensi performa membuat pengguna nomor 9 ini jarang terlihat bermain, akhirnya Boulahrouz dijual ke Stuttgart setelah dipinjamkan ke Sevilla.

5. Fernando Torres (2011-2014)

Kejutan transfer Januari kala Chelsea merekrutnya sebesar 50 juta poundsterling dari Liverpool pada 2011. Kualitas Fernando Torres mencapai klimaks di Liverpool, tapi tidak saat membela Chelsea dari 2011 hingga 2014.

Kendati membantu Chelsea memenangi titel Liga Champions pada 2012 dan Liga Europa pada 2013, secara personal performa Torres menurun dalam urusan mencetak gol. Torres sempat tak mencetak gol dalam kurun waktu 903 menit setelah bergabung, serta kegagalannya mencetak gol kontra Manchester United pada September 2011.

6. Radamel Falcao (2015-2016)

Nama tenar juga tak menjamin gol tercipta. Chelsea, sudah melihat kegagalan besar Radamel Falcao kala dipinjam Man United pada medio 2014-2015, tapi tetap meminjamnya di musim berikutnya dari Monaco dan memberikannya nomor 9.

Alhasil, Falcao pun kembali menampilkan performa terburuk dengan satu gol dari 10 laga, kemudian di akhir musim dikembalikan ke Monaco.

7. Alvaro Morata (2017-2018)

Masalah mental dan psikologi jadi alasan buruknya performa Alvaro Morata di Chelsea. Padahal Chelsea tak murah merekrutnya sebesar 70 juta poundsterling dari Real Madrid, plus dikontrak lima tahun.

Morata tidak produktif mencetak gol, dipinjamkan setelah hanya bermain 18 bulan, lalu kembali pada musim 2019-2020 dan mengubah nomornya jadi 29. Cukup unik.

Selain nama-nama tersebut ada pengguna lainnya dari nomor kutukan 9 tersebut, yakni Steve Sidwell, Franco Di Santo, Gonzalo Higuain, dan Tammy Abraham.

Chelsea Trivia Sepak Bola Premier League Romelu lukaku

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Bagikan