Robert Alberts Sebut Persib Lawan Persebaya seperti Man City Vs Leeds United

Persib Bandung menang dengan skor 3-2.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 12 April 2021
Robert Alberts Sebut Persib Lawan Persebaya seperti Man City Vs Leeds United
Wander Luiz saat merayakan gol ke gawang Persebaya Surabaya. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts akui terjadi perbedaan permainan saat menghadapi Persebaya Surabaya di babak delapan besar Piala Menpora 2021, Minggu (11/4). Antara babak pertama dan babak kedua.

Pelatih asal Belanda ini mengatakan perbedaan itu jelas terlihat jika dilihat dari sudut pandang teknis. Menurutnya, di babak pertama, Persib tampil baik dan lebih dominan dibandingkan Persebaya.

Terbukti, tiga gol mampu dilesatkan Persib. Masing-masing melalui Ezra Walian di detik ke-40, Wander Luiz di menit ke-6 dan Nick Kuipers di menit ke-37.

"Lalu kami sudah berdiskusi, di jeda usai babak pertama. Saya berkata 'jika kalian ada di ruang ganti lawan, kalian akan keluar bertanding dengan mental bahwa kalian bermain untuk dua orang karena mereka kekurangan satu pemain'. Dan setiap tim yang kekurangan jumlah pemain itu mencetak gol melalui serangan balik atau set piece," ujar Robert Rene Alberts di Sleman, Yogyakarta, Senin (12/4).

Benar saja, Persebaya harus kehilangan satu pemainnya tepat di masa injury time babak pertama. Sang kiper, Satria Tama diganjar kartu merah lantaran mencoba menghalau bola menggunakan tangan di luat kotak penalti.

Baca Juga:

Tiga Pemain Persib Cedera Usai Kalahkan Persebaya, Termasuk Ezra Walian

Piala Menpora 2021: Tekuk Persebaya, Persib Susul Persija dan PSM

"Jadi kami harus menjaga konsentrasi tetap tinggi dan keluar bertanding dengan pemikiran laga ini masih 0-0. Jadi pemain sebenarnya memulai babak kedua seperti di babak pertama," kata Robert.

Beruntung, Persebaya hanya mampu mencetak dua gol. Masing-masing melalui Arif Satria di menit ke-62 dan Syaiffuddin di masa injury time babak kedua. Sehingga laga berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persib.

"Terkadang kami kehilangan energi dan tim lain mencetak gol melalui set piece. Itu mengangkat spirit mereka dan satu pemain kami juga dikartu merah. Itu membuat spirit mereka menjadi lebih tinggi lagi karena merasa punya peluang dan itu normal di sepak bola," tuturnya.

Pelatih berusia 65 tahun ini memaklumi dengan kondisi itu. Dia juga tidak akan menyalahkan para pemainnya lantaran situasi tersebut kerap terjadi di dunia sepak bola.

"Yang terbaru, tim dengan persiapan yang bagus seperti Manchester City dikalahkan Leeds United contohnya. Menchester City memiliki 29 kesempatan dan hanya mencetak satu gol. Tapi Leeds hanya mempunyai dua kesempatan dan keduanya menjadi gol untuk memenangkan pertandingan. Padahal mereka sudah melakukan persiapan dengan baik, sudah memainkan Liga," katanya.

Robert mengaku tidak memiliki keinginan khusus yang ditunjukan kepada para pemainnya. Sebab menurutnya, yang paling penting adalah timnya bisa mencapai target yang diembankan selama mengarungi Piala Menpora 2021.

"Kami ingin melaju sejauh mungkin di turnamen ini dan saya tidak melihat performa secara keseluruhan, tapi saya ingin melihat apa yang harus dibenahi," ujarnya.

"Dari laga kemarin, kami bisa melihat faktor lain yang harus kami perbaiki dan itu bagus, memang itu fungsi turnamen ini, bukan soal bagaimana memainkan sepak bola layaknya Piala Dunia," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Robert Rene Alberts Persib Bandung Persebaya surabaya Piala menpora Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Bagan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Simak tiga laga yang sudah dipastikan, termasuk Prancis vs Paraguay, Brasil vs Norwegia, dan Kanada vs Maroko.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Jadwal
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Cari cara nonton Inggris vs RD Kongo gratis? Simak jadwal live TVRI, link streaming, prediksi susunan pemain, dan jam kick-off Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Lainnya
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Sekjen NOC, Wijaya Noeradi menjadi saksi dalam sidang di PTUN dalam perkara gugatan Ketua Pengprov Pertina NTT terhadap Menpora.
BolaSkor - Rabu, 01 Juli 2026
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Sebelum menyaksikan Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak prediksi superkomputer, head to head, kondisi pemain, dan statistik lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Liga Indonesia
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Persib resmi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk Liga 2 2026/2027. Simak tujuan kerja sama, manfaat bagi pemain muda, dan strategi jangka panjang Maung Bandung.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Piala Dunia
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp dikabarkan siap mempertimbangkan melatih Timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. Simak laporan Fabrizio Romano, posisi Julian Nagelsmann, dan perkembangan terbarunya.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Sebelum menyaksikan Belgia vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak 3 fakta penting, prediksi superkomputer Opta, kondisi pemain, dan statistik menarik.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Superkomputer Opta memprediksi Inggris jauh lebih diunggulkan saat menghadapi RD Kongo di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek prediksi skor, peluang menang, dan analisis lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Sports
Indonesian Padel League 2026 Resmi Diluncurkan, Era Baru Kompetisi Padel Profesional Indonesia Dimulai
PT Liga Padel Indonesia dan PBPI resmi meluncurkan Indonesian Padel League 2026. Kompetisi padel profesional berbasis klub kota akan bergulir mulai Agustus 2026 hingga Februari 2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesian Padel League 2026 Resmi Diluncurkan, Era Baru Kompetisi Padel Profesional Indonesia Dimulai
Komunitas
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs RD Kongo, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 23.00 WIB
Jadwal Inggris vs Kongo di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Simak jam tayang, siaran langsung TVRI, link streaming, serta peluang Harry Kane membawa Inggris lolos ke 16 besar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs RD Kongo, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 23.00 WIB
Bagikan