Respon Martin Usai Marquez dan Bastianini Tersingkir dari Persaingan Gelar Juara MotoGP 2024

Pada MotoGP Indonesia 2024, Marquez dan Bastianini harus pulang dengan tangan hampa.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Sabtu, 05 Oktober 2024
Respon Martin Usai Marquez dan Bastianini Tersingkir dari Persaingan Gelar Juara MotoGP 2024
Jorge Martin. (MotoGP.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kegagalan yang diraih Marc Marquez dan Enea Bastianini di MotoGP Indonesia turut mengubah peta perebutan gelar juara dunia musim 2024. Kini peluang kedua pembalap tersebut merebut gelar juara semakin tertutup.

Perlu diketahui pada MotoGP Indonesia 2024, Marquez dan Bastianini harus pulang dengan tangan hampa. Akibat nasib buruk yang dialami saat itu, mereka tidak dapat membawa pulang poin sama sekali.

Hal tersebut berimbas dari perolehan poin dalam klasmen sementara musim ini. Jarak poin antara merela berdua dengan Martin semakin jauh. Tercatat Marquez terpaut 78 poin, sementara Bastianini selisih 75 poin.

Mengingat musim ini tinggal menyisakan lima balapan saja, tentu sangat mustahil bagi mengejar mengejar ketertinggalan. Alhasil persaingan perebutan gelar juara pada musim ini hanya akan diisi oleh Martin dan Francesco Bagnaia saja.

Baca Juga:

Hasil MotoGP Indonesia 2024: Jorge Martin Rebut Podium Kemenangan

MotoGP Indonesia 2024: Tim VR46 Racing Tampil dengan Warna Merah-Putih

"Jelas Mandalika merupakan pekan yang ketat setelah saya kecelakaan pada hari Sabtu dan Bastianini serta Marquez keluar pada hari minggu. Bagi saya ini menjadi waktu yang panjang sejak saya berpikir hanya Bagnaia dan saya saja yang berpelukan merebut gelar juara," ucap Martin dikutip dari crash.net.

Namun bukan berarti Marquez dan Bastianini tidak memiliki kesempatannya lagi. Martin menilai mereka masih bisa mengejar perolehan poin meskipun terbilang hampir mustahil.

"Masih ada lima balapan, jadi masih ada kesempatan bagi mereka. Mereka bisa melakukannya. Semua orang bisa. Namun cukup sulit. Jadi saya merasa persaingan ini lebih kepada saya dan Bagnaia," kata Martin.

Hal senada juga diungkapkan Bagnaia. Menurut pembalap Lenovo Ducati ini, Marquez dan Bastianini layaknya menjalani misi yang mustahil.

"Sejak awal musim, kurang lebih Martin dan saya membuat perbedaan (jarak poin) dengan pembalap lainnya. Memang benar secara matematis kita memikirkan cukup mustahil bagi Bastianini dan Marquez menjadi juara dunia," terang pembalap berjuluk Pecco ini.

"Kita tahu dengan jelas, saya dan Martin, bagaimana sangat mudah melakukan kesalahan, mengalami kecelakaan di musim ini. Jadi ini sesuatu yang bisa berubah secara tiba-tiba," tambahnya.

Wajar kiranya kedua pembalap tersebut ragu Marquez dan Bastianini dapat mengejar ketertinggalannya. Sebab untuk mendekati perolehan poin mereka berdua saja, syarat yang harus dipenuhi cukup berat.

Yakni, Martin dan Bastianini harus gagal membawa pulang poin sama sekali minimal sebanyak tiga kali. Sementara di sisi lain, Marquez dan Bastianini wajib meraih kemenangan baik di balapan utama dan sprint race.

Penulis: Bintang Rahmat

Enea Bastianini Jorge Martin Motogp Marc marquez Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Prediksi
Prediksi dan Statistik Kolombia vs Ghana: Los Cafeteros Unggul Kualitas
Prediksi skor Kolombia vs Ghana di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan statistik, head to head, jadwal, dan analisis kedua tim.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Kolombia vs Ghana: Los Cafeteros Unggul Kualitas
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde
Prediksi Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Argentina peluang menang 77 persen untuk melaju ke babak 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde
Piala Dunia
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Cetak Satu Gol, Cristiano Ronaldo Bukan yang Terbaik
Rating pemain Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo mencetak gol, tetapi Rafael Leao meraih nilai tertinggi versi FotMob usai membawa Portugal menang 2-1.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Cetak Satu Gol, Cristiano Ronaldo Bukan yang Terbaik
Bagikan