Revolusi Dimulai, Dua Sosok Senior Pemandu Bakat Man United Mengundurkan Diri

Dua sosok senior pemandu bakat Manchester United pergi dari klub.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 20 April 2022
Revolusi Dimulai, Dua Sosok Senior Pemandu Bakat Man United Mengundurkan Diri
Marcel Bout dan Luke Shaw (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tidak lama berselang atau beberapa jam setelah kekalahan memalukan 0-4 Manchester United dari Liverpool di pekan tunda Premier League di Anfield, Rabu (20/04) dini hari WIB, dua sosok figur di manajemen United undur diri.

Kekalahan itu memastikan United kalah dengan agregat gol 0-9 setelah sebelumnya di Old Trafford kalah 0-5. Sama seperti saat itu, United tak berdaya untuk meladeni permainan Liverpool: buruk saat bertahan, tumpul saat menyerang, dan tak punya karakter atau determinasi bermain.

Ralf Rangnick, manajer interim Man United, tak menahan ucapannya mengenai situasi klub dan melontarkan kritikan tajam. Rangnick menjabat sebagai interim hingga akhir musim sebelum mengisi peran penasihat untuk dua tahun ke depan.

Baca Juga:

Jurgen Klopp: Keterpurukan Manchester United Tidak Akan Bertahan Selamanya

Penilaian Jujur Ralf Rangnick soal Man United, Butuh Revolusi dan 10 Pemain Baru

Kisah Pilu Manchester United: Paling Banyak Menabur Uang, Sedikit Menuai Gelar

"Pasti akan ada pembangunan kembali tetapi itu tidak membantu kami ketika kami masih memiliki lima pertandingan untuk dimainkan (saat ini)," tambah Rangnick dikutip dari Sky Sports.

"Jika Anda menganalisis situasinya, tidak sulit untuk menganalisisnya. Bagi saya, jelas akan ada enam, tujuh, delapan, mungkin sepuluh pemain baru. Sebelum Anda merekrut pemain itu, Anda harus menyadari bagaimana Anda ingin bermain," tegas dia.

Tak sampai di situ saja Rangnick juga membicarakan soal elemen lain di dalam klub yang dapat menunjang kesuksesan, semisal pemandu bakat, rekrutmen, dan lainnya dengan contoh tim-tim top seperti Chelsea, Liverpool, dan Manchester City.

“Di Jerman kami memiliki seorang pelatih kepala dan kemudian biasanya ada minimal dua orang yang terampil secara terus-menerus di klub dengan basis jangka panjang yang bertanggung jawab untuk perekrutan, kepanduan, dan operasi harian apapun,” tutur Rangnick.

“Mereka juga membawa pelatih kepala yang tepat dan terbaik untuk tim. Ini masih belum memiliki tradisi besar di sini dan pekerjaan direktur olahraga atau direktur sepak bola – hanya beberapa klub yang memilikinya."

"Saya tahu itu untuk masa depan, dan saya pikir lebih dari itu untuk klub besar seperti Manchester United, Anda tidak dapat meletakkan semua pekerjaan dan tugas dan seluruh tanggung jawab hanya di pundak satu orang - pada manajer. Saya tidak yakin apakah ini dapat ditangani oleh satu orang, tidak peduli seberapa bagusnya dia.

"Saya tahu Liverpool, Manchester City, dan Chelsea juga memiliki orang-orang pintar yang mengurus rekrutmen, pemandu bakat, departemen medis... Saya pikir ini juga menjadi masalah bagi klub kami, di mana mereka harus memperhatikannya," tambah dia.

Dua Sosok Senior Pemandu Bakat Undur Diri

Tak lama setelah Rangnick menuturkannya dua sosok senior, Jim Lawlor dan Marcel Bout, mengundurkan diri. Lawlor Kepala Pemandu Bakat dan Bout Kepala Pemandu Bakat Global. Keduanya sudah lama bekerja di Man United.

Lawlor bergabung dengan United pada 2005 dan dipromosikan pada 2014, Bout datang bersama Louis van Gaal, pada awalnya sebagai pelatih sebelum pindah ke pemandu bakat. Keduanya punya peran penting dalam proses rekrutmen United.

Marcel Bout

“Jim Lawlor telah memutuskan untuk mundur dari perannya sebagai pemandu bakat di musim panas setelah 16 tahun bersama klub," demikian pernyataan di laman resmi The Athletic.

“Selama waktu itu, Jim memainkan peran kunci dalam pengembangan beberapa tim pemenang trofi Manchester United dan merupakan sumber bimbingan penting bagi Sir Alex Ferguson dan setiap manajer yang telah mengikutinya."

“Jim meninggalkan klub dengan ucapan terima kasih kami yang terhangat atas kontribusinya yang signifikan dan harapan terbaik kami untuk masa depan."

“Marcel Bout telah meninggalkan perannya sebagai Kepala Pemandu Bakat Global setelah delapan tahun bersama klub. Sosok yang dihormati di dalam dan di luar Manchester United, Marcel telah memainkan peran penting sebagai asisten pelatih dan dalam memperkuat kemampuan pemantau bakat kami dalam beberapa tahun terakhir."

"Marcel meninggalkan klub dengan ucapan terima kasih kami yang terhangat atas kontribusinya yang signifikan dan harapan terbaik kami untuk masa depan," pungkas pernyataan itu.

Manchester United Ralf Rangnick Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Manchester United mulai dikaitkan dengan Antonio Conte dan Julian Nagelsmann setelah Michael Carrick meraih hasil buruk. Siapa calon penggantinya?
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Inggris
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal dengan kenaikan gaji signifikan. Berapa gaji sang manajer? Simak nominal dan bonusnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Bagikan