Robert Lewandowski, Cerita Batal ke Blackburn Rovers, dan Pernah Dilepas Klub karena Kekurusan

Penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski gagal gabung Blackburn Rovers dan faktor transformasi tubuh Lewandowski
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 21 Juni 2020
Robert Lewandowski, Cerita Batal ke Blackburn Rovers, dan Pernah Dilepas Klub karena Kekurusan
Robert Lewandowski (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Istilah tua-tua keladi dalam sepak bola itu eksis. Benar ada. Tengok saja Zlatan Ibrahimovic yang masih bermain di AC Milan pada usia 38 tahun, lalu ada Cristiano Ronaldo yang masih tetap prima pada usia 35 tahun dengan Juventus. Mereka bak istilah anggur merah yang semakin membaik ketika semakin bertambah tua.

Kecepatan dan stamina para penggawa veteran itu memang berkurang, namun semua itu ditutupi dengan pengalaman dan kualitas bermain. Selain keduanya satu nama yang paling mencuri perhatian seiring dimulainya sepak bola di tengah pandemi virus corona adalah penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

Teranyar Lewandowski mencetak dua gol ketika Bayern menang 3-1 atas Freiburg di Bundesliga. Dua golnya itu menambah jumlah golnya di Bundesliga menjadi 33. Menurut laman resmi Bundesliga itu adalah rekor baru.

Lewandowski mengalahkan Pierre-Emerick Aubameyang, eks penyerang Borussia Dortmund sebagai pemain asing dengan jumlah gol terbanyak dalam semusim di Bundesliga.

Baca Juga:

Lewandowski Hampir Berpaling dari Munchen demi Berduet dengan Cristiano Ronaldo di Real Madrid

5 Pemain Kunci Bayern Munchen di Balik Keberhasilan Meraih Titel Bundesliga ke-30

Sentuhan Emas Hansi Flick di Bayern Munchen yang Berbuah Titel Bundesliga ke-30

Robert Lewandowski semakin tajam pada usia 31 tahun

Selain itu juga Lewandowski juga bergabung dengan dua nama legendaris, Dieter Muller dan Gerd Muller sebagai salah satu dari tiga pemain yang mencetak 32 gol atau lebih dari semusim di Bundesliga. Ketajaman golnya membantu Bayern memperpanjang rekor tak pernah kalah di liga menjadi 19 kali.

Hebatnya lagi kemenangan Bayern atas Freiburg itu diraih ketika Die Roten sudah menjadi juara Bundesliga untuk kedelapan kali beruntun (titel ke-30). Bayern arahan Hans-Dieter Flick tampil professional untuk menyelesaikan liga.

Terlepas dari keputusan hebat direksi menunjuk Hansi Flick pada November lalu menggantikan Niko Kovac, performa Lewandowski secara individu memang hebat. Patut diingat usianya sudah berumur 31 tahun.

“Kami memanggilnya ‘Lewangoalski’ karena alasan itu. Dia striker top, penyerang top di dunia. Datang dan mencetak 31 gol sangatlah luar biasa hebat,” tutur bek kiri Bayern, Alphonso Davies memuji Lewandowski beberapa waktu lalu.

Cerita Gagal Gabung Blackburn Rovers

Robert Lewandowski kala masih membela Lech Poznan

Cerita ini bisa jadi sudah diketahui banyak orang. Pada 2010 Lewandowski di persimpangan jalan kala masih memperkuat Lech Poznan. Kala itu ia belum dikenal dan Marytn Glover, Ketua Pemandu Bakat Blackburn Rovers menyarankan klub untuk merekrutnya.

Blackburn besutan Sam Allardyce tengah mencari penyerang tengah karena striker yang dimiliki tak meyakinkan: Jason Roberts, Franco Di Santo, Nikola Kalinic, dan David Hoilett. Sementara Blackburn punya pemain kreatif seperti David Dunn dan Morten Gamst Pedersen.

Lewandowski mencetak 21 gol dari 34 laga saat itu dan Blackburn sudah sepakat membelinya sebesar empat juta poundsterling. Akan tapi sebuah bencana alam gunung meletus di Pegunungan Eyjafjallajokull, Islandia, menunda penerbangan di bagian Utara Eropa termasuk penerbangan Lewandowski ke Inggris.

Lewandowski urung ke Blackburn dan Dortmund merekrutnya. Glover yang kini bekerja di Southampton bisa jadi hanya geleng-geleng kepala melihat targetnya menjadi mesin gol mematikan di Jerman dengan Dortmund dan Bayern.

Transformasi Tubuh Robert Lewandowski

10 tahun berkarier di Jerman Lewandowski sudah mematenkan namanya di antara penyerang top Eropa. Tubuhnya pun ideal dengan tinggi badan 1,84 meter: unggul duel bola udara, punya kekuatan fisik untuk menahan bola.

Tapi tahukah Anda, Robert Lewandowski tidak memiliki tubuh ideal seperti ini sebelumnya. Pada 2006 Lewandowski dilepas Legia Warsaw karena … kekurusan.

“Dia (Lewandowski) sangat kurus. Kakinya seperti stik (rapuh dan kurus) dan saya selalu takut ada pemain lain yang akan mematahkannya,” ucap Krzysztof Sikorski, mantan pelatih Lewandowski.

Betapa kurusnya Lewandowski itu sedianya menjadi enigma mengingat silsilah dunia olahraga yang kuat dari keluarganya. Ayah Lewandowski, Krzsztof juara judo Polandia dan juga bisa bermain sepak bola. Ibuhnya, Iwona pevoli profesional, dan kakaknya Milena pevoli kompetitif.

Lantas bagaimana Lewandowski membentuk tubuhnya?

Anna Stachurska dan Robert Lewandowski

Jawaban sederhana dari pertanyaan itu jelas karena ia bekerja keras dan terus berlatih. Akan tapi ada faktor lainnya yang membantu transformasi tubuh Lewandowski. Faktor itu adalah istri Lewandowski, Anna Stachurska.

Anna adalah peraih medali perunggu dunia karate pada 2013 dan juga terkenal sebagai nutrisionis olahraga. Anna membantu Lewandowski membentuk tubuh yang ideal dengan makan dan minum yang teratur, waktu tidur teratur, dan olahraga yang cukup.

"Begitu sukses adalah pendekatan Lewandowski untuk nutrisi dan kebugaran sehingga di Dortmund ia dijuluki 'Tubuh' oleh rekan satu timnya yang mengagumi,” tulis Tom Williams di Bleacher Report.

“Lewy memiliki tubuh yang paling luar biasa, itu hanya otot murni. Ini mengejutkan para pemain lain di ruang ganti,” tutur mantan rekan setim Lewandowski di Dortmund, Nuri Sahin.

Pep Guardiola yang pernah melatihnya di Bayern pun dibuat kagum dengan kekuatan fisik Lewandowski. Terlebih menurutnya Lewandowski tidak hanya menjaga tubuhnya tapi juga disiplin dalam mengatur jadwal rutinitas hidupnya.

"Dia (Lewandowski) adalah pemain paling profesional yang pernah saya temui. Di kepalanya, dia berpikir tentang makanan yang tepat, tidur dan berlatih: 24 jam sehari. Dia selalu ada, tidak pernah cedera, karena dia fokus pada hal-hal ini,” tutur Guardiola pada 2016 silam.

“Dia selalu tahu apa yang penting untuk berada dalam kondisi terbaik. Tapi saya selalu sangat senang dengannya, sejak saat pertama."

Selain memanfaatkan fasilitas yang ada di pusat latihan Bayern, Lewandowski juga berlatih sendiri di rumah karena ia memiliki gym kecil di sana.

Robert Lewandowski

Selain itu pemain yang kontraknya berakhir pada 2023 itu juga memiliki resep sukses lainnya untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima: menyewa pelatih tidur.

"Ada dua atau tiga sesi saat kami (Lewandowski dan pelatih tidur) bertemu. Ini membahas beberapa detail tentang bagaimana saya bisa beregenerasi lebih baik,” ungkap Lewandowski di Bild.

“Misalnya, bahwa tidak ada sumber cahaya di dalam ruangan sama sekali. Kami bahkan membahas di posisi mana saya paling baik tidur.”

“Karena saya kidal dan kaki kanan saya lebih kuat, lebih baik bagi saya untuk tidur di sisi kiri saya. Saya mencoba mempraktikkannya, tetapi jelas sulit untuk mengimplementasikannya satu-satu.”

Dengan tubuh yang prima, fit bermain, plus kombinasi pengalaman dan kualitas bermain menjaga performa Robert Lewandowski tetap konsisten pada usia 31 tahun. Contoh tentunya bagi pesepak bola profesional yang masih muda.

Breaking News Lewandowski Robert Lewandoski Sosok Bayern Bayern munchen Blackburn Rovers

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Uji Coba Juventus vs Cremonese, Live Gratis dengan Cara Ini!
Link streaming Juventus vs Cremonese gratis, Jumat (2/10) pukul 17.30 WIB. Simak cara menonton laga uji coba dan akses siaran langsungnya.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Uji Coba Juventus vs Cremonese, Live Gratis dengan Cara Ini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Belgia vs Turki, Live di Sini!
Link streaming Belgia vs Turki di UEFA Nations League A, Sabtu (3/10) pukul 01.45 WIB. Cek cara menonton, prediksi susunan pemain, dan jadwalnya.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Belgia vs Turki, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Polandia vs Rumania: Berburu Tiga Poin Perdana
Link streaming Polandia vs Rumania di UEFA Nations League B, Sabtu (3/10) pukul 01.45 WIB. Simak prediksi, susunan pemain, H2H, dan cara menonton.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Polandia vs Rumania: Berburu Tiga Poin Perdana
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Thailand vs Filipina, Live di Sini!
Link streaming Thailand vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (2/10). Simak juga prediksi, susunan pemain, head to head, dan jadwal pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Thailand vs Filipina, Live di Sini!
Timnas
Cara dan Link Beli Tiket Final FIFA ASEAN CUP Indonesia vs Thailand
Link beli tiket final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak cara membeli tiket, harga resmi, Garuda ID, dan link Kita Garuda.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara dan Link Beli Tiket Final FIFA ASEAN CUP Indonesia vs Thailand
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Venezuela, Live di Sini!
Link streaming Korea Selatan vs Venezuela, Jumat (2/10) pukul 18.00 WIB. Cek cara menonton, susunan pemain, head to head, dan live hasil pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Venezuela, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Gratis di RCTI
Link streaming Prancis vs Italia live gratis di RCTI, Sabtu (3/10) pukul 01.45 WIB. Simak cara menonton, jadwal, dan prediksi pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Gratis di RCTI
Prediksi
Prediksi Korea Selatan vs Venezuela: Memperbanyak Jam Terbang Melawan Tim Amerika Selatan
Prediksi Korea Selatan vs Venezuela lengkap dengan susunan pemain, head to head, statistik, dan prediksi skor pertandingan uji coba 2 Oktober 2026.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Prediksi Korea Selatan vs Venezuela: Memperbanyak Jam Terbang Melawan Tim Amerika Selatan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Belgia vs Turki: Mangsa Empuk untuk Setan Merah
Prediksi Belgia vs Turki di UEFA Nations League A1, lengkap dengan link streaming, starting XI, head to head, statistik, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Belgia vs Turki: Mangsa Empuk untuk Setan Merah
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Italia: Ujian Berat untuk Gli Azzurri
Prediksi Prancis vs Italia di UEFA Nations League 2026: cek jadwal, head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan link streaming laga.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Italia: Ujian Berat untuk Gli Azzurri
Bagikan