Respons Wonderkid Italia Dikaitkan dengan Juventus, Milan, dan Man United
BolaSkor.com - Satu demi satu generasi baru tahun 2000-an atau akhir 90-an bermunculan saat ini. Tidak mau kalah dengan pemberitaan soal Ondrej Duda, Krzysztof Piatek, Jadon Sancho, Nicolo Barella juga naik ke permukaan.
Gelandang berusia 21 tahun kembali mencuri perhatian pasca memainkan caps keduanya dengan timnas Italia ketika menang 1-0 melawan Polandia. Berkolaborasi dengan Marco Verratti dan Jorginho di tengah dalam formasi 4-3-3, Barella sama sekali tidak canggung ketika bermain.
Barella tengah jadi komoditas panas pemain yang diminati oleh Juventus, Inter Milan, AC Milan, AS Roma, Liverpool, dan Manchester United. Semua klub besar Eropa memantau perkembangan Barella yang dapat bermain di posisi manapun di lini tengah.
Dia bukan hanya terkenal karena agresivitasnya ketika melancarkan tekel, merebut bola, atau mengejar lawan, Barella juga punya visi bermain melalui operan-operan akurat dan mampu mendribel bola melalui lawan.
Barella sukses melakukan dribel sebanyak delapan kali di Serie A musim ini dan sudah melalui catatan Douglas Costa dan Ivan Perisic (sama-sama enam kali sukses melakukan dribel bola). Dia juga menciptakan 12 peluang dan lebih banyak dari Radja Nainggolan serta Sergej Milinkovic-Savic.
Dari sisi bertahan, tidak ada satupun pemain Serie A yang mampu merebut bola kembali dari penguasaan lawan sebanyak yang dilakukan Barella (72 kali). Wajar jika banyak klub Eropa yang menginginkannya. Lalu, apa tanggapan Barella atas ketertarikan mereka?

"Ketertarikan dari klub-klub besar membuat saya bangga, karena itu mengartikan bahwa saya melakukan segalanya dengan baik. Untuk sekarang, saya tidak berpikir mengenai bursa transfer, karena ada agen, direktur, dan klub untuknya," tutur Barella di Football-Italia.
Meski menolak memikirkannya, Barella pernah mengutarakan keinginannya bermain di Premier League, Inggris, karena ia menyukai kultur bermain di sana.
"Jika saya harus memilih antara Serie A dan Premier League, saya ingin pergi ke Inggris, karena saya suka cara mereka bermain. Plus, semua di sana sangat kesal dan rentan terhadap pelanggaran seperti saya!" pungkas pemain yang dijuliki Gazzetta dello Sport sebagai "The Sardinian Steven Gerrard".
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Fiorentina di Zona Degradasi, AC Milan Pantang Anggap Remeh La Viola
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Punya Mental Juara, Adrien Rabiot Ingatkan AC Milan soal Perburuan Scudetto
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Soal Pemecatan Ruben Amorim, Legenda Klub Salahkan Direktur Sepak Bola Manchester United
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim