Respons Jurgen Klopp Lihat Mohamed Salah Dilaser Saat Menendang Penalti
BolaSkor.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, buka suara usai anak asuhnya, Mohamed Salah, mengalami kejadian tidak menyenangkan pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Senegal. Salah mendapatkan serangan laser ketika menjadi algojo penalti.
Mohamed Salah memimpin tim nasional Mesir saat bertamu ke markas Senegal pada pertandingan putaran ketika kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika. Mesir memimpin 1-0 pada leg pertama.
Namun, kemenangan mesir itu buyar setelah Senegal menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Hamdi Fathi pada menit ke-4. Kemudian, pada waktu yang tersisa, tidak ada lagi gol yang tercipta.
Dengan agregat 1-1, laga ditentukan melalui adu tendangan penalti. Saat itulah Salah mendapatkan serangan laser dari pendukung tuan rumah ketika mengambil tendangan penalti. Hasilnya, tendangan Salah jauh melenceng.
Baca Juga:
Mesir Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022, Mo Salah Pensiun?
Liverpool dan Real Madrid Targetkan Rekrut Wonderkid Inggris pada 2023
Liverpool Dituding Tak Beri Gaji Tinggi untuk Salah karena Berasal dari Afrika
Akhirnya, skor akhir babak penalti adalah 3-1 untuk keunggulan Senegal. Dengan hasil itu, penyerang Liverpool lainnya, Sadio Mane, juga melaju.
Menanggapi kegagalan Salah dan keberhasilan Mane, Klopp mencoba bersikap netral. Ia hanya terganggu serangan laser yang didapatkan Salah.
"Jelas, saya sangat senang karena Sadio Mane bisa melakukannya. Selain itu, saya juga sangat kecewa dan bersimpati untuk Mohamed Salah. Saya tidak memikirkan situasi di sekitar penalti dan laser juga tidak keren. Itu sangat jelas," ungkap Klopp seperti dilaporkan Liverpool Echo.
"Saya merasakannya. Namun, saya juga senang untuk Sadio Mane. Itulah sepak bola. Kami terbiasa dengan ini sepanjang waktu," imbuh sang pelatih.
Jurgen Klopp yakin, Sadio Mane dan Mohamed Salah sama-sama mencoba memberikan yang terbaik untuk negaranya. Klopp turut senang atas pencapaian Mane lolos ke Piala Dunia 2022, dan bersimpati soal kegagalan Salah.
"Itu berbeda ketika dua pemain saling berhadapan satu sama lain dalam pertandingan besar. Namun, mereka berdua pemain profesional dan pribadi yang sangat emosional. Saya yakin mereka menghadapinya dengan cara yang benar."
"Tidak ada keraguan saat ini Senegal mungkin tim terbaik di Afrika. Mesir juga melakukannya dengan sangat baik. Mereka membawanya hingga adu tendangan penalti. Itu sedekat yang bisa dilakukan dalam pertandingan," papar Klopp.
"Senegal punya skuad yang sangat bertalenta. Sementara itu, Mesir melakukannya dengan sangat baik," timpal Jurgen Klopp.
Johan Kristiandi
18.136
Berita Terkait
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
5 Fenomena Pembunuh Raksasa Terbesar dalam Sejarah Piala FA
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia