Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Roma Vs Porto, Derby della Capitale bagi Pelatih Dragons

Pelatih Porto rasakan atmosfer Derby Ibu Kota kala melawan AS Roma di leg satu 16 besar Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 12 Februari 2019
Roma Vs Porto, Derby della Capitale bagi Pelatih Dragons
Sergio Conceiaco, pelatih Porto sekaligus legenda Lazio (Laman Resmi UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - AS Roma akan menjamu FC Porto di leg satu 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) pukul 03.00 dini hari WIB di Stadio Olimpico. Pertandingan itu akan menjadi laga spesial bagi pelatih Dragons, Sergio Conceicao.

Tidak ada yang lebih mengenal sejarah rivalitas Derby della Capitale atau Derby Ibu Kota Italia selain Conceicao. Pelatih berusia 44 tahun pernah memperkuat rival sekota Roma, Lazio selama dua periode (1998-2000 dan 2003-04).

"Jelas sekali memasuki stadion ini membangkitkan kenangan akan tahun-tahun bahagia dan banyak titel yang saya kuasai di Lazio. Datang ke Roma selalu emosional, tapi fokus saya untuk laga besok," tutur Conceicao di laman resmi UEFA.

"Tidak ada perasaan spesial menghadapi Roma. Ada perasaan spesial karena memiliki hati simbol dari FC Porto," tegas Conceicao yang sudah meraih satu Scudetto, dua Coppa Italia, dan satu Piala Winners.

Baca Juga:

VAR Siap untuk 16 Besar Liga Champions 2018-2019

16 Besar Liga Champions: Mengulas Duel Antar-Lini Manchester United Vs PSG

Prediksi Man United Vs PSG: Situasi Lebih Menguntungkan Tuan Rumah di Old Trafford

Pepe dan Sergio Conceicao

Porto memang bisa saja tampil mengejutkan melawan Roma yang masih angin-anginan musim ini di bawah arahan Eusebio Di Francesco. Mereka punya skuat dengan kombinasi pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas.

Iker Casillas, Pepe, sudah sarat pengalaman di Liga Champions bersama Real Madrid, sementara Hector Herrera, Eder Militao, Alex Telles, dan Yacine Brahimi, merupakan pemain-pemain berkualitas yang dimiliki Porto.

Kendati demikian, rekor mereka tidak bagus kala melawan klub-klub Italia di Liga Champions. Saban mentas ke Italia, Porto kalah enam kali dari tujuh kali kesempatan bermain tandang di sana. Satu-satunya pengecualian terjadi ketika menang 3-2 melawan Milan pada September 1996.

Tapi, Roma juga tidak pernah mengalahkan Porto di kompetisi Eropa dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Semua itu memang hanya terjadi di masa lalu. Namun, kedua klub punya sejarah di Eropa.

Di Francesco bertekad membawa Roma mengulang catatan gemilang musim lalu ketika menembus semifinal Liga Champions. Kali ini, dia ingin mencatatkan clean sheet alias tidak kebobolan agar Porto tidak memiliki keunggulan gol tandang.

Eusebio Di Francesco

"Laga nanti jadi kesempatan hebat untuk menampilkan performa hebat dan mengembalikan antusiasme. Kami harus kuat ketika bertahan besok. Penting untuk kami tidak kebobolan gol, meskipun hal itu tak boleh dijadikan alasan bagi kami merusak identitas bermain," papar Di Francesco.

"Sergio Conceicao melakukan pekerjaan dengan hebat, dia memberikan Porto identitas yang jelas. Meskipun cedera (pemain) mereka, mereka tetap kompak, terorganisir. Laga nanti bakal menuntut kekuatan fisik," lanjutnya.

Prakiraaan Susunan Pemain:

AS Roma (4-3-3): Antonio Mirante; Alessandro Florenzi, Kosta Manolas, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov; Lorenzo Pellegrini, Daniele De Rossi, Bryan Cristante; Nicolo Zaniolo, Edin Dzeko, Stephan El Shaarawy

Pelatih: Eusebio Di Francesco

Porto (4-3-3): Iker Casillas; Eder Militao, Felipe, Pepe, Alex Telles; Danilo Pereira, Hector Herrera, Oliver Torres; Otavio, Francisco Soares, Yacine Brahimi

Pelatih: Sergio Conceicao

Wasit: Danny Makkelie (Belanda)

Breaking News Liga Champions Roma AS Roma Lazio Porto FC Porto Eusebio Di Francesco Iker Casillas Pepe

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Piala Dunia
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Argentina dikabarkan mengajukan permintaan khusus kepada FIFA menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Apa alasannya?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Jadwal
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Dapatkan link live streaming Prancis vs Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff 02.00 WIB, prediksi susunan pemain, dan informasi lengkap pertandingan.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Feature
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Jelang semifinal Piala Dunia 2026, simak lima momen paling ikonik Inggris vs Argentina, dari Gol Tangan Tuhan Diego Maradona hingga penebusan David Beckham.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Bagikan